Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lubang hitam: Ilmuwan 'senang' dengan pengamatan yang menunjukkan skenario formasi

Lubang hitam: Ilmuwan 'senang' dengan pengamatan yang menunjukkan skenario formasi

24 Agustus 2017 | Dibaca : 458x | Penulis : Rindang Riyanti

Fisikawan telah menggambarkan bagaimana pengamatan gelombang gravitasi membatasi kemungkinan penjelasan untuk pembentukan lubang hitam di luar galaksi kita; mereka berputar lebih lambat dari pada lubang hitam di galaksi kita sendiri atau berputar dengan cepat namun 'jatuh' dan berputar secara acak ke orbitnya.

Di galaksi kita sendiri, kita dapat secara elektromagnetik mengamati lubang hitam yang diorbit oleh bintang dan memetakan perilaku mereka - terutama pemintalannya yang cepat.

Gelombang gravitasi membawa informasi tentang asal-usul hitam yang dramatis yang tidak dapat diperoleh. Fisikawan menyimpulkan bahwa gelombang gravitasi pertama yang terdeteksi, pada bulan September 2015, terbentuk pada fraksi akhir dari penggabungan dua lubang hitam kedua untuk menghasilkan lubang hitam berputar tunggal yang lebih besar. Tabrakan dua lubang hitam sudah diprediksi, namun tak pernah diobservasi.

Dengan demikian, gelombang gravitasi menyajikan yang terbaik dan satu-satunya cara untuk melihat lebih dalam populasi lubang hitam biner bintang di luar galaksi kita. Makalah ini menyatakan bahwa lubang hitam yang terlihat melalui gelombang gravitasi berbeda dengan yang sebelumnya terlihat di galaksi kita dengan salah satu dari dua cara yang mungkin terjadi.

Kemungkinan pertama adalah lubang hitam berputar perlahan. Jika demikian, ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang berbeda yang terjadi pada bintang-bintang yang membentuk lubang hitam ini daripada yang diamati di galaksi kita.

Kemungkinan kedua adalah bahwa lubang hitam berputar dengan cepat, sama seperti yang ada di galaksi kita, namun telah 'jatuh' selama pembentukan dan karena itu tidak lagi selaras dengan orbit. Jika ini masalahnya, itu berarti lubang hitam itu tinggal di lingkungan yang padat - kemungkinan besar berada dalam kelompok bintang. Itu akan membuat formasi yang jauh lebih dinamis.

Namun, ada kemungkinan kedua kemungkinan itu benar , bahwa ada beberapa contoh lubang hitam yang berputar perlahan di lapangan dan contoh lubang hitam berputar dengan cepat di lingkungan yang padat.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Hindari 4 Kebiasan yang Bisa Merusak Persahabatan
24 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Punya sahabat sangatlah menyenangkan , ada teman berbagi dan curhat. Namun kadang ada saja kelakuan sahabat kita yang bikin kita jengkel atau ...
Tiang Listrik yang DItabrak SetNov Baik-Baik Saja, PLN Keheranan
19 November 2017, by Rindang Riyanti
Setelah menghilang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan jadi buron, Setya Novanto diketahui mengalami kecelakaan pada Kamis (16/11/2017). Mobil ...
Jasa Pembuatan Kanopi dengan Harga Spesial dan Proses Pengerjaan Cepat
6 Mei 2020, by Admin
Mempercantik rumah tidak harus dengan cara merombaknya secara total, akan tetapi dapat dilakukan dengan cara menambah beberapa atribut. Dan salah satu atribut ...
kaesang
17 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Kaesang Pangarep, anak dari presiden Joko Widodo ini tengah ramai diperbincangkan oleh masyarakat. Pasalnya baru-baru ini ia telah dilaporkan ke kepolisian ...
Nobar Film G30S/PKI dari Lapangan Hingga Sekolah
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Fajar Setiawan mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan di seluruh Kodim sampai Koramil untuk melaksanakan nonbar film itu. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview