Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kemenko PMK : "Tidak Semua Sekolah Wajib Full Day School"

Kemenko PMK : "Tidak Semua Sekolah Wajib Full Day School"

20 Agustus 2017 | Dibaca : 1178x | Penulis : Retno Indriyani

Tampang.com -  Ghafur Akbar Dharma Putra selaku staf ahli kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan jika tidak semua sekolah wajib menerapkan kebijakan full day school yang dicanangkan pemerintah.

Kebijakan full day school ini merupakan pilihan, tergantung keputusan dari setiap sekolah untuk menerapkan full day school atau tidak. "Itu optional (pilihan), mau apa tidak, tidak apa apa, tidak ada pinalti dan jangan takut dimarahi" ujar Ghafur.

Banyak pihak menolak kebijakan ini termasuk keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU), Said Aqil Siraj menolak keras pemberlakuan kebijakan FDS ini karena dikhawatirkan akan membuat keberadaan pesantren semakin terkikis.

Di wilayah NU, pada umumnya siswa akan menempuh pendidikan umum terlebih dahulu pada pagi hingga siang hari dan setelah pulang sekolah akan menempuh pendidikan di madrasah hingga sore hari. Hal ini lah yang membuat Said Aqil Siraj menolak adanya FDS karena nantinya siswa tidak bisa lagi menghadiri pendidikan di madrasah.

Namun Ghafur Akbar Dharma Putra mengatakan jika tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan ia berharap jika semua pihak bisa membantu pemerintah dengan mensosialisasikan kebijakan FDS sehingga informasi tersebut dapat merata keseluruh masyarakat di Indonesia.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

gadis afganistan
3 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
“Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kami bisa melakukannya, kami hanya butuh kesempatan," Fatemah, 14 tahun. Fatemah adalah satu dari enam ...
Kim Jong Un Mengunjungi Pabrik Makanan Bersama Ri Sol Ju
27 Juli 2018, by Slesta
Kim Jong Un mengunjungi pabrik makanan dan pabrik pembuatan tas karena media pemerintah terus fokus pada kebijakan ekonomi pemimpin Korea Utara setelah ...
Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Kemenag ikut dipanggil KPK Terkait Kasus Romi
27 Maret 2019, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kasus suap jual beli jabatan di Dinas Kementerian Agama yang melibatkan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy alias Romi beberapa waktu yang lalu akhirnya ...
Pemimpin GM Korea Mendesak Serikat Pekerja untuk Menerima Pembekuan Upah
29 Maret 2018, by Slesta
GM Korea telah mendesak serikat buruhnya untuk bekerja sama dalam negosiasi upah pada akhir bulan, untuk membuat kemajuan dalam menyusun rencana bantuan ...
3 Fakta Sebelum Kematian Bos Matahari
12 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia bisnis. Seorang pendiri perusahaan ritel raksasa di Indonesia, Hari Darmawan telah berpulang. Ia ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab