Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

2 Juli 2017 | Dibaca : 1102x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ), Muhadjir Effendi untuk memberlakukan sistem Full Day School pada awal tahun ajaran baru ini, masih menuai pro dan kontra. Banyak yang mendukung kebijakan ini dengan alasan dasar agar siswa lebih aktif dalam mengisi kegiatan belajarnya di sekolah daripada menghabiskan waktunya diluar sekolah, namun tidak sedikit sekolah atau daerah yang belum siap dengan diterapkannya kebijakan ini dengan alasan keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas yang belum memadai dari sekolah.

Nadhatul Ulama ( NU ) merupakan salah satu lembaga yang menolak kebijakan ini dengan alasan bahwa penambhan waktu belajar tidak selalu identik dengan perbaikan karakter siswa, berpotensi besar melampaui jumlah jam mengajar guru di sekolah dan masih banyak sekolah yang belum siap karena fasilitas yang dimiliki masih sangat minim.

Sikap tegas PBNU ini didasari saat Presiden Jokowi memberikan masukan agar kebijakan ini ditunda terlebih dahulu, namun ada indikasi Mendikbud tetap akan menjalankan kebijakan Full day school ini.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj mengatakan bahwa pihaknya menegaskan menolak kebijakan Mendikbud tersebut."Seandainya Menterinya sudah menerima imbauan presiden kita tidak akan keras kayak gini,indikasinya khan menterinya yang akan ngotot" ujar KH. Said Aqil.

Berbeda dengan PBNU, PP Muhammadiyah memberikan suara dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini. Sekertaris Umum  PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai bahwa keputusan Mendikbud ini didasari karena kurang efektifnya sistem sekolah yang ada saat ini. Banyak siswa yang menghabiskan waktunya diluar sekolah, hal ini menimbulkan potensi masalah yang cukup serius seperti tawuran, kenakalan remaja dan masalah lainnya.

Abdul Mu'ti mengatakan bahwa dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini bukan karena Mendikbud adalah Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ingin berseberangan dengan NU.

Kepada pihak pemerintah, Muhammadiyah juga mengimbau untuk tidak gamang dalam mengambil keputusan. Segala sesuatunya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik dan sosialisasi yang komprehensif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Manfaat Tidur Miring Sebelah Kanan yang Wajib Diketahui
11 Juni 2018, by oteli w
Manfaat Tidur Miring Sebelah Kanan yang Wajib Diketahui Para ilmuwan kedokteran modern telah meneliti dan menemukan bahwa tidur miring ke kanan sangat baik ...
Usai Gagal Dari Belgia, Gelandang Timnas Inggris Mengaku Mereka Menyesal Seumur Hidup
15 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Siapa yang semalam menyaksikan babak merebut juara 3 Piala Dunia 2018 antara Inggris dan Belgia? Jika Anda adalah pendukung Inggris maka besar kemungkinan Anda ...
Inilah 5 Penyebab Bibir Kusam
15 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap wanita tentunya menginginkan memiliki bibir yang cerah bukan? Namun , disana terdapat berbagai faktor yang menjadikan bibir Anda ...
Aduh, BIN Larang Pegawainya Berjenggot?
19 Mei 2017, by Zeal
Badan Intelijen Negara (BIN) membenarkan telah menerbitkan surat edaran bernomor SE-28/V/2017 bertanggal 15 Mei 2017 mengenai larangan bagi pegawai di lembaga ...
Pengendara Sepeda Motor di Senggol Angkot, Jatuh, Terlindas Truk TNI, Mati Satu di Tempat
11 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Cirebon, Tampang.com-Sepeda Motor yang sedang dikendarai Srina Agung Sukmariti (18 tahun) yang berboncengan dengan rekannya bernama Safitri ( 14 tahun) ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview