Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Inilah Pemimpin Dunia Terbaik Atasi Wabah Corona

Inilah Pemimpin Dunia Terbaik Atasi Wabah Corona

22 Mei 2020 | Dibaca : 141x | Penulis : Admin

Sebuah virus yang bahkan tak terlihat mata mampu melemahkan perekonomian dunia. Nilai tukar mata uang anjlok, produksi menurun, PHK di berbagai daerah dan sebagainya. Namun, beberapa negara mampu mengatasi wabah ini dengan sangat baik. Penilaian ini berdasarkan cara pemimpin memberikan informasi, pemaknaan atau seberapa jauh dampak covid pada rakyat dan empati. Inilah pemimpin dunia terbaik dalam mengatasi Corona.

1. Tsai Ing Wen-Taiwan

Taiwan banyak belajar dari wabah SARS 2003 yang saat itu cukup menyulitkan bagi Taiwan. Tsai Ing Wen dan wakilnya melakukan 124 cara pencegahan yang proaktif dengan cara milenial kepada rakyatnya. Pencegahan yang tanggap dan tanpa lockdown ternyata mampu mencetak angka kematian covid yang sangat rendah. Penanganan Corona oleh Tsai Ing Wen dinyatakan yang terbaik di dunia oleh CNN.

2. Lee Hsien Loong-Singapura

Pengarahan untuk mencegah Covid 19 dilakukan oleh perdana menteri ini dengan pidato yang menggunakan bahasa Melayu sehingga dimengerti oleh pendatang Singapura. Melalui pidatonya tersebut Lee Hsien Loong mampu mengurangi kepanikan dan meningkatkan solidaritas untuk menghadapi Corona. Toleransi ditunjukkan oleh umat Islam setempat yang menjadi minoritas untuk mematuhi anjuran pemerintah.

3. Jacinda Ardern-Selandia Baru

Jacinda menerapkan lockdown di negara ini dengan memberikan pengarahan dan prosedur yang jelas. Penyampaian yang baik dengan slogan Go Hard Go Early membuat rakyat tidak panik dan angka kasus covid di negara ini sangat rendah.

Sejak 6 masyarakat Selandia Baru terinfeksi Covid 19, Ardern dengan sigap melarang negara lain masuk ke wilayahnya. Kondisi wabah di negaranya juga disampaikan dengan transparan sehingga masyarakat mengerti situasi yang terjadi.

4. Mette Frederiksen-Denmark

Mette Frederiksen masuk dalam pemimpin dunia terbaik dalam mengatasi Corona di Eropa. Lockdown mulai diterapkan di negara ini sejak awal 2020. Masyarakatnya yang kebanyakan milenial membuat Mette melakukan pendekatan yang lebih modern yaitu mengampanyekan #StayAtHome dengan berkaktivitas di rumah sambil mendengarkan. Cara ini rupanya cukup ampuh dan rakyat percaya pada pemerintah.

5. Angela Markel-German

Markel menyampaikan sejak awal bahwa Corona adalah masalah serius namun disampaikan dengan pembawaan yang tenang sehingga masyarakat tetap santai. Pesan inspirasi dan motivasi dari pemerintah ditayangkan di TV, keadaan atau kondisi disampaikan dengan sangat transparan bahkan tidak ada public health crisis di Jerman yang membuat panik.

Sejak awal Markel melakukan tes secara luas untuk mendeteksi sejak dini dan melakukan lockdown dengan disiplin. Sampai saat ini angka kasus Covid 19 di Jerman mengalami penurunan.

6. Erna Solberg-Norwegia

Cara penanganan Covid 19 oleh Erna cukup unik dan tidak pernah dilakukan oleh negara lain yaitu mengajak anak-anak kecil untuk berbincang secara online. Anak-anak memberikan pernyataannya dan ditanggapi dengan bahasanya yang sederhana agar mudah dipahami.

Penyampaian yang sederhana ini rupanya juga ampuh pada orang-orang dewasa untuk memahami informasi. Pemimpin Norwegia ini juga memberikan pernyataan yang cukup menenangkan yaitu It's okay to feel scared atau tidak apa-apa merasa takut.

7. Reuven Rivlin-Israel

Israel dianggap sebagai negara yang tercepat dalam tangani Corona, sampai saat ini kasus meninggal karena Covid 19 adalah yang terendah. fasilitas kesehatan yang sangat baik dan kebijakan ketat isolasi yang sangat disiplin dinilai  mampu tangani wabah lebih baik. Upaya dalam tes diagnostik molekuler melalui sistem pernapasan dikembangkan sejak awal sehingga menjadi usaha preventif yang ampuh dalam menekan angka terjangkit virus.

Ratusan negara mengalami kesulitan masing-masing, pemimpin negara dilema oleh dua pilihan yang sulit. Memilih ekonomi terus berjalan namun penurunan angka kasus covid 19 lambat atau kesehatan masyarakat diutamakan dengan me-lockdown namun perekonomian tidak berjalan sama sekali.

Pemimpin dunia terbaik di atas telah memutuskan sesuai dengan kondisi negaranya masing-masing. Semoga pandemi ini segera selesai baik Indonesia maupun dunia.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mesut Ozil ingin tinggal di Arsenal : Sinyal positif bagi kubu The Gunners
13 Juli 2017, by Hardika Ilhami
Ozil adalah salah satu dari sejumlah pemain Arsenal yang marak digosipkan akan hengkang di jendela transfer kali ini. Rumor tersebut mencuat dikarenakan dia ...
Musk Menetapkan Gol untuk Dua Penerbangan Dalam 24 jam dengan Roket Falcon 9 yang Sama
11 Mei 2018, by Slesta
Blok 5 akan menjadi versi terakhir roket Falcon 9, menurut CEO dan pendiri SpaceX, Elon Musk. Tapi sebelum itu pensiun, Musk berharap Blok 5 akan secara ...
Ridwan Kamil : Jadi Pembicara di Forum Konferensi Global Amerika Serikat
2 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Salah satu calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil ( Kang Emil ) saat ini tengah berada di Negeri Paman Sam. Ia tengah menjalankan beberapa ...
Benih Pare sampai Bayam Di Ekspor RI ke 10 Negara
17 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak bisa dipungkiri bahwa industri perbenihan lokal mampu bersaing dengan produk benih negara lain di dunia. Pencapaian tersebut dapat ...
Kepoin Yuk Tempat Wisata Terhits Sepanjang Tahun 2017!
3 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Tahun 2017 sudah berlalu, dan saat ini kita sama sama memasuki tahun 2018. Tentu banyak kenangan indah yang sudah dilewati pada tahun 2017, tidak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview