Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pengacara Setnov Pamer Kemewahan, Begini Tanggapan Sri Mulyani

Pengacara Setnov Pamer Kemewahan, Begini Tanggapan Sri Mulyani

30 November 2017 | Dibaca : 989x | Penulis : Rindang Riyanti

Belum lama ini, Fredrich Yunadi pamer bahwa dirinya suka kemewahan dalam sebuah sesi wawancara antara Fredrich Yunadi dengan Najwa Shihab.

Terkait hal ini, Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan akan menelusuri kewajiban pajak dari Pengacara Setya Novanto (Setnov) itu.

Komitmen pengecekan pajak dari Fredrich Yunadi itu juga berkat kekuatan medsos, netizen banyak melaporkan dengan cara mention sebuah potongan video ke akun twitter @DitjenPajakRI.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi hal itu dengan mengatakan bahwa informasi yang berasal dari masyarakat memiliki kekuatan yang sangat kuat dan penting untuk menjadi modal pemerintah menelusuri sebuah informasi.

"Jadi informasi dari masyarakat itu sangat-sangat powerfull dan sangat bermanfaat. Jadi kalau ada orang bilang saya kaya, punya mobil ini itu sangat bagus," kata Sri Mulyani di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (26/11/2017).

Sri Mulyani menilai bahwa orang yang mengakui kekayaannya di sebuah media sosial juga sama halnya pengungkapan secara sukarela.

"Dia sebetulnya melakukan tadi voluntary disclose. Kami melakukan saja. Tapi kami enggak akan bilang-bilang oh ini sekian," tambah dia.

Meski demikian, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memastikan bahwa pemeriksaan data objek pajak bersifat rahasia dan tidak bisa diungkapkan ke publik. Hal tersebut juga sudah diatur oleh UU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).

"Sebetulnya yang pertama data WP itu confidential. Kalau ada data spesifik satu orang kami enggak akan disclouse, disclouse dalam arti apa yang dilakukan, Pak Ken dan jajarannya. Apakah diperiksa atau seperti itu. Data WP adalah rahasia," jelas dia.

Kata Sri Mulyani, jika memang memiliki harta yang melimpah maka sebaiknya dilaporkan dalam SPT secara sukarela, apalagi UU KUP mengatur bahwa perpajakan di Indonesia menganut azas self assessment.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

masalah jerawat
3 September 2017, by Rachmiamy
Masalah jerawat memang sangat mengganggu terutama bagi kaum wanita. Selain mengganggu karena rasa sakitnya, jerawat juga dianggap mengurangi kecantikan di ...
atalarik dan shania
19 April 2017, by Devi
Perceraian yang menimpa pasangan selebriti Atalarik Syah dan Shania Marwah banyak menyita perhatian masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja menambah daftar ...
Nikahi Gadis Usia 22 tahun, ini Pernikahan ke-3 Adji Pangestu
14 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Aktor ganteng Adji Pangestu hari ini resmi melangsungkan pernikahan ketiganya dengan gadis usia 22 tahun bernama Novita Petria di Cileunyi, ...
Kementerian Agama RI Resmi Umumkan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah Jatuh Pada Jumat (15/6/2018)
14 Juni 2018, by oteli w
Kementerian Agama RI Resmi Umumkan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah Jatuh Pada Jumat (15/6/2018)   Seperti yang biasa dilakukan pada tiap tahunnya, ...
kecewa
11 September 2017, by Dika Mustika
Hari ini tak disangka dengan mudahnya aku bertemu dengan seorang teman lama. Mengapa sampai aku tak menyangka, karena temanku ini termasuk orang yang sangat ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview