Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Hah! Pengangguran Lebih Sehat Ketimbang Pekerja

Hah! Pengangguran Lebih Sehat Ketimbang Pekerja

12 Agustus 2017 | Dibaca : 9x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Studi terbaru menyatakan bahwa pengangguran akan lebih sehat dibandingkan pekerja namun penuh tekanan. Salah satu indikasi dari hal ini adalah stress yang pengaruhi kesehatan.

 

Pekerja yang stress memiliki kadar glukosa darah dan kolesterol yang jauh lebih buruk. Stress tersebut pengaruhi penyimpanan lemak, peningkatan kadar zat yang terkait dengan pembekuan darah, serta menyebabkan peradangan.

 

Seperti kita ketahui, kadar kolesterol yang tinggi berkaitan dengan resiko penyakit jantung. Sementara pembekuan darah menyebabkan emboli paru yang mematikan. Peradangan dalam hal ini berkaitan dengan kerusakan sendi, penyakit gusi, dan resiko kanker yang lebih tinggi.

Studi ini diambil setelah peneliti dari University of Manchester menganalisis 1.116 orang berusia antara 35 dan 75 yang menganggur antara 2009 dan 2010. Selama dua tahun mulai dari 2010-2012 mereka dimonitor.

Mereka diundang untuk mendapatkan penilaian kesehatan oleh seorang perawat, termasuk mengambil sampel darah.

Efek stres terkait pekerjaan ditentukan dengan mengukur faktor kadar kolesterol, tekanan darah, denyut nadi, dan rasio pinggang sampai panggul. Kualitas pekerjaan dinilai melalui gaji, keamanan, kontrol, kepuasan, dan kecemasan.

Hasil menunjukkan bahwa orang dewasa yang beralih dari pengangguran menjadi pekerjaan berkualitas rendah lebih banyak mengalami masalah kesehatan yang berkaitan dengan stres. Orang-orang seperti itu memiliki kadar glukosa darah dan kolesterol yang jauh lebih buruk.

Ini juga memengaruhi penyimpanan lemak mereka, meningkatkan kadar zat yang terkait dengan pembekuan darah dan menyebabkan peradangan. Tidak jelas mengapa hasil ini terjadi.

Penulis studi Profesor Tarani Chandola coba menjelaskannya. "Kualitas pekerjaan tidak dapat diabaikan dari keberhasilan kerja para pengangguran. Sama seperti pekerjaan bagus untuk kesehatan, kita juga harus ingat bahwa pekerjaan berkualitas buruk bisa merugikan kesehatan," terangnya. Temuan ini dipublikasikan di International Journal of Epidemiology.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

walk in interview Superindo
29 April 2017, by Rahmat Zaenudin
Buat kamu-kamu yang lulusan SMU/SMK/Sederajat, terbuka peluang untuk bergabung di SUPERINDO di hampir seluruh wilayah pemasarannya. Kamu bisa langsung Walk in ...
van damme
12 Juni 2017, by Tonton Taufik
Jean-Claude Camille François Van Varenberg, aktor laga yang dikenal dengan nama Jean Claude van Damme. Seorang aktor berkewarganegaraan Belgia, yang ...
Resep dan Cara Membuat Sate Taichan
18 Juli 2017, by Rachmiamy
Siapa yang tak tahu Sate Taichan? Sate yang satu ini memang lagi hits ya. Sate Taichan hampir sama dengan sate pada umumnya, hanya saja yang membuat sate ini ...
mega mendung
2 Mei 2017, by herline
Batik dengan motif mega mendung telah identik dengan kota Cirebon. memiliki ciri khas yang tersendiri dan tidak ditemui di daerah-daerah pesisir lainnya ...
Panda Raksasa Ini Ternyata Pembangkit Listrik Loh
6 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk mengurangi emisi karbon, pemerintah Tiongkok belum lama ini membangun pembangkit listrik bertenaga surya di Datong, Shanxi. Uniknya, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman