Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
KPK Setuju Dengan KPU Melarang Mantan Koruptor Narapidana Menjadi Caleg

KPK Setuju Dengan KPU Melarang Mantan Koruptor Narapidana Menjadi Caleg

28 Mei 2018 | Dibaca : 272x | Penulis : oteli w

KPK Setuju Dengan KPU Melarang Mantan Koruptor Narapidana Menjadi Caleg

Komitmen KPU melarang mantan koruptor menjadi caleg terlihat dari pernyataan tegas Komisioner KPU Wahyu Setiawan bahwa siap  jika PKPU itu nantinya digugat ke Mahkamah Agung.

"Lebih baik kami kalah apabila digugat dari pada kami tidak mengeluarkan aturan ini," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Terkait rencana KPU tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi turut mengapresiasi dan mendukung KPU. Dukungan KPK terhadap terhadap larangan mantan narapidana kasus korupsi ikut Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di ungkapkan langsung oleh ketua KPK Agus Rahardo.

Oh sangat setuju. Kalau itu sangat setuju. Apa enggak ada orang lain yang lebih kompeten sih. Apa enggak ada orang lain yang integritasnya lebih bagus," kata Agus di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Agus menilai bahwa mantan napi koruptor tidak layak menjadi perwakilan rakyat.

"Di dalam perjalanan yang bersangkutan kan sudah tidak lulus. Saya setuju itu (mantan napi kasus korupsi dilarang)," kata Agus

Selanjutnya, Agus mengungkapan bahwa akan mebantu KPU dalam mengimbau partai politik agar tidak mencalonkan mantan napi kasus korupsi pada Pileg mendatang.

"Bisa ketemuan dengan KPU atau biasa kan kita mengirim surat juga biasa. Salah satu tugas KPK kan salah satunya monitoring kebijakan pemerintah. Jadi kalau ada kebijakan yang berjalan kurang baik, kita bisa memberikan saran perbaikannya," kata Agus.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Di Jepang, Karyawan yang Tak Merokok Dapat Tambahan Waktu Cuti
3 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu perusahaan di Jepang, Piala.Inc memberikan waktu cuti lebih banyak pada karyawannya, asalkan karyawan tersebut tak merokok. Hasil ...
Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) jadi Direktur Setelah Gagal di Pilkada DKI
22 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Pasca kegagalan di Pilkada DKI, Putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono, sekarang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yudhoyono Institute. ...
Anies Tolak Penyertaan Modal Daerah untuk BUMD Bermasalah
17 November 2017, by Admin
LANGKAH Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendapat apresiasi dari ...
Rakyat Tidak Puas dengan Program Bedah Rumah Pemprov DKI
6 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Program bedah rumah di Cilincing menuai beragam komentar dari warga. Tak semua berkomentar positif namun ada pula yang berkomentar negatif ...
Cara Jitu Cegah Obesitas Pada Anak
3 Juli 2018, by oteli w
Cara Jitu Cegah Obesitas Pada Anak Obesitas memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Jika seorang anak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab