Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
strain HIV

Ilmuwan Temukan Antibodi Untuk Strain HIV

24 September 2017 | Dibaca : 381x | Penulis : Risa Suadiani

Penderita HIV kini memiliki harapan baru. Para ilmuwan yang merupakan kolaborasi dari Institusi Kesehatan Nasional AS dan perusahaan farmasi Sanofi serta dibantu ilmuwan dari Harvard Medical School, Massachusetts Institute of Technology, dan The Scripps Research Institute berhasil merekayasa antibodi yang dapat menyerang 99% strain HIV dan mencegah infeksinya pada primata. 

Virus HIV sendiri adalah salah satu virus yang paling sulit dilumpuhkan, ia bermutasi dengan cepat dan mengubah penampakannya. Beberapa penderita HIV yang telah bertahun-tahun terinfeksi menjadi mampu menuerang dan mnetralisir virus HIV dalam tubuh mereka. Kemampuan ini disebut sebagai broadly neutralizing antibodies.
Antibodi inilah yang berhasil direkayasa oleh para ilmuwan dengan menggabungkan tiga broadly neutralizing antibodies sekaligus dan disebut sebagai tri- specific antibody. Antibodi hasil rekayasa ini mampu menarget 99% strain HIV.

Saat ini, percobaan antibodi super ini masih dilakukan pada jenis primata atau monyet. Sebanyak 24 monyet yang sebelumnya disuntikkan virus lalu diberikan antibodi ini mampu mencegah terjadinya infeksi Rencananya tahun 2018 mendatang akan dilakukan percobaan klinis pada manusia.
Prof. Linda Gail Bekker selaku Presiden dari International AIDS Society berharap penemuan ini dapat menjadi harapan baru bagi para survivor HIV terutama di wilayah Afrika dimana ia bertugas sebagai dokter disana.

 

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Tampang.com - Cabang Pencak Silat Asian Games 2018 Jakarta-Palembang menjadi ladang emas bagi para atlit pencak silat Indonesia. Pasalnya dari 16 nomor pertandingan, Tim pencak silat Indonesia berhasil meraih 14 Medali Emas dan dipastikan menjadi juara umum pada cabang Pencak Silat ini.

Sempat terjadi insiden keributan saat Final Pencak Silat Kelas E Putra 65-70 kg yang mempertemukan atlet pencak silat asal Malaysia, Mohd Al Jufferi melawan Atlet pencak silat asal tuan rumah Indonesia, Komang Harik Adi Putra. Di partai final ini, wasit menyatakan Komang sebagai pemenang setelah poin yang dikumpulkan Komang lebih tinggi dari Al Jufferi dan Komang memperoleh medali Emas dari kelas ini.

Pesilat Malaysia ini rupanya tidakpuas dan kecewa dengan keputusan wasit dan juri yang memimpin dan menilai pertandingan. Al Jufferi melakukan tindakan yang kurang pantas dengan memukul pembatas ruangan di belakang area pertandingan hingga mengakibatkan pembatas tersebut jebol.

Rupanya pesilat asal Negeri Jiran ini tidak mampu menerima kekalahannya dan kurang berbesar hati hingga melakukan tindakan yang kurang pantas. Sementara itu dari pihak Pelatih silat Malaysia, Sekjen Pencak silat Malaysia, Datuk Megat Zulkarnain menganggap tindakan yang dilakukan atlet silatnya ini kurang pantas dan tidak mencerminkan seorang atlet profesional yang siap menang atau kalah.

Zulkarnain menambahkan bahwa dirinya sangat mengerti dengan kekecewaan yang dialami anak asuhnya tapi cara yang dilakukan Mohd Al Jufferi ini dirasakan kurang pantas. Zulkarnain mengaku bahwa pihaknya sudah melakukan teguran kepada atlet silatnya ini.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

AC Milan Belum Selesai!
15 Juli 2017, by Hardika Ilhami
Setelah mendapatkan tanda tangan Leonardo Bonucci dari Juventus dan menunggu tes medis Lucas Biglia dari Napoli yang total menjadi rekrutan ke-10 i Rossoneri ...
Moment yang Niat nya Baik Malah Berbuah Insiden
1 Mei 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kadang sesuatu yang baik banyak dimanfaatkan semua orang, seperti halnya moment Car Free Day di jakarta pada minggu kemarin. Moment CFD memang ...
Sering Melihat Pria Melakukan Beberapa Hal Ini? Hati – hati Dia Menyukaimu
1 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit pria selalu malu – malu dnegan tidak mengungkapkan perasaannya kepada orang yang ia suka. Biasanya , mereka seperti itu ...
Makanan yang Berujung Maut di Mako Brimob
11 Mei 2018, by oteli w
Makanan Yang Berujung Maut di Mako Brimob Kericuhan (Selasa, 8/5/2018) yang mengakibatkan gugurnya petugas kepolisian bermula dari titipan makanan napi ...
Ada apa di Balik Pencabutan Banding Vonis Ahok
23 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mencabut kembali tuntutan banding atas vonis yang diberikan majelis hakim atas ahok dengan hukuman ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab