Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Ini 5 Tipe Pembohong, Salah Satunya Karena Gangguan Kepribadian

Ini 5 Tipe Pembohong, Salah Satunya Karena Gangguan Kepribadian

11 Oktober 2017 | Dibaca : 840x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kebiasaan berbohong ternyata bukan hanya perilaku umum yang biasa dilakukan. Berbohong juga ternyata menjadi salah satu gejala gangguan kepribadian yang dapat berbahaya dan merugikan orang. Dikutip dari laman Compulsive Lying Disorder, berikut 5 tipe pembohong yang ada.

1. White Liar

Kebohongan yang terungkap dari si "White Liar" ini biasanya memiliki alasan yang baik. Kebohongan ini cenderung tak membahayakan orang lain, bahkan kebohongannya dianggap membantu orang lain.

2. Pembohong Ceroboh

Pembohong tipe ini biasanya tak peduli dengan kebohongannya. Bahkan kebohongannya cenderung tak masuk akal. Semua orang tahu bahwa dirinya berbohong. Biasanya, tipe ini tak memiliki banyak teman, karena bosan dengan kebohongannya.

3. Pembohong Sesekali

Orang tipe ini adalah tipe orang yang jarang berbohong. Sekalinya berbohong, biasanya orang akan mempercayainya. Biasanya, tipe ini akan cepat meminta maaf jika ketahuan berbuat salah.

4. Pembohong Kompulsif

Tipe ini digambarkan sebagai pembohong ulung, alias terus menerus berbohong. Berbohong menjadi cara normal mereka untuk menanggapi pertanyaan orang-orang. Tipe ini selalu memutarbalikkan kebenaran. Tipe ini akan menjadi tak nyaman apabila mereka jujur.

Pembohong kompulsif ini rata-rata tidak berbohong untuk maksud licik atau manipulatif, melainkan hanya karena telah terbiasa melakukannya. Pembohong tipe ini biasanya dilakukan oleh pencari perhatian, orang yang kurang percaya diri, pengidap bipolar.

5. Pembohong Sosiopatik

Sosiopatik disini didefinisikan sebagai seseorang yang selalu melakukan usaha untuk mencapai tujuannya sendiri. Tipe ini tak mempedulikan orang lain. Individu-individu ini berorientasi pada tujuan dengan cara berbohong.

Pembohong sosiopatik tidak memiliki banyak respek atau memperhatikan perasaan dan hak orang lain. Mereka memang cenderung karismatik dan menawan, tapi mereka akan menggunakan keterampilan sosial mereka yang luar biasa secara egois dan manipulatif.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

PM Kanada Trudeau Ingin Penyelidikan Mengapa Tentara Israel Menembak Dokter
17 Mei 2018, by Slesta
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyerukan penyelidikan mengapa tentara Israel menembak seorang dokter Kanada di Gaza. Dr. Tarek Loubani berada di ...
Cuaca ekstrem bisa membunuh 150.000 orang per tahun
14 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Lebih dari 150.000 orang bisa meninggal akibat perubahan iklim setiap tahun di Eropa pada akhir abad ini, ini adalah penelitian baru yang ...
Tak Hanya Ibu, Ayah juga Bisa Alami Postpartum Depression
12 September 2017, by Rindang Riyanti
Depresi pasca melahirkan sering dikaitkan dengan ibu, namun sebuah studi baru menunjukkan bahwa ayah menghadapi risiko lebih tinggi untuk mengalaminya sendiri ...
4 Masalah Perut Ini Dapat Jadi Tanda Kamu Terserang Penyakit
29 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kondisi baik atau buruknya pencernaan tentunya dipengaruhi oleh makanan yang kita masukkan dalam tubuh. Jika sering mengkonsumsi makanan pedas, ...
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Mengeluarkan Rekomnedasi Pengembalian Para Pejabat yang Dirombak
30 Juli 2018, by oteli w
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Mengeluarkan Rekomnedasi Pengembalian Para Pejabat yang Dirombak Sebagaimana diketahui bebrapa waktu lalu, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih