Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

Menjual Bunga Valentine, Boleh kah dalam Islam?

2 Februari 2018 | Dibaca : 1516x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com - Kalau kita kaji secara umum pada dasarnya berjualan adlah hal yang diperbolehkan dan dianjurkan karena dikategorikan mencari rezeki dengan jalan halal, seperti termaktub dalam Al quran Surat Al baqoroh ayat 198 “ tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia ( rezeki hasi perniagaan ) dari Tuhanmu”.

Sedang barang yang dijual adalah bunga yang juga barang halal, bunga berfungsi untuk memperindah tama dan rumah. Sedangkan Allah SWT adalah Maha Indah dan menyukai keindahan seperti yang tertera dalam hadist Nabi SAW,” Sesungguhnya Allah itu Indah dan menyukai keindahan. Sombong adal menilak kebenaran dan meremehkan orang lain”, (HR. Muslim).

Jika seorag penjual bunga yang memang profesinya sepanjang tahun menjual bunga maka tidak bisa dicegah siapapun untuk membeli, baik itu muslim maupun nonmuslim. Dan dipergunakan untuk apa bunga tersebut penjual tidak tahu. Ibarat menjual pisau, apakah pembeli menggunakan untuk memasak atau melukai seseorang, si penjual tidak tahu. Maka dosa sipelaku tidak ditanggung oleh penjual.

Namun mengkhususkan bejualan bunga di hari valentine ( padahal hari yang lain tidak berjualan bunga) memiliki analisa hukum yang berbeda. Valentine bukan merupakan hari raya umat muslim dan tidak ada hubungannya dengan peringatan hari besar islam juga. Mka berjualan bunga saat itu bisa dikategorikan sebagai turut membantu perayaan hari tersebut meskipun kita tidak ikut merayakannya.

Allah berfirman dalam surat Al Maidah ayat 2 “ Dan tolong – menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong – meniling dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”.

Rosullulah pun telah mengingatkan kita agar waspada terhadap ajakan umat lain kepada kita, Rosullulloh bersabda” Kalian akan benar – benar mengikuti kebiasaan orang – orang sebelum kalian. Jika sejengkal maka diikuti dengan sejengkal. Jika sehasta maka diikuti dengan sehasta. Sampai – sampai jika mereka akan masuk kelubang biawak arab, kalian pun akan mengikutinya,”. Dan kami berkata “ Ya Rosullullah! Apakah yang engkau maksud adalah oang – orang Yahudi dan Nasrani?”, Beliau menjawab, “ siapa kalau bukan mereka”. ( HR Al –Bukhari dan Muslim).

Maka dengan demikian janganlah kita terhanyut mode sesaat dan tergiur mendapatkan keuntungan sesaat tetapi berjualan bunga Valentine.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hati – hati dengan Niat Baik yang Berembel – embel
1 Mei 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Perbedaan pendapat yang terjadi antara masyarakat bebas dalam kurun waktu belakangan ini, membuat sebagian warga yang terselubung untuk saling ...
Jadi Haji Backpacker Pemuda ini Bikin Kaget Bupati
30 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Muhammad Khamim Setiawan atau yang akrab dipanggil Gus Khamim adalah seorang pemuda berusia 29 tahun yang berasal dari Desa Rowokembu RT 11 ...
Jusuf Kalla Setuju Jika Kampus Asing Masuk ke Indonesia
7 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyetujui kalau kampus asing didatangkan ke Indonesia. Dia mengatakan kebijakan tersebut dibuat untuk membuat seluruh anak-anak ...
Sesuaikan Penglihatan dengan Dinamika yang Kau Hadapi!
17 Mei 2018, by Dika Mustika
Aku pernah menonton film yang mengisahkan tentang seseorang yang depresi berat ketika ia merasa gagal dengan hidupnya. Ia merasa tak ada lagi yang bisa ...
Manfaat Cabe Rawit untuk Kesehatan
27 Maret 2018, by oteli w
MANFAAT CABE RAWIT UNTUK KESEHATAN Tahukah Anda, ternyata cabai rawit tidak hanya bisa bikin kamu huh hah kepedasan, faktanya cabai rawit mempunyai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab