Tutup Iklan
powerman
  
login Register
kios BBM pertamina

Pertamina Menyiapkan 50 Kios BBM di Sepanjang Tol

23 Juni 2017 | Dibaca : 544x | Penulis : Tonton Taufik

Pertamina dalam menghadapi lebaran tahun 2017, sudah mempersiapkan 50 kios BBM di sepanjang tol, mulai dari Jakarta. Hal ini dilakukan, menghindari kejadian seperti tahun 2016, terjadinya kemacetan yang sangat parah, sehingga kendaraan kehabisan BBM. 

Tragedi Brexit diharapkan tidak terjadi lagi, kalaupun terjadi, Pertamina sudah menyiapkan hal-hal yang diperlukan untuk keperluan mobil pemudik.

Pertamina juga belajar dari peristiwa kemacetan tahun lalu dengan membuat Pertamax dalam kaleng.

Pertamina juga menghimbau, bagi para pemudik untuk mengisi BBM kendaraannya dengan Full Tank, sehingga tidak kekurangan BBM jika terjadi kemacetan.

Kios BBM ini bersifat sementara, portable, Pertamina akan memindahkan jika terjadi kemacetan yang parah. Artinya kios BBM ini akan digunakan jika keadaan darurat. Selama SPBU di jalan tol masih bisa melayani, kios BBM ini tidak jualan.

Kios BBM ini membatasi penjualan per mobilnya, hanya 10 liter, agar mobil bisa sampai ke SPBU terdekat. Mudik lebaran 2017 sekarang sangat dipersiapkan oleh Pertamina, diantisipasi agar tidak ada kejadian mobil habis BBM, yang bisa membuat jalan tol jadi macet.

 

 

 

 

 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Chicco Jerikho : Istriku Cantik dan Pintar Memijat
29 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Chicco Jerikho amatlah beruntung menikahi istrinya Putri Marino. Selain cantik, Putri Marino , perempuan yang dinikahinya pada 3 Maret 2018 ...
Faktor Penyebab Tipes yang Harus Dipahami
11 Juni 2018, by oteli w
Faktor Penyebab Tipes Yang Harus Dipahami Penyakit tipes (tifus) adalah penyakit yang terjadi akibat serangan bakteri salmonella typhi. Bakteri ...
Vivo Sajikan Voice Typing Sebagai Fitur Terbaru Ponselnya
13 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah menyajikan teknologi sidik jari pada layar, kini Vivo menghadirkan fitur Voice Typing. Voice Typing bertujuan untuk mengubah pesan suara ...
Kasus Sumber Waras yang Bikin Gemes
24 Juli 2017, by Gatot Swandito
Pemberitaan tentang kasus dugaan korupsi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras selalu bikin gregetan, sedikitnya bikin gemes. Bagaimana tidak, kasus ini ...
Hasil Penelitian: Apakah Semua Orang Alami Hal yang Sama Menjelang Ajal?
19 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tidak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi saat kita meninggal, tapi banyak orang memiliki cerita untuk diceritakan tentang apa yang mereka alami saat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman