Tutup Iklan
powerman
  
login Register
NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

NU Tolak Full Day School, Muhammadiyah Tetap Dukung

2 Juli 2017 | Dibaca : 213x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud ), Muhadjir Effendi untuk memberlakukan sistem Full Day School pada awal tahun ajaran baru ini, masih menuai pro dan kontra. Banyak yang mendukung kebijakan ini dengan alasan dasar agar siswa lebih aktif dalam mengisi kegiatan belajarnya di sekolah daripada menghabiskan waktunya diluar sekolah, namun tidak sedikit sekolah atau daerah yang belum siap dengan diterapkannya kebijakan ini dengan alasan keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas yang belum memadai dari sekolah.

Nadhatul Ulama ( NU ) merupakan salah satu lembaga yang menolak kebijakan ini dengan alasan bahwa penambhan waktu belajar tidak selalu identik dengan perbaikan karakter siswa, berpotensi besar melampaui jumlah jam mengajar guru di sekolah dan masih banyak sekolah yang belum siap karena fasilitas yang dimiliki masih sangat minim.

Sikap tegas PBNU ini didasari saat Presiden Jokowi memberikan masukan agar kebijakan ini ditunda terlebih dahulu, namun ada indikasi Mendikbud tetap akan menjalankan kebijakan Full day school ini.

Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj mengatakan bahwa pihaknya menegaskan menolak kebijakan Mendikbud tersebut."Seandainya Menterinya sudah menerima imbauan presiden kita tidak akan keras kayak gini,indikasinya khan menterinya yang akan ngotot" ujar KH. Said Aqil.

Berbeda dengan PBNU, PP Muhammadiyah memberikan suara dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini. Sekertaris Umum  PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menilai bahwa keputusan Mendikbud ini didasari karena kurang efektifnya sistem sekolah yang ada saat ini. Banyak siswa yang menghabiskan waktunya diluar sekolah, hal ini menimbulkan potensi masalah yang cukup serius seperti tawuran, kenakalan remaja dan masalah lainnya.

Abdul Mu'ti mengatakan bahwa dukungan terhadap kebijakan Mendikbud ini bukan karena Mendikbud adalah Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan ingin berseberangan dengan NU.

Kepada pihak pemerintah, Muhammadiyah juga mengimbau untuk tidak gamang dalam mengambil keputusan. Segala sesuatunya bisa diatasi dengan komunikasi yang baik dan sosialisasi yang komprehensif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pengaruh Keyakinan Terhadap Kesehatan
24 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sebuah studi mengungkapkan bahwa dengan berpikiran positif mengenai aktifitas fisik yang dilakukan, mampu membuat hidup lebih sehat serta ...
Video Lucu Gokil, Aksi Konyol Rusa Berdansa Bikin Ngakak
25 April 2017, by Ayu
Video Lucu Gokil memang sebuah pilihan yang tepat untuk mengusir penat. Ada beragam jenis video yang yang dapat Anda nikmati di sela waktu istirahat Anda. ...
Ini Kronologi Penyerangan Polisi di Mapolda Sumut
27 Juni 2017, by Zeal
Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H dicederai oleh aksi penyerangan di Mapolda Sumatera Utara yang mengakibatkan satu anggota polisi bernama Aiptu Martua ...
anak
21 Juni 2017, by Dony Prattiwa
1. Jika anakmu BERBOHONG, itu karena engkau MENGHUKUMNYA terlalu BERAT.   2. Jika anakmu TIDAK PERCAYA DIRI, itu karena engkau TIDAK MEMBERI dia ...
fikri faturrahman
12 Mei 2017, by Fikri Faturrahman
“ Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa” Sepenggal lirik, hymne guru Bangsa yang baik, adalah bangsa yang senantiasa menghormati ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
CreamPemutih