Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Perintah Trump untuk Menyelidiki Apakah FBI 'Menyusup' Kampanyenya

Perintah Trump untuk Menyelidiki Apakah FBI 'Menyusup' Kampanyenya

21 Mei 2018 | Dibaca : 670x | Penulis : Slesta

Pada hari Minggu, Presiden Donald Trump menuntut Departemen Kehakiman menyelidiki apakah FBI memata-matai kampanye kepresidenan 2016 untuk tujuan politik.

Dalam cuitan di twitternya, Trump mengatakan bahwa permintaan resmi akan disampaikan pada hari Senin, menyusul laporan FBI mengirimkan sumber rahasia untuk berbicara dengan pembantu kampanye Trump mengenai potensi hubungan ke Rusia.

"Saya dengan ini menuntut, dan akan melakukannya secara resmi besok, bahwa Departemen Kehakiman melihat apakah atau tidak FBI / DOJ menyusup atau mengawasi Kampanye Trump untuk Kepentingan Politik dan jika ada tuntutan atau permintaan seperti itu dibuat oleh orang-orang dalam Administrasi Obama!" Tulis Trump .

Pada hari Jumat, New York Times melaporkan FBI mengirim seorang informan untuk berbicara dengan penasihat kampanye Trump George Papadopoulos dan Carter Page setelah mengetahui bahwa mereka memiliki kontak mencurigakan terkait dengan Rusia selama kampanye.

Informan, yang identitasnya dikenal ke New York Times, digambarkan sebagai "seorang akademisi Amerika yang mengajar di Inggris."

Pada musim panas 2016, informan menawarkan untuk memberikan keahlian luar negeri kepada kampanye Trump dan bertemu dengan ketua kampanye Sam Clovis di kedai kopi Virginia.

Informan melakukan kontak dengan Papadopoulos dan bertanya kepadanya tentang pengetahuannya tentang upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden 2016 setelah memintanya untuk mengerjakan sebuah makalah penelitian tentang ladang gas yang disengketakan di Laut Mediterania timur. Papadopoulos, yang mengaku bersalah tahun lalu karena berbohong kepada FBI, menyangkal ada pengetahuan tentang campur tangan Rusia dan kembali menulis makalah penelitian, yang untuknya dia mendapat kompensasi.

Pada bulan-bulan berikutnya, informan juga bertemu dengan Page pada beberapa kesempatan.

Tidak ada bukti seseorang ditanam di kampanye Trump atau informan bertindak tidak semestinya, menurut laporan.

Pada hari Sabtu, Trump meminta Departemen Kehakiman untuk mengizinkan Kongres meninjau dokumen yang terkait dengan informan.

"Jika FBI atau DOJ menyusupi kampanye untuk kepentingan kampanye lain, itu benar-benar masalah besar. Hanya pelepasan atau peninjauan dokumen yang oleh Komite Intelijen yang diminta untuk dapat memberikan jawaban konklusif " Trump menulis di Twitter.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Lagi KD di Tegur Sang Anak,,,Berujung Ribut di Medsos
30 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com-Buah kasih Krisdayanti dan Anang Hermansyah yang melahirkan 2 orang anak yang sangat manis, rupa tidak disyukuri oleh sang ibu. Seperti yang ...
moto3
11 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kejadian unik terjadi pada Moto3 2017 di race kelima Sirkuit Le Mans, Prancis. Sebanyak 11 pembalap jatuh berbarengan saat balapan baru ...
Magic Chocolate Ball, Dessert Cokelat yang Kekinian
17 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak sekali makanan penutup alias dessert yang berbahan dasar cokelat. Mulai dari Es Krim Cokelat, Lava Cake, Pancake, dan yang ...
Merasa Cemas Saat Minggu Berakhir? Berikut Beberapa Cara Mengatasinya
13 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sunday Night Blues, alias gejala kecemasan akan berakhirnya akhir pekan mungkin pernah dialami oleh sebagian orang. Lalu, bagaimana cara untuk ...
xavi
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mantan pemain Barcelona Xavi Hernandez tak bosan-bosan untuk memuji mantan rekannya di Barcelona Lionel Messi. Xavi percaya kehebatan Messi tidak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab