Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mengapa Melewatkan Sarapan Membuat Anak Kekurangan Gizi

Mengapa Melewatkan Sarapan Membuat Anak Kekurangan Gizi

28 Agustus 2017 | Dibaca : 612x | Penulis : Noor Azizah

Jika anak-anak telah terbiasa melewatkan sarapan setiap harinya, mereka akan memiliki kemungkinan untuk kekurangan sejumlah nutrisi yang dibutuhkan setiap hari untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka, klaim periset terkait penelitian ini beberapa waktu yang lalu.

Temuan menunjukkan bahwa sebesar 31,5 persen anak-anak yang melewatkan sarapan bahkan tidak memenuhi batas bawah asupan nutrisi gizi zat besi yang direkomendasikan (LRNI).

Sementara 19 persen tidak memenuhi LRNI untuk kalsium, 21,5 persen tidak memenuhi kadar yodium yang lebih rendah, dan sebanyak 7,3 persen memiliki asupan folat di bawah asupan nutrisi yang direkomendasikan.

Di sisi lain, anak-anak yang sarapan setiap hari diketahui memiliki asupan nutrisi kunci sehari-hari yang lebih tinggi seperti folat yang penting untuk pengembangan bahan genetik, kalsium, zat besi, dan iodin yang berperan dalam pengembangan fungsi tiroid.

"Studi ini membuktikan bahwa sarapan adalah kunci utama bagi para orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan," ungkap Gerda Pot, seorang dosen di King's College London, Inggris.

Penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition ini, tim periset melakukan penelitian terhadap 802 anak berusia empat sampai 10 tahun dan 884 anak berusia 11 sampai 18 tahun.

Sarapan akan dianggap sebagai konsumsi apabila makanan yang dikonsumsi lebih dari 100 kalori dan dilakukan pada jam antara 6 dan 9 pagi

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pada anak-anak yang lebih muda (empat sampai 10 tahun), mereka memiliki asupan folat, kalsium, vitamin C dan yodium yang lebih tinggi saat sarapan dibandingkan dengan hari tidak sarapan.

Dari nutrisi yang sama, untuk anak yang lebih tua (11-18 tahun), asupan kalsium lebih tinggi pada hari-hari di mana mereka sarapan.

Jadi, masih mau melewatkan sarapan?

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Perekonomian Jepang Menyusut Pada Kuartal Pertama
17 Mei 2018, by Slesta
Perekonomian Jepang menyusut, setelah delapan kuartal pertumbuhan positif. Menurut Kantor Kabinet Tokyo pada hari Rabu, PDB Jepang menyusut dengan tingkat ...
Rokok Elektrik Lipat Gandakan Risiko bagi Remaja
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Remaja yang mencoba merokok rokok elektrik memiliki risiko untuk memiliki kebiasaan merokok yang berlipat ganda. Studi dari University of Waterloo dan Wake ...
sering begadang
28 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika pekerjaan menumpuk dan tak dapat diselesaikan pada siang hari, terkadang pekerjaan itu terpaksa dilakukan di malam hari, bahkan hingga ...
Siapa yang Kebakaran Jenggot, Ridwan Kamil atau PPS UIN Sunan Gunung Djati?
14 September 2017, by Gatot Swandito
"Kenapa harus mempertanyakan dan agak seperti kebakaran jenggot saat popularitasnya turun? Memangnya, orang lain gak boleh populer? hanya beliau ...
Ini Penjelasan Pemprov DKI Jakarta Soal Rumah DP Nol Rupiah Hanya Untuk Masyarakat Bergaji Diatas Rp 7 Juta
5 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Provinsi DKI Jakarta Gubernur Sandiaga Uno mempunyai program andalan yang akan mereka angkat pada pilgub ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab