Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Kenali 4 Jenis Olahraga yang Berisiko Nyeri Lutut

Kenali 4 Jenis Olahraga yang Berisiko Nyeri Lutut

4 Agustus 2017 | Dibaca : 948x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Olahraga secara umum memang kegiatan yang diperuntukkan untuk menjadi sehat. Namun, ada beberapa bentuk olahraga bukannya menyehatkan, malah menyebabkan sakit pada lutut dan menjadi radang sendi alias osteoarthritis.

 

Sebuah riset yang dipublikasikan di Journal of Athletic Training, ilmuwan menganalisa 17 kasus radang sendi lutut yang menyebabkan rasa nyeri pada 3.800 atlet profesional.

 

Peneliti tersebut menemukan bahwa atlet angkat beban, pesepak bola, pegulat, dan pelari marathon memiliki resiko lebih besar untuk terkena nyeri sendi lutut dibanding atlet olahraga lain atau yang tidak berolahraga sama sekali.

Pada dasarnya, olahragawan di empat bidang tersebut memiliki risiko osteoarthritis lutut 3 hingga 7 kali lebih besar dibanding orang-orang yang bermain basket, bertinju, menembak, atau atletik.

Dari keempat olahraga tersebut, atlet angkat beban memiliki risiko paling besar, dilanjutkan dengan pesepak bola. Hal ini disebabkan karena, jenis olahraga ini memberikan tekanan paling besar pada sendi lutut.

“Perlu dicatat bahwa olahraga yang memiliki risiko terbesar pada lutut adalah yang paling membebani sendinya,” ujar pimpinan peneliti Jeffrey B. Driban dari Tufts Medical Center di Boston. “Misalnya pelari marathon yang menggunakan sendinya berkilo-kilometer lebih banyak dibanding pelari biasa, atau atlet angkat beban yang membebani sendinya dengan beban yang besar dan berulang-ulang.”

Tidak semua olahraga buruk untuk sendi, apabila sesuai dengan beban yang dapat ditanggung. Misalkan, pelari jarak pendek justru mendapat manfaat memperoleh tulang yang kuat dan sendi yang sehat. Ada pula dengan olahraga angkat beban, mereka yang berlatih dengan beban yang sesuai, akan mendapat manfaat.

Artinya bila Anda mengalami nyeri di lutut, Anda tidak perlu menghentikan latihan favorit, namun pastikan melakukan pemanasan sebelumnya, dan jangan memaksa diri terlalu keras. Peregangan yang tepat juga bisa menghindarkan dari sakit persendian selain meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap, tidak langsung berat.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cewek Cantik ini tak hanya Lihai Bikin Lagu tapi Jago juga Mengcover Lagu
11 November 2017, by Admin
Tampang.com - Tak sekedar jago meng-cover lagu. Hanin Dhiya ternyata lihai menciptakan lagu. Itu dibuktikan, perempuan berusia 16 tahun dengan dua single ...
5 Tipe Orang yang Perlu di Hindari Dalam Kehidupan
15 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Sebagai makhluk sosial tentunya kita membutuhkan orang lain untuk mendukung dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan dalam menjalani kehidupan ...
Malas Bangun Pagi? Baca Ini
12 September 2017, by Rindang Riyanti
"Tidur lebih awal dan bangun pagi membuat pria sehat, kaya raya, dan bijak." -Ben Franklin Lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, ...
Kesehatan Jantung dapat Ditingkatkan di Usia yang Lebih Tua, Studi Menemukan
9 Januari 2018, by Slesta
Apakah seorang pemuda yang salah waktu bersantai dan bermalas-malasan mengutuk orang setengah baya ke masa depan kesehatan jantung yang buruk? Mungkin ...
2021 Indonesia Ditargetkan Swasembada Bawang Putih
25 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Swasembada bawang putih telah menjadi target Kementrian Pertanian (kementan) yang ingin direalisasikan pada tahun 2021. Dalam upaya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab