Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lelah dengan Makan Daging Manusia, Pria Kanibal Ini Menyerahkan Diri ke Polisi

Lelah dengan Makan Daging Manusia, Pria Kanibal Ini Menyerahkan Diri ke Polisi

24 Agustus 2017 | Dibaca : 392x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Pria asal Afrika Selatan menyerahkan diri pada kepolisian setempat dengan membawa sisa daging manusia sebagai barang buktinya. Pria ini menyerahkan diri dengan alasan bosan dengan memakan daging manusia.

Pria yang juga seorang dukun itu datang ke kantor polisi di kota Estcourt pada Jumat pekan lalu dan berkata, "Saya bosan makan daging manusia."

Polisi sempat tidak percaya atas pengakuan pria tersebut, hingga pelaku menunjukkan beberapa bagian anggota tubuh korbannya sebagai bukti.

Kemudian pelaku membawa polisi ke sebuah rumah dimana ada beberapa mayat dan anggota tubuh yang ditemukan.

Setelah menyerahkan diri, dia memberikan bagian dari kaki manusia dan sebuah tangan sebagai bukti. Buktinya mengarah ke sebuah rumah di KwaZulu-Natal dimana lebih banyak bagian tubuh ditemukan.

"Tersangka diduga membunuh seorang wanita dan kemudian memotong tubuhnya," kata juru bicara polisi Kapten Charmaine Struwig, seperti dikutip oleh Estcourt News.

Setelah itu, polisi menahan tiga orang lagi karena dicurigai memperkosa, membunuh, memotong dan memakan mayat korban.

Semua tersangka ditangkap sebelum dikenai hukuman di pengadilan hakim di kota tersebut dan dilarang mendapat jaminan.

Seorang perwira kota, Mthembeni Majola, mengatakan bahwa banyak korban adalah anggota dari kelompok tersebut.

"Polisi yang menyelidiki kasus tersebut menemukan delapan telinga di pot di rumah tersangka," kata dia, seperti dilansir Mirror, Selasa 22 Agustus 2017.

Seorang juru bicara polisi, Charmaine Struwig, mengatakan tiga tersangka didakwa melakukan pembunuhan dan satu lagi melakukan tuduhan mengawetkan organ tubuh manusia.

Kasus ini telah menimbulkan kecurigaan terhadap muti, sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bentuk pengobatan tradisional dan praktik budaya di Afrika Selatan dan bagian lain benua ini.

Pembunuhan muti yang disebut telah terjadi di berbagai negara, di mana orang dibunuh dan bagian tubuh mereka digunakan dalam obat-obatan yang diakui oleh para dukun.

Orang dengan albinisme atau albino sangat berisiko menghadapi pembunuhan muti karena kepercayaan yang dipegang oleh beberapa orang bahwa bagian tubuh mereka memberi kekuatan dan kesehatan bagi mereka yang mengkonsumsinya.

Sebelumnya pada Agustus lalu, seorang pria ditangkap di Durban-kota yang terletak sekitar 100 mil timur Estcourt-saat polisi Afrika Selatan menemukannya dengan kepala manusia di tas ranselnya. Pria itu dicurigai mencoba menjual kepala itu ke dukun tradisional.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Polusi Udara: Diesel yang Sekarang Lebih Baik Daripada Bensin
4 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Mobil diesel modern memancarkan polusi lebih sedikit secara umum daripada mobil yang menggunakan bensin, kata sebuah studi enam negara baru yang diterbitkan di ...
3 Hal Ini Wajib Diajarkan Kepada Anak Perempuan Anda
22 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Seorang anak perempuan memang terkenal feminim, lembut dan penuh dengan kasih sayang. Namun , bukan berarti anak perempuan lemah dan bisa ...
Atep Incar Kemenangan Persib Hadapi Bali United
30 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Persib Bandung akan bertandang ke markas Bali United, Stadion Kapten I Wayan Dipta, dalam laga lanjutan Liga 1 Tahun 2017 hari Rabu, 31 Mei 2017, ...
Politik Dalam Pandangan Generasi Millenial
25 November 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Seperti kita ketahui bersama, bahwa tahun 2018 ini adalah tahun pesta rakyat Indonesia untuk memilih wakil – waki rakyat yang sesuai ...
Trend Fashion yang Banyak Membunuh Wanita
14 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Banyak  fashion yang sekarang beredar bermodel simple namun terkesan anggun dan cantik, lebih cenderung kedalam gaya moredn sesuai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab