Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ilmuwan Identifikasi Cara Baru Obati HIV

Ilmuwan Identifikasi Cara Baru Obati HIV

27 Agustus 2017 | Dibaca : 287x | Penulis : Rindang Riyanti

Pengobatan medis yang menargetkan protein manusia daripada virus yang bermutasi mungkin suatu hari nanti dapat membantu orang dengan HIV-positif, menurut seorang peneliti Keck School of Medicine dari USC.

I-Chueh Huang telah menghabiskan 13 tahun meneliti bagaimana sistem kekebalan tubuh manusia mengendalikan infeksi virus. Laboratoriumnya baru-baru ini menunjukkan varian protein yang dapat ditargetkan untuk mencegah virus kekebalan tubuh manusia yang membahayakan orang HIV-positif.

"Sebagian besar obat HIV menargetkan virus ini," kata Huang, asisten profesor mikrobiologi molekuler dan imunologi di Fakultas Kedokteran Keck, yang berada di peringkat 1 dalam dana National Institutes of Health yang diterima per peneliti utama pada tahun 2016.

"Tapi virusnya tidak stabil, itu selalu bermutasi - bermasalah karena virus bisa menjadi kebal terhadap obat yang efektif."

Penelitian yang dipublikasikan dalam Prosiding National Academy of Sciences, merupakan langkah awal untuk memungkinkan dokter mengarahkan sistem kekebalan tubuh sendiri untuk menangkis penyakit dengan lebih baik. Metode ini berbeda dari metode tradisional yang menargetkan virus yang pada akhirnya dapat menjadi resisten terhadap terapi medis tertentu.

Sekitar 37 juta orang di seluruh dunia memiliki HIV dan 20 juta menerima terapi antiviral pada tahun 2016, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Meskipun kebanyakan dapat berefek dengan baik dengan pengobatan penekan HIV, semakin banyak orang yang mengalami resistansi terhadap obat.

"Temuan kami tidak akan membantu mengembangkan vaksin karena fokusnya adalah pada kekebalan bawaan dan bukan virus," kata Huang. "Mungkin suatu hari para ilmuwan akan menciptakan obat yang, seperti 'koktail HIV', harus dilakukan tanpa batas waktu, namun pengobatan baru mungkin lebih efektif karena virus lebih sulit dilepaskan dari pertahanan tubuh."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

[BREAKING NEWS] Soekmawati Akhirnya Meminta Maaf kepada Umat Islam, Ini Penjelasannya
4 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Setelah sempat membuat gaduh melalui bait-bait puisi yang dibacakan, Sukmawati Soekarnoputri akhirnya melakukan konferensi pers untuk ...
diabetes pada anak
2 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi anak-anak adalah menonton TV. Baik itu pulang sekolah, maupun pada malam hari setelah ...
Pro-Korea Utara: Pelayan Harus Bersatu Kembali dengan Keluarga
14 Mei 2018, by Slesta
Sebuah koran pro-Pyongyang di Jepang menyerukan repatriasi 12 pelayan Korea Utara dan manajer mereka dibawa ke Selatan pada 2016. Choson Sinbo mengeluarkan ...
Dinosaurus dan Gunung Berapi Serta Hubungannya dengan Kepunahan Binatang Purba
6 Mei 2018, by Maman Soleman
Ada dua teori tentang punahnya dinosaurus dan binatang-binatang purba pada 65juta tahun yang lalu. Teori pertama mengatakan, binatang-binatang purba di muka ...
Fadli Zon Sebut Tak Pantas Jadi Menteri Terbaik, Ini Kata Sri Mulyani
12 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti diketahui Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menerima penghargaan kelas dunia yakni sebagai Menteri Terbaik Dunia yang diselenggarakan di acara World ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih