Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

2 Februari 2018 | Dibaca : 969x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Kalau kita kaji secara umum pada dasarnya berjualan adlah hal yang diperbolehkan dan dianjurkan karena dikategorikan mencari rezeki dengan jalan halal, seperti termaktub dalam Al quran Surat Al baqoroh ayat 198 “ tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia ( rezeki hasi perniagaan ) dari Tuhanmu”.

Sedang barang yang dijual adalah bunga yang juga barang halal, bunga berfungsi untuk memperindah tama dan rumah. Sedangkan Allah SWT adalah Maha Indah dan menyukai keindahan seperti yang tertera dalam hadist Nabi SAW,” Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan. Sombong adal menilak kebenaran dan meremehkan orang lain”, (HR. Muslim).

Jika seorag penjual bunga yang memang profesinya sepanjang tahun menjual bunga maka tidak bisa dicegah siapapun untuk membeli, baik itu muslim maupun nonmuslim. Dan dipergunakan untuk apa bunga tersebut penjual tidak tahu. Ibarat menjual pisau, apakah pembeli menggunakan untuk memasak atau melukai seseorang, si penjual tidak tahu. Maka dosa sipelaku tidak ditanggung oleh penjual.

Namun mengkhususkan bejualan bunga di hari valentine ( padahal hari yang lain tidak berjualan bunga) memiliki analisa hukum yang berbeda. Valentine bukan merupakan hari raya umat muslim dan tidak ada hubungannya dengan peringatan hari besar islam juga. Mka berjualan bunga saat itu bisa dikategorikan sebagai turut membantu perayaan hari tersebut meskipun kita tidak ikut merayakannya.

Allah berfirman dalam surat Al Maidah ayat 2 “ Dan tolong – menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong – meniling dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”.

Rosullulah pun telah mengingatkan kita agar waspada terhadap ajakan umat lain kepada kita, Rosullulloh bersabda” Kalian akan benar – benar mengikuti kebiasaan orang – orang sebelum kalian. Jika sejengkal maka diikuti dengan sejengkal. Jika sehasta maka diikuti dengan sehasta. Sampai – sampai jika mereka akan masuk kelubang biawak arab, kalian pun akan mengikutinya,”. Dan kami berkata “ Ya Rosullullah! Apakah yang engkau maksud adalah oang – orang Yahudi dan Nasrani?”, Beliau menjawab, “ siapa kalau bukan mereka”. ( HR Al –Bukhari dan Muslim).

Maka dengan demikian janganlah kita terhanyut mode sesaat dan tergiur mendapatkan keuntungan sesaat tetapi berjualan bunga Valentine.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Fabinho: Mimpi Saya Ingin Bermain Pada Piala Dunia 2018 Mewakili Brasil
27 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pemain berposisi Gelandang dari AS Monaco, Fabinho mengatakan, ia memikirkan target masuk ke skuad Brasil pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Itu tak ...
bijak
4 Juli 2017, by Dony Prattiwa
Matahari di padang pasir terasa membakar. Hanya sesekali angin bertiup, menerbangkan debu-debu yang memerihkan mata. Membuat seorang pemuda kerepotan ...
Lionel Messi Bantah Kabar Tidak Ingin Bermain dengan Mauro Icardi di Timnas Argentina
9 November 2017, by Rachmiamy
Lionel Messi merupakan salah satu pemain hebat di dunia sepakbola. Pemain berusia 30 tahun tersebut kini bermain di klub raksasa Spanyol Barcelona. Messi sudah ...
valentino rossi
2 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Movistar Yamaha asal Italia Valentino Rossi kini telah kembali ke arena balapan MotoGP 2017. Rossi tampil kembali di MotoGP Aragon 2017 setelah ...
Koalisi Ummat Madani Deklarasi Amien Rais Capres 2019
30 Juni 2018, by oteli w
Koalisi Ummat Madani Deklarasi Amien Rais Capres 2019 Setelah Pilkada serentak 2019 digelar,  sejumlah kelompok menyatakan dukungannya terhadap figur ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab