Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lubang hitam: Ilmuwan 'senang' dengan pengamatan yang menunjukkan skenario formasi

Lubang hitam: Ilmuwan 'senang' dengan pengamatan yang menunjukkan skenario formasi

24 Agustus 2017 | Dibaca : 364x | Penulis : Rindang Riyanti

Fisikawan telah menggambarkan bagaimana pengamatan gelombang gravitasi membatasi kemungkinan penjelasan untuk pembentukan lubang hitam di luar galaksi kita; mereka berputar lebih lambat dari pada lubang hitam di galaksi kita sendiri atau berputar dengan cepat namun 'jatuh' dan berputar secara acak ke orbitnya.

Di galaksi kita sendiri, kita dapat secara elektromagnetik mengamati lubang hitam yang diorbit oleh bintang dan memetakan perilaku mereka - terutama pemintalannya yang cepat.

Gelombang gravitasi membawa informasi tentang asal-usul hitam yang dramatis yang tidak dapat diperoleh. Fisikawan menyimpulkan bahwa gelombang gravitasi pertama yang terdeteksi, pada bulan September 2015, terbentuk pada fraksi akhir dari penggabungan dua lubang hitam kedua untuk menghasilkan lubang hitam berputar tunggal yang lebih besar. Tabrakan dua lubang hitam sudah diprediksi, namun tak pernah diobservasi.

Dengan demikian, gelombang gravitasi menyajikan yang terbaik dan satu-satunya cara untuk melihat lebih dalam populasi lubang hitam biner bintang di luar galaksi kita. Makalah ini menyatakan bahwa lubang hitam yang terlihat melalui gelombang gravitasi berbeda dengan yang sebelumnya terlihat di galaksi kita dengan salah satu dari dua cara yang mungkin terjadi.

Kemungkinan pertama adalah lubang hitam berputar perlahan. Jika demikian, ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang berbeda yang terjadi pada bintang-bintang yang membentuk lubang hitam ini daripada yang diamati di galaksi kita.

Kemungkinan kedua adalah bahwa lubang hitam berputar dengan cepat, sama seperti yang ada di galaksi kita, namun telah 'jatuh' selama pembentukan dan karena itu tidak lagi selaras dengan orbit. Jika ini masalahnya, itu berarti lubang hitam itu tinggal di lingkungan yang padat - kemungkinan besar berada dalam kelompok bintang. Itu akan membuat formasi yang jauh lebih dinamis.

Namun, ada kemungkinan kedua kemungkinan itu benar , bahwa ada beberapa contoh lubang hitam yang berputar perlahan di lapangan dan contoh lubang hitam berputar dengan cepat di lingkungan yang padat.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kurang Tidur?, Itu Cari Mati Namanya
20 April 2018, by Maman Soleman
Kesibukan yang bertubi-tubi cenderung membuat kamu tidur sedikit. Memang tuh di zaman sibuk seperti sekarang ini tidur suka dianggap sebagai aktivitas ...
Al-Khaththath Akhirnya di Bebaskan dengan Jaminan Istrinya
12 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam ( FUI ), Muhammad Al-Khaththath atau Gatot Saptono, akhirnya diberikan penangguhan penahan oleh pihak ...
Inilah 4 Tips Untuk Hubungan Bebas dari Perselingkuhan
6 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap orang mendambakan hubungan yang sehat dan terhindar dari perselingkuhan. Lalu , apakah selingkuh itu sendiri dapat dicegah? ...
New York, Kota yang Paling Banyak Difoto
20 April 2018, by Maman Soleman
Memamerkan foto liburan adalah keasyikan tersendiri. Apalagi sekarang kan kita bisa pamer-pamer foto liburan di Facebook dan media sosial atau situs-situs ...
Selfie Maut Mahasiswa Unair di Tebing Air Terjun Malang
30 Agustus 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Lagi dan lagi aksi selfie di tempat berbahaya memakan korban jiwa. Kali ini terjadi pada salah seorang mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview