Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Pilpres 2019 : Pemerintah Bakal Di Gempur Tiga Kekuatan Besar

Pilpres 2019 : Pemerintah Bakal Di Gempur Tiga Kekuatan Besar

29 Juli 2017 | Dibaca : 1382x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Pertemuan dua tokoh besar, Susilo Bambang Yudhoyono dan Prabowo Subiyanto pada hari Kamis, (27-07-2017), memberikan sinyal bahwa kedua tokoh Partai tersebut sudah mulai menyatu dalam pandangan politik ke depannya. Walaupun belum ada kesepakatan dalam koalisi, namun tidak menutup kemungkinan Partai Gerindra dan Partai Demokrat akan menjadi sebuah kekuatan yang kuat untuk mengusung calon presidennya pada pilpres tahun 2019 mendatang. Kekuatan kedua Partai ini cukup membuat cemas lawan yaitu pemerintah yang saat ini dipimpin Jokowi.

Menurut pengamat politik yang merupakan DirekturEksekutif Indonesia Political Review ( IPR ), Ujang Komarudin, pertemuan kedua petinggi partai tersebut sudah menunjukkan komunikasi dan kesamaan dalam pandangan yang mengarah pada koalisi pada pilpres 2019. Bisa jadi jika Partai Gerindra dan Demokrat berkoalisi, mereka akan mengusung pasangan Prabowo dan Agus Murti Yudhoyono ( AHY ).

"Pasangan Prabowo dan AHY merupakan pasangan yang cocok karena menyatukan dua kekuatan, kekuaatan generasi tua dan generasi muda milenial" jelas Ujang.

Kekuatan kedua yang bisa membuat kubu pemerintah semakin cemas yaitu PKS, PAN dan PKB akan menjadi koalisi kedua partai yang sudah bergabung yaitu Partai Gerindra dan Demokrat. SBY merupakan sosok yang bisa menjadi magnet ketiga partai ini bergabung dan bisa menjadi kekuatan besar yang akan menggempur kubu pemerintah.

Kekuatan ketiga yang membuat pemerintah cemas pada pilpres 2019 mendatang, yaitu bergabungnya kubu Golkar yang dikomandoi Aburizal Bakri yang merasa kecewa dengan partainya akibat kekalahannya menjadi ketua partai Golkar.

Aburizal juga merupakan tokoh yang sangat dekat dengan Prabowo Subiyanto, "Jadi Aburizal bisa membawa gerbong Golkar untuk mendukung Prabowo" tambah Ujang.

Selain ketiga kekuatan tersebut, kasus Ahok yang didukung oleh pemerintahan Jokowi, akan membuat para ulama dan tokoh islam bisa mendukung koalisi ini.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Nestle Membayar $ 7,15 Milyar untuk Hak Dunia Menjual Kopi Starbucks
7 Mei 2018, by Slesta
Nestlé mengumumkan pada hari Senin bahwa akan membayar $ 7,15 miliar untuk hak menjual kopi bermerek Starbucks di seluruh dunia. Nestlé yang ...
Susah Diet Karena Suka Ngemil? Ini Dia Camilan yang Tepat Agar Tetap Langsing
25 September 2017, by Retno Indriyani
Memiliki tubuh ideal merupakan dambaan hampir seluruh wanita di dunia. Namun sayangnya banyak orang yang kesulitan untuk menjaga pola makan mereka dan hasilnya ...
Pendiri WhatsApp, CEO Jan Koum Lengser
1 Mei 2018, by Slesta
Jan Koum, CEO dan co-founder WhatsApp, mengumumkan pada hari Senin bahwa dia akan meninggalkan perusahaan, yang dimiliki oleh Facebook. Koum meninggalkan ...
Bos Penyelundup 1 Ton Sabu dibekuk Polisi di Serang Banten
13 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Penyelundupan sabu sebanyak 1 ton berhasil digagalkan oleh Tim gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Polresta Depok pada hari Kamis ...
BNN di Suap Rp 10 Miliar Oleh Jaringan Narkoba Malaysia
23 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Peredaran narkotika jenis sabu seberat 17,54 kilogram berhasil digagalkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bengkayang, Kalimantan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab