Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Para Ilmuwan Mengembangkan Imunoterapi Baru Untuk Kanker Prostat

Para Ilmuwan Mengembangkan Imunoterapi Baru Untuk Kanker Prostat

19 Agustus 2017 | Dibaca : 724x | Penulis : Slesta

Periset di The Wistar Institute telah menciptakan teknologi imunoterapi baru untuk mengobati kanker prostat dengan menggunakan DNA sintetis melawan protein spesifik kanker.

Kanker prostat adalah jenis kanker kedua yang paling umum pada pria di seluruh dunia. Sebagian besar pilihan pengobatan saat ini bersifat invasif, yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Imunoterapi dapat memberikan pilihan yang kurang invasif, kata periset.

Peneliti Wistar yang terlibat dalam sebuah penelitian baru-baru ini, yang diterbitkan hari ini di Cancer Immunology & Immunotherapy, menggunakan DNA sintetis untuk secara langsung menyandikan antibodi pelindung melawan protein spesifik kanker yang dikenal sebagai antibodi monoklonal yang dikodekan DNA, atau DMab untuk imunoterapi kanker.

"Ini adalah demonstrasi penting dari kemungkinan yang dibuka untuk imunoterapi oleh teknologi DMAb untuk mengarahkan produksi antibodi in vivo dengan relevansi utama dengan kanker manusia," Dr. David Weiner, wakil presiden eksekutif The Wistar Institute dan direktur The Wistar Institute Vaksin & Pusat Imunoterapi, mengatakan dalam sebuah siaran pers.

Periset menciptakan metode berbasis DNA baru yang melibatkan plasmid DNA rekayasa yang digunakan untuk mengirimkan instruksi untuk membuat antigen membran anti-prostat spesifik yang diinginkan, atau PSMA, menghasilkan respons sistem kekebalan tubuh anti-tumor untuk mengendalikan kanker.

Metode ini diuji pada tikus, dengan para periset menemukan bahwa antibodi mampu mengikat sel kanker dan menggunakan sel kekebalan spesifik yang dikenal sebagai sel pembunuh alami yang mengakibatkan penyusutan tumor dan kelangsungan hidup yang lebih baik.

"Ada kebutuhan besar akan pendekatan baru untuk penyakit prostat dan juga banyak kanker lainnya," kata Weiner. "Seperti data terakhir, PSMA adalah antigen kanker penting yang diekspresikan pada banyak kanker prostat, kandung kemih, ginjal dan ovarium manusia, jadi studi tambahan tentang kemungkinan manfaat terapi ini penting."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

pulau komodo
27 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Siapa yang tak kenal dengan Taman Nasional Komodo. Tempat ini telah menjadi salah satu kebanggaan Indonesia, apalagi semenjak namanya termasuk ...
Macam-Macam Game Android Online Terbaik untuk Ponsel Anda
23 April 2017, by Ayu
Jika sebelunya sudah pernah dibahas tentang macam-macam game offline terbaik yang dapat Anda mainkan, maka kini kami akan membahas hal sebaliknya. Dalam ulasan ...
5 Kebiasaan Ini Bantu Kamu Lebih Baik di Tempat Kerja
26 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tiap orang memiliki kebiasaan masing-masing yang tentunya berbeda dengan orang lain. Ada yang baik, ada juga kebiasaan yang buruk. Kebiasaan ...
Ketahui Jenis Produk Asuransi dan Berbagai Manfaatnya
8 Oktober 2019, by Admin
Kehidupan tidak lepas dari yang namanya resiko dan untuk mengantisipasi hal tersebut tentunya dibutuhkan persiapan agar siap menghadapinya. Dan sebagai bentuk ...
Luar Biasa.... The Jakmania ikut Peduli Palestina
30 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Peristiwa kekejaman pasukan Israel terhadap Palestina menjadi banyak perhatian dunia termasuk di Indonesia. Tidak sedikit masyarakat di Indonesia ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab