Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Inilah Alasan Dibalik Keterlibatan Bank Asing Mendukung Divestasi Freeport

Inilah Alasan Dibalik Keterlibatan Bank Asing Mendukung Divestasi Freeport

23 Juli 2018 | Dibaca : 241x | Penulis : Slesta

Tampang.com – Terdengar kabar bahwa saat ini PT Freeport sedang dalam proses divestasi dimana Indonesia mmeiliki ha katas saham Freeport sebesar 51 %. Dalam proses divestasi tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan melakukan pembelian atas saham tersebut. Nilai saham yang pertama – tama harus dibeli oleh pemerintah sendiri jumlahnya tidak kecil.

PT Inalum selaku pelaksana divestasi itu sendiri membutuhkan dukungan secara materi dari bank untuk bisa membayar sejumlah saham yang akan dibeli oleh Indonesia. Dalam hal ini, tentunya dibutuhkan dukungan dari bank untuk bisa mendanai pembelian saham tersebut.

Terdengar kabar bahwa pembelian saham Freeport tersebut didanai oleh bank asing. Lalu apa alasan yang melatarbelakangi keikutsertaan bank asing dalam mendanai divestasi tersebut?

Head of Corporate Communication PT Inalum menjelaskan terkait alasan tersebut.

“Terkait pendanaan semua akan dibiayai oleh bank asing. Karena kalau pendanaan dari bank lokal, ada kemungkinan mempengaruhi fluaktuasi rupiah. Dan kami tidak mau itu terjadi,” jelasnya.

Lalu bagaimana bisa bank asing tertarik untuk terlibat dalam proses pendanaan tersebut?

Sebagai bentuk jaminan kepada investor itu sendiri, pemerintah menjelaskan terkait potensi bisnis tambang di Indonesia yang tinggi.

Dalam kerjasama kali ini, bisa dipastikan bahwa tidak akan terjadi pengurangan hak saham daripada pendanaan yang saat ini dilakukan seluruhnya oleh bank asing.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Vitamin B yang Berlebihan Bisa Menyebabkan Kanker
27 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Meskipun suplemen vitamin B diklaim bisa meningkatkan energi dan memperbaiki metabolisme, sebuah penelitian baru menemukan hubungan antara dosis tinggi vitamin ...
Mengenal Satu-Satunya Sahabat Nabi Muhammad yang Masih Hidup
4 Desember 2017, by Zeal
Tampang - Nabi Muhammad lahir pada tahun 570 M dan meninggal pada tahun 632 M. Itu artinya, beliau hidup ribuan tahun sebelum hari ini. Namun, percayakah Anda ...
Mantan Staf SBY : SBY tidak pernah ajak Keluarga dalam Kunjungan Kerjanya
8 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Turki dan Jerman dalam rangka menghadiri KTT G20  yang mengajak rombongan keluarganya mulai anak, ...
Bali Akan Puasa Internet Selama 24 Jam Saat Nyepi
17 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Operator telekomunikasi seluler yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) sepakat untuk menjalankan Surat Edaran Menteri KOMINFO ...
Find Parking, Fitur Baru Google Maps untuk Mencari Tempat Parkir
31 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika pergi menuju tempat perbelanjaan ataupun restoran, tak jarang kita merasakan sulit untuk mencari tempat parkir bagi kendaraan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman