Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mengenal Satu-Satunya Sahabat Nabi Muhammad yang Masih Hidup

Mengenal Satu-Satunya Sahabat Nabi Muhammad yang Masih Hidup

4 Desember 2017 | Dibaca : 1337x | Penulis : Zeal

Tampang - Nabi Muhammad lahir pada tahun 570 M dan meninggal pada tahun 632 M. Itu artinya, beliau hidup ribuan tahun sebelum hari ini. Namun, percayakah Anda jika sampai saat ini ada sahabat Nabi yang masih hidup? Dia berada di tengah kering kerontangnya gurun Yordania. Dia bukanlah manusia, melainkan pohon yang masih berdiri tegak dan tumbuh subur sementara tidak ada lagi pohon selain dia yang hidup di gurun tersebut.

Orang-orang menyebutnya dengan istilah “The Only Living Sahabi” atau satu-satunya sahabat Nabi yang masih hidup. Selain dapat bertahan hidup di daerah gurun yang minim sekali air, pohon yang disebut-sebut sebagai pohon yang diberkati ini menjadi begitu istimewa karena dipercaya sebagai pohon yang pernah menunjukkan tanda-tanda kenabian Muhammad atas izin Allah swt.

Dulu, ketika Nabi Muhammad melakukan perjalanan untuk berdagang ke Suriah dengan pamannya, Abu Thalib, mereka bertemu dengan biarawan Nasrani bernama Bahira yang sudah lama mendengar ramalan tentang munculnya nabi terakhir yang sangat ditunggu-tunggu. Ketika itu, Nabi Muhammad sedang duduk di bawah pohon tersebut untuk beristirahat. Namun kemudian, Bahira takjub menyaksikan cabang pohon tersebut merunduk untuk melindungi Rasulullah. Bahira yakin bahwa kelak keponakan Abu Thalib itu akan menjadi nabi akhir zaman. Ia pun meminta kepada Abu Thalib untuk senantiasa merawat dan menjaga Rasul.

Awal ditemukannya pohon tersebut sebagai pohon Sahabi adalah ketika Pangeran Ghazi bin Muhammad dari Yordania menemukan beberapa manuskrip atau naskah tua ketika ia memeriksa arsip negara. Dari manuskrip-manuskrip tersebut, kemungkinan besar tempat bertemunya Bahira dan Nabi Muhammad adalah di gurun Yordania.

Saat ini, pohon tersebut dilestarikan oleh pemerintah. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu memasang pagar di sekeliling pohon, memantau keadaannya secara rutin, serta mempekerjakan ilmuan dan cendekia untuk penelitian lebih lanjut. Meski begitu, siapapun masih dapat menyentuh dan berlindung di bawah pohon rindang tersebut untuk mengenang Rasulullah. Wallohu’alam bishawab. (Ulf/Red)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kebanyakan Makan Garam Sebabkan Gagal Jantung!
30 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Sodium membantu tubuh melakukan berbagai fungsi biologis, sehingga sedikit garam dalam makanan kita bisa menyehatkan. Tapi terlalu banyak garam diketahui buruk ...
Soal Pemecatan Prabowo, Fadli Zon Benar
4 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Tetapi, terkait dengan pemenangan pemilu, kebenaran dari dokumen tersebut tidak perlu dipersoalkan lagi. Toh, sekalipun dokumen tersebut benar, tetap saja ...
KSTJ Dorong Anies Baswedan Bongkar Bangunan di Pulau D
11 Juni 2018, by oteli w
KSTJ Dorong Anies Baswedan Bongkar Bangunan di Pulau D Setelah Anies melakukan penyegelan ulang terhadap sejumlah pembangunan di pulau reklamasi, ...
Walikota Cimahi Keberatan Biaya Pembuangan Sampah ke TPPAS Legok Nangka
13 November 2017, by Admin
Tampang.com – Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengaku, berkeberatan atas tipping fee Rp 386.000 per ton yang harus dibayarkan masing-masing bupati atau ...
Hakim Memerintahkan untuk Menggulingkan Trump Dalam Gugatan Pencemaran Nama Baik Summer Zervos
6 Juni 2018, by Slesta
Seorang hakim memerintahkan Presiden Donald Trump pada hari Selasa untuk menyerahkan deposisi dalam gugatan pencemaran nama baik Zervos musim panas yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview