Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Korea Selatan Ingin Inspektur untuk Menghadiri Pembongkaran Nuklir Korea Utara

Korea Selatan Ingin Inspektur untuk Menghadiri Pembongkaran Nuklir Korea Utara

15 Mei 2018 | Dibaca : 315x | Penulis : Slesta

Pemerintah Korea Selatan dapat meminta Korea Utara untuk mengizinkan para inspektur nuklir untuk menghadiri pembongkaran lokasi uji coba nuklirnya di Punggye-ri, setelah Tokyo dan Washington menyatakan keprihatinan para pembaca wartawan mungkin tidak cukup untuk acara yang direncanakan pada 23-25 ​​Mei.

Sumber-sumber di kementerian luar negeri Seoul mengatakan kepada kantor berita lokal Financial News ada rencana untuk mengangkat masalah inspektur nuklir atau ahli pada pembicaraan tingkat senior antar-Korea yang direncanakan untuk Rabu.

Korea Selatan ingin Korea Utara mengizinkan para ahli senjata Korea Selatan serta pejabat dari Badan Energi Atom Internasional masuk ke negara itu, menurut laporan itu.

"Salah satu dari banyak tugas untuk perundingan tingkat tinggi antara Utara dan Selatan adalah untuk mengangkat isu mengundang para ahli ke situs nuklir Punggye-ri," kata seorang pejabat pemerintah Korea Selatan. "Setelah melihat hasilnya, kami akan memutuskan apakah spesialis nuklir Korea Selatan perlu hadir atau tidak."

Jeong Yeon-doo, kepala biro urusan nuklir Korea Utara, baru-baru ini kembali dari perjalanan ke markas IAEA di Austria, di mana pembongkaran telah dibicarakan.

Korea Utara telah mengundang wartawan asing untuk menghadiri pembongkaran yang dijadwalkan minggu depan, termasuk delapan wartawan Korea Selatan, SP News melaporkan Selasa.

Para wartawan akan melakukan perjalanan ke Korea Utara dari Beijing pada 22 Mei, di mana mereka dan wartawan lainnya akan terbang ke Bandara Kalma Wonsan.

Kementerian unifikasi Korea Selatan mengatakan biaya untuk wartawan, termasuk transportasi, penginapan dan peralatan komunikasi, akan dibayar oleh Korea Utara.

Korea Utara tidak memperpanjang undangan untuk para ahli nuklir pada hari Sabtu, sebuah langkah yang mendapat sorotan dari para diplomat di Amerika Serikat dan Jepang.

Katina Adams, juru bicara Biro Biro Urusan Asia Timur dan Pasifik, mengatakan kepada Voice of America bahwa "denuklirisasi permanen, yang tidak dapat dibalikkan dan diverifikasi" adalah apa yang sedang dicari.

Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono mengatakan Senin selama penampilan di jaringan televisi lokal BS 11 itu akan "tidak berarti" untuk menunjukkan pembongkaran Punggye-ri ke sekelompok wartawan.

"Orang-orang yang dapat memverifikasi Korea Utara telah benar-benar menyerahkan senjata nuklir harus pergi," kata Kono.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Atasi Hidung Tersumbat Dengan Tips Sederhana Berikut
6 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Hidung tersumbat akibat flu tentu saja membuat setiap orang tidak nyaman bukan? Hidung tersumbat membuatmu susah bernafas dengan leluasa bahkan membuat jantung ...
Korea Selatan Permalukan Jerman di Menit-menit Injury Time
28 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Juara bertahan Piala Dunia 2014, Tim Panser Jerman harus angkat kaki lebih awal setelah di babak akhir pertandingan babak penyisihan grup F ...
Tips Ini Cegah Wanita Mengalami Demensia
6 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Bagi mereka yang menjelang usia senja, perlu waspada akan penyakit demensia. Penyakit tersebut dapat mengancam baik wanita maupun pria. Dan ...
Neymar Pindah, Xavi Menilai Keputusannya Aneh
13 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
  Tampang.com - Neymar akhirnya memutuskan pergi dari Nou Camp menuju Paris Saint-Germain (PSG) usai PSG mendapatkannya dengan harga 222 juta euro ...
Manfaatkan Kuota Haji, 208 TKI di Korea Selatan akan Menunaikan Ibadah Haji
22 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Agar mampu berangkat menuju Tanah Suci Mekkah, di Indonesia calon jamaah haji harus menunggu selama 10 tahun. Namun, TKI di Korea Selatan justru ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview