Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Hasil Survei, Risiko Obesitas Meningkat pada Orang dengan Pendidikan Rendah

Hasil Survei, Risiko Obesitas Meningkat pada Orang dengan Pendidikan Rendah

2 September 2017 | Dibaca : 35x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Data baru yang didapat dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, lebih dari satu orang dari lima orang dewasa bertubuh gemuk. Data ini untuk wilayah seluruh negara bagian Amerika Serikat. Demikian seperti disiarkan CDC pada Kamis, 31 Agustus 2017.

Untuk persebarannya, memang beragam antar negara bagian itu. Terendah ada di Colorado sebesar 22,3% hingga tertinggi di Virginia dengan 37,7%. Lima negara bagian --Alabama, Arkansas, Louisiana, Mississippi, dan West Virginia-- memiliki angka warga gemuk lebih tinggi dari 35 persen.

Proporsi itu melampaui 30 persen di 25 negara bagian dan 25 persen di 47 negara bagian. Hanya tiga negara bagian --Colorado, Hawaii, dan Massachusetts-- dan District of Columbia memiliki angka warga bertubuh tambun antara 20 persen dan 25 persen.

Data tersebut, yang didasarkan atas informasi yang dilaporkan sendiri dari survei 2016 di negeri itu, Behavioral Risk Factor Surveillance System, memperlihatkan orang dewasa di Amerika Serikat "masih berjuang" menghadapi kegemukan, kata CDC.

CDC juga mendapati South memiliki prevalensi kegemukan tertinggi (32 persen), diikuti Midwest (31,4 persen), Northeast (26,9 persen) dan West (26 persen). Orang dewasa dengan pendidikan lebih tinggi memiliki kemungkinan lebih kecil untuk melapor mereka gemuk, kata CDC.

Orang dewasa tanpa pendidikan sekolah menengah memiliki angka kegemukan tertinggi yang dilaporkan sendiri (35,5 persen), diikuti lulusan sekolah menengah (32,3 persen), orang dewasa dengan pendidikan tinggi (31 persen) dan lulusan perguruan tinggi (22,2 persen).

Selain itu, orang dewasa muda, separuh lebih mungkin untuk memiliki tubuh gemuk saat mencapai usia setengah baya. Orang dewasa yang berusia 18 sampai 24 tahun memiliki angka kegemukan paling rendah yang dilaporkan sendiri (17,3 persen) dibandingkan dengan orang dewasa yang berusia 45 sampai 54 tahun yang memiliki prevalensi tertinggi (35,1 persen).

"Sehingga pencegahan dan penurunan kegemukan di Amerika Serikat akan memerlukan tindakan dari banyak kalangan masyarakat," kata CDC.

"Pemimpin masyarakat dan negara bagian, majikan, pegawai lembaga pemerintah, penyedia perawatan kesehatan, dan banyak orang lagi dapat membantu mempermudah orang dewasa dan keluarga mereka untuk bergerak lebih banyak dan makan makanan yang lebih sehat guna mengurangi resiko kegemukan," kata CDC.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Deulofeu Dinilai Layak Gantikan Posisi Neymar
8 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ernesto Valverde, pelatih Barcelona memuji penampilan dari Gerard Deulofeu pada laga trofi Joan Gamper. Ia menilai, Deulofeu layak menggantikan ...
narkoba online
14 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kini ada modus baru dalam mengedarkan narkoba. Polisi membekuk ibu rumah tangga berinisial EK terkait peredaran narkoba ini. Modus ini dilakukan ...
Serial Ilmuwan Muslim II: Al Battani, Bapak Trigonometri dan Astronom Hebat
30 Juli 2017, by Zeal
Riwayat Hidup Al Battani Nama lengkap al-Battani adalah Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan Al-Battani al-Harrani. Di Eropa, ia dikenal dengan sebutan ...
Hindari Beberapa Kebiasaan ini Agar Jantung Anda Tetap Sehat
28 April 2017, by Devi
Penyakit Jantung masih menjadi penyakit mematikan no.1 di dunia , umum nya gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat memicu jantung anda jadi bekerja dengan ...
di Duga Virus.. Banyak Sapi di NTT Mati Mendadak
6 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Para peternak sapi di dusun Binilaka, Desa Oeltua, kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami kerugian yang cukup ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
CreamPemutih