Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Internet Lambat? Peneliti Kembangkan Teknologi Bandwith Baru

Internet Lambat? Peneliti Kembangkan Teknologi Bandwith Baru

24 Oktober 2017 | Dibaca : 474x | Penulis : Rindang Riyanti

Kecepatan internet yang lambat dan jam sibuk internet - waktu puncak ketika kecepatan data turun hingga 30% - menjadi fokus penelitian yang menyediakan konektivitas broadband berkecepatan tinggi secara konsisten.

Teknologi receiver baru yang memungkinkan kecepatan data khusus lebih dari 10.000 megabits per detik (Mb/s) untuk koneksi broadband yang benar-benar super cepat namun murah.

"Kecepatan broadband Inggris sangat lambat dibandingkan dengan banyak negara lain, namun ini bukan batasan teknis, kecepatan rata-rata Inggris saat ini 36 Mb/s. Pada 2025, kecepatan rata-rata akan 100 kali lebih cepat untuk memenuhi permintaan yang meningkat untuk aplikasi yang haus bandwidth seperti video definisi tinggi ultra, game online, dan Internet Things, "jelas peneliti Dr Sezer Erkılınç (UCL Electronic & Electrical Engineering).

"Pertumbuhan ponsel di masa depan, ditambah dengan janji 5G untuk mengaktifkan layanan baru melalui smartphone, berarti kita cenderung mengalami pembatasan bandwidth; teknologi optik baru kami akan membantu memerangi masalah ini."

"Untuk memaksimalkan kapasitas link serat optik, data ditransmisikan menggunakan panjang gelombang, atau warna yang berbeda dari cahaya. Idealnya, kami akan mendedikasikan panjang gelombang untuk setiap pelanggan untuk menghindari pembagian bandwidth di antara pengguna."kata Profesor Polina Bayvel (UCL Electronic & Electrical Engineering).

Receiver baru yang disederhanakan ini mempertahankan banyak kelebihan receiver koheren, namun lebih sederhana, lebih murah, dan lebih kecil, yang memerlukan hanya seperempat detektor yang digunakan pada receiver konvensional.

Penyederhanaan dicapai dengan mengadopsi teknik pengkodean ke jaringan akses serat yang pada awalnya dirancang untuk mencegah sinyal memudar dalam komunikasi nirkabel. Pendekatan ini memiliki manfaat penghematan biaya tambahan dengan menggunakan serat optik yang sama untuk data hulu dan hilir.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kenapa SBY Bocorkan Pertemuan Empat Matanya dengan Jokowi?
31 Oktober 2017, by Gatot Swandito
"Bukannya sama Pak Mensesneg sudah tadi?" tanya Jokowi kepada Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin. Kemudian, Bey memberitahukan ...
15 Tewas Dalam Dugaan Serangan Boko Haram di Nigeria
2 April 2018, by Slesta
Serangan Boko Haram yang dicurigai di Nigeria menewaskan lebih dari dua lusin orang dan melukai sedikitnya 68 lainnya, kata para pejabat Senin. Serangan ...
Jangan Biarkan Mengalir Apa Adanya!
15 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Teringat beberapa tahun lalu, tepatnya saat seusia anak kelas dua sekolah dasar. Saya ditanya dengan pertanyaan “Apa cita-cita kamu?” ...
Strategi Baru Uni Eropa  Memerangi Presiden Suriah Bashar Assad
1 September 2017, by Zana Apriyatna
Memang tidak mudah memberi pemahaman apa yang terjadi pada pengungsi Suriah yang banyak di tampung di Eropa, sehingga banyak yang salah paham. Berikut gambaran ...
Warga Temukan Bayi Laki-laki Dibuang Ibunya di Sebuah Saung
28 November 2017, by Admin
Tampang.com – Kasus penemuan bayi di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota kembali terjadi. Kali ini, bayinya laki-laki. Masih hidup. Usianya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab