Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ketahui Penyebab dan Gejala Kanker Darah Leukimia

Ketahui Penyebab dan Gejala Kanker Darah Leukimia

29 Oktober 2019 | Dibaca : 674x | Penulis : Admin

Penyakit leukimia atau kanker darah merupakan suatu kondisi ketika sel darah yang menjadi abnormal atau menjadi ganas. Dan sebagian besar kanker ini bermula di sumsum tulang tempat sel darah diproduksi. Untuk jenis kanker darah ada tiga jenis yaitu : leukimia, limfoma dan mutiple myloma. Berbeda dengan penyakit kanker lainnya, kanker darah ini tidak membentuk benjolan atau tumor dan selain itu juga gejalanya tidak spesifik serta tidak menyerupai gejala penyakit lain. 

Gejala kanker darah ini sangat beragam dan tergantung pada kanker darah yang diderita. Misalnya saja pada beberapa kasus, gejala kanker darah ini mirip dengan gejala flu, tetapi pada umumnya gejala kanker darah yaitu :

  • Menggigil dan demam.
  • Merasa mual dan muntah.
  • Susah buang air besar.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sakit kepala.
  • Tubuh mudah merasa lelah.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Berat badan menurun drastis.
  • Timbul bintik merah pada kulit.
  • Sering terinfeksi.
  • Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, leher atau selangkangan.
  • Nyeri pada sendi dan tulang terutama tulang belakang atau tulang dada.
  • Mudah terjadi memar dan perdarahan.
  • Sesak nafas.

Lalu sebaiknya kapan harus memeriksakan diri ke dokter bila mengalami gejala-gejala tersebut di atas? Lakukan pemeriksaan bila keadaan tidak kunjung membaik agar dapat diberikan penanganan dini dan sekaligus juga untuk mencegah perkembangan penyakit. 

Penyebab dari kanker darah karena beberapa faktor seperti :

  • Faktor genetik

Yaitu suatu kelainan yang bersifat turunan, misalnya down syndrome yang punya dampak negatif sebagai penyebab leukimia. Penderita down sindrom memiliki peluang lebih besar untuk terkena penyakit leukimia. Bila seseorang yang mempunyai kleuarga , saudara kandung yang mengidap leukimia maka mempunyai peningkatan resiko dua sampai empat kali lebih tinggi mengalami kondisi serupa.

  • Faktor lingkungan

Adalah paparan radiasi atau bahan kimia tertentu dapat meningkatkan resiko seseorang terkena leukimia. Contohnya saja paparan radiasi tinggi pada korban selamat bom atom Jepang, mengalami peningkatan resiko mengidap leukimia jenis AML enam sampai delapan tahun setelah terpapar.

  • Gaya hidup

Yang berkaitan dengan gaya hidup seperti merokok, obesitas, terlalu sering mengkonsumsi alkohol serta tinggi paparan sinar matahari merupakan salah satu penyebab leukimia. Pada beberapa studi menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan pada saat sedang mengandung maka akan mengalami peningkatan resiko memiliki bayi yang mengidap leukimia.

Untuk mengatasi berkembangnya sel kanker menjadi ganas maka sebaiknya mengkonsumsi sayuran seperti :

  • Brokoli

Diketahui dapat mnecegah serangan kanker dari dalam tubuh. Brokoli memiliki senyawa alami yang disebut sebagai sulforaphane yang bekerja dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membunuh semua senyawa karsinogen penyebab kanker.

  • Kembang kol

Dikenal efektif untuk mencegah kanker. Sama seperti brokoli, kembang kol berfungsi mencegah leukimia karena kandungan sulforphane di dalamnya.

  • Tomat

Dengan mengkonsumsi tomat secara rutin bermanfaat untuk kanker karena tomat mengandung likopen yang mampu mengurangi penyerapan senyawa karsinogen di dalam tubuh.

  • Lobak

Meskipunmempunyai rasa yang pahit, namun faktanya lobak mempunyai khasiat yang besar untuk mencegah kanker darah karena kandungan sulforaphanenya.

  • Kubis merah

Selain memiliki rasa yang unik ternyata kubis merah juga mengandung sulforphane yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan sayuran lain.

Pengobatan untuk kanker darah kemungkinan membutuhkan terapi dan lama durasi pengobatan yang berbeda untuk setiap jenisnya. Dan pada umumnya dokter dapat menentukan jenis pengobatan mana yang paling tepat setelah megamati riwayat kesehatan serta melakukan pemeriksaan fisik dasar untuk memastikan jenis kanker darah mana yang diidap. Pengobatan kanker darah dapat memilih dari kemoterapi, terapi biologis untuk penguatan sistem imun, terapi target, terapi radiasi, transplantasi sel induk, transplantasi sumsum tulang dan lain sebagainya.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sinyal Gatot Menuju Pilpres 2019 Semakin Terlihat?
3 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sinyal Gatot Menuju Pilpres 2019 Semakin Terlihat Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo semakin terlihat sinyalnya untuk masuk ...
Tips Merawat Kulit Kusam
16 Januari 2020, by Admin
Kulit kusam menjadi masalah bagi sebagian orang. Penyebab kulit kusam berasal dari beberapa faktor antara lain kesehatan, lingkungan, dan sebagainya. Ciri ...
Yuk, Kita Kenal Lebih Dekat Si Hijau Yang Banyak Jasanya!
20 Februari 2018, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu, aku ditanya oleh keponakanku, “Kalau misalnya di dunia ini tidak ada pohon, apa yang akan terjadi ya?” Yuk, kita simak hal apa ...
Olla Ramlan Lahirkan Anak Ketiganya Lewat Operasi
8 November 2017, by Admin
  Tampang.com – Pesinetron Olla Ramlan melahirkan anak ketiganya Jumat lalu (3/11). Bayi dengan berat 3,4 kg dan panjang badan 49 cm itu lahir ...
4 Cara Sederhana Mengatasi Ketombe yang Membandel
22 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ketombe merupakan hal yang sangat menjengkelkan dan musuh setiap orang. Bagaimana tidak, ketombe dapat membuat orang frustasi karena gatal yang disebabkannya, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab