Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Gaya Hidup Konsumtif Telah Menjadi Kebiasaan, Apa Saja Faktornya?

Gaya Hidup Konsumtif Telah Menjadi Kebiasaan, Apa Saja Faktornya?

31 Mei 2018 | Dibaca : 428x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Era globalisasi telah merubah gaya hidup manusia di seluruh dunia. Dimana tak ada lagi batasan-batasan antar negara. Tentu saja era globalisasi yang salah satu diantaranya adalah kemajuan teknologi yang begitu pesat menjadi segala sesuatu dalam kehidupan lebih mudah. Namun, selain sisi positif ada dampak negatif yang telah berkembang di masyarakat khususnya Indonesia yakni gaya hidup yang konsumtif.

Gaya hidup konsumtif sendiri memiliki arti secara umum yakni suatu perilaku yang hanya memakai atau menggunakan tetapi tidak menghasilkan sendiri (produksi), dan hanya bergantung pada produsen. Gaya hidup yang konsumtif telah berkembang di Indonesia bahkan sebagian telah menjadi kebiasaan. Apa saja faktor yang menyebabkan hidup konsumtif? Berikut pembahasannya untuk Anda ketahui.

  • Adanya westernisasi dan pengaruh budaya

Kemajuan teknologi yang semakin pesat dengan mudah masyarakat dapat mengetahui yang sedang di dunia. Akibatnya budaya sendiri menjadi dianggap ketinggalan dan menganggap budaya luar lebih menarik dan modern. Pola pikir seperti inilah yang menjadi masyarakat menjadi konsumtif dan berperilaku kebarat-baratan (westernisasi).

  • Tuntutan gaya hidup

Salah satu yang mempengaruhi gaya hidup konsumtif adalah keadaan lingkungan sosial dan pekerjaan sehari-hari. Akibatnya setiap orang berusaha untuk beradaptasi dengan meniru gaya hidup lingkungan kerja dan sosialnya.

  • Pengaruh media sosial

Saat ini promosi dan transaksi barang semakin mudah. Adanya gadget dan internet dengan mudah menemukan berbagai iklan produk yang terpasang di setiap sosial media yang Anda miliki. Akibatnya tidak jarang orang yang terpengaruh dengan iklan dan tanpa pikir panjang langsung membeli barang yang telah dilihatnya meskipun sebenarnya tidak butuh-butuh amat.

  • Haus pengakuan

Siapa yang hobi mengoleksi barang dengan brand tertentu? Meski tergolong mahal namun demi mengupdate setiap tipe dan produk terbaru brand yang digemari memaksa Anda membelinya bukan? banyak orang yang melakukannya agar diakui oleh orang lain dan tidak dianggap ketinggalan.   

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Atasi Rambut Rontok dengan 5 Makanan ini
7 September 2017, by Rachmiamy
Rambut rontok memang menjadi masalah bagi kaum wanita. Jika rambut dibiarkan rontok terus menerus, mahkota wanita tersebut akan terlihat semakin tipis dan ...
10 Manfaat Buah Pepaya Bagi Kesehatan
30 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Manfaat pepaya bagi kesehatan penting sekali terutama untuk meningkatkan sistem imun tubuh manusia. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dari ...
Trauma Karena Cinta? Berikut Tips Menghilangkannya
5 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Cinta adalah salah satu anugerah terbesar yang ada dalam kehidupan manusia. Dengan cinta kehidupan manusia menjadi sempurna. Bisa dibayangkan hidup tanpa cinta ...
Perusahaan Ini Bayarin Karyawannya Untuk Liburan
9 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Melakukan rutinitas yang sama tiap minggunya pastinya akan berasa jenuh dan membosankan. Banyak orang memilih untuk berlibur ke tempat yang ...
hary tanoe
24 Juni 2017, by Zeal
Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC ditetapkan tersangka oleh kepolisian. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab