Tutup Iklan
belireview
  
login Register
Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

2 Februari 2018 | Dibaca : 738x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Kalau kita kaji secara umum pada dasarnya berjualan adlah hal yang diperbolehkan dan dianjurkan karena dikategorikan mencari rezeki dengan jalan halal, seperti termaktub dalam Al quran Surat Al baqoroh ayat 198 “ tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia ( rezeki hasi perniagaan ) dari Tuhanmu”.

Sedang barang yang dijual adalah bunga yang juga barang halal, bunga berfungsi untuk memperindah tama dan rumah. Sedangkan Allah SWT adalah Maha Indah dan menyukai keindahan seperti yang tertera dalam hadist Nabi SAW,” Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan. Sombong adal menilak kebenaran dan meremehkan orang lain”, (HR. Muslim).

Jika seorag penjual bunga yang memang profesinya sepanjang tahun menjual bunga maka tidak bisa dicegah siapapun untuk membeli, baik itu muslim maupun nonmuslim. Dan dipergunakan untuk apa bunga tersebut penjual tidak tahu. Ibarat menjual pisau, apakah pembeli menggunakan untuk memasak atau melukai seseorang, si penjual tidak tahu. Maka dosa sipelaku tidak ditanggung oleh penjual.

Namun mengkhususkan bejualan bunga di hari valentine ( padahal hari yang lain tidak berjualan bunga) memiliki analisa hukum yang berbeda. Valentine bukan merupakan hari raya umat muslim dan tidak ada hubungannya dengan peringatan hari besar islam juga. Mka berjualan bunga saat itu bisa dikategorikan sebagai turut membantu perayaan hari tersebut meskipun kita tidak ikut merayakannya.

Allah berfirman dalam surat Al Maidah ayat 2 “ Dan tolong – menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong – meniling dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”.

Rosullulah pun telah mengingatkan kita agar waspada terhadap ajakan umat lain kepada kita, Rosullulloh bersabda” Kalian akan benar – benar mengikuti kebiasaan orang – orang sebelum kalian. Jika sejengkal maka diikuti dengan sejengkal. Jika sehasta maka diikuti dengan sehasta. Sampai – sampai jika mereka akan masuk kelubang biawak arab, kalian pun akan mengikutinya,”. Dan kami berkata “ Ya Rosullullah! Apakah yang engkau maksud adalah oang – orang Yahudi dan Nasrani?”, Beliau menjawab, “ siapa kalau bukan mereka”. ( HR Al –Bukhari dan Muslim).

Maka dengan demikian janganlah kita terhanyut mode sesaat dan tergiur mendapatkan keuntungan sesaat tetapi berjualan bunga Valentine.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Di Jepang, Karyawan yang Tak Merokok Dapat Tambahan Waktu Cuti
3 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu perusahaan di Jepang, Piala.Inc memberikan waktu cuti lebih banyak pada karyawannya, asalkan karyawan tersebut tak merokok. Hasil ...
yusril ihza
3 Juni 2018, by Admin
*DI ERA JOKOWI, PANCASILA LEBIH BANYAK DIBENTURKAN DENGAN UMAT ISLAM* (Ditulis 2 Juni 2018) Oleh : Yusril Ihza Mahendra Sengaja saya menuliskan artikel ...
Hah? Asupan Gula Pengaruhi Kondisi Mental?
10 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Selain berdampak buruk pada gigi dan lingkar pinggang, ternyata gula juga berdampak pada kesehatan mental anda. Ini adalah hasil klaim penelitian ...
Gangguan Pada Satelit Telkom 1, BI: Masalah ATM Offline Selesai 10 September
2 September 2017, by Rendy Caesario
Sejumlah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah bank di Indonesia offline. Kejadian ini terjadi hampir satu pekan akibat gangguan yang dialami satelit ...
Liburan Singkat Habiskan Rp 200 Juta, Nikita Mirzani : "Gue Kan Berlian yang Mahal"
22 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Artis sensaional Nikita Mirzani baru saja berlibur dengan sang kekasih, Dipo Latief. Ia menghabiskan waktu singkat untuk berlibur selama empat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis