Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

2 Juli 2017 | Dibaca : 270x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ), Muhadjir Effendi untuk memberlakukan sistem Full Day School pada awal tahun ajaran baru ini, masih menuai pro dan kontra. Banyak yang mendukung kebijakan ini dengan alasan dasar agar siswa lebih aktif dalam mengisi kegiatan belajarnya di sekolah daripada menghabiskan waktunya diluar sekolah, namun tidak sedikit sekolah atau daerah yang belum siap dengan diterapkannya kebijakan ini dengan alasan keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas yang belum memadai dari sekolah.

Nadhatul Ulama ( NU ) merupakan salah satu lembaga yang menolak kebijakan ini dengan alasan bahwa penambhan waktu belajar tidak selalu identik dengan perbaikan karakter siswa, berpotensi besar melampaui jumlah jam mengajar guru di sekolah dan masih banyak sekolah yang belum siap karena fasilitas yang dimiliki masih sangat minim.

Sikap tegas PBNU ini didasari saat Presiden Jokowi memberikan masukan agar kebijakan ini ditunda terlebih dahulu, namun ada indikasi Mendikbud tetap akan menjalankan kebijakan Full day school ini.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj mengatakan bahwa pihaknya menegaskan menolak kebijakan Mendikbud tersebut."Seandainya Menterinya sudah menerima imbauan presiden kita tidak akan keras kayak gini,indikasinya khan menterinya yang akan ngotot" ujar KH. Said Aqil.

Berbeda dengan PBNU, PP Muhammadiyah memberikan suara dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini. Sekertaris Umum  PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai bahwa keputusan Mendikbud ini didasari karena kurang efektifnya sistem sekolah yang ada saat ini. Banyak siswa yang menghabiskan waktunya diluar sekolah, hal ini menimbulkan potensi masalah yang cukup serius seperti tawuran, kenakalan remaja dan masalah lainnya.

Abdul Mu'ti mengatakan bahwa dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini bukan karena Mendikbud adalah Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ingin berseberangan dengan NU.

Kepada pihak pemerintah, Muhammadiyah juga mengimbau untuk tidak gamang dalam mengambil keputusan. Segala sesuatunya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik dan sosialisasi yang komprehensif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hamil Anak ke-3, Oki Setiana Dewi Semangat Menjalankan Ibadah Haji di Tanah Suci
7 September 2017, by Rachmiamy
Kabar bahagia datang dari artis pemeran Anna di film religi "Ketika Cinta Bertasbih" yaitu Oki Setiana Dewi. Kabarnya kakak dari Ria Ricis ini sedang ...
Kina Shen, Boneka Hidup dari China
6 Agustus 2017, by Rachmiamy
Melihat foto- foto dari Kina Shen kita pasti bertanya- tanya apakah dia boneka atau manusia. Kina Shen adalah seorang model dan selebgram  asal negeri ...
Foldimate, Mesin Setrika untuk Kamu Para Pemalas
13 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menyetrika baju dan melipat baju, biasanya menjadi salah satu kegiatan melelahkan dan membosankan, apalagi jika jumlahnya terlampau banyak. ...
pilkada dki
16 April 2017, by Tonton Taufik
Menjelang pilkada DKI putaran ke-2, banyak sekali kecurangan terjadi yang didapat oleh panwaslu, hari ini, Minggu, 16 April 2017, banyak sekali berseliweran ...
Astronout Apollo: Tidak Pernah Ada Makhluk Asing  yang Mengunjungi Kita
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Alan Bean, satu dari hanya 12 orang yang pernah berjalan di Bulan, tidak percaya bahwa kita pernah dikunjungi oleh makhluk asing. Orang keempat yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes