Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Fredrich Yunadi Batal Diperiksa KPK,  Dia Mengaku Cuma Duduk Bengong dan Minum Air Sampai Kembung

Fredrich Yunadi Batal Diperiksa KPK, Dia Mengaku Cuma Duduk Bengong dan Minum Air Sampai Kembung

18 Januari 2018 | Dibaca : 249x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Nama Fredrich Yunadi telah viral sejak menjadi pengacara Setya Novanto, terlebih saat mendampingi Novanto yang terjerat kasus e-KTP mengalami kecelakaan dengan menabrak tiang listrik, dimana saat itu Fredrich Yanadi mengatakan Novanto mengalami benjolan di kepala sebesar bakpao. Namun, tidak lama setelah penetapan Setya Novanto ditetap sebagai tersangka yang seringkali mangkir dari panggilan KPK (Komisi Pemberantas Korupsi), sang pengacara ini mengundurkan diri menjadi pengacara Setya Novanto. Siapa sangka baru-baru ini nama Fredrich Yunadi ditetapkan sebagai tersangka juga karena dianggap menghalang-halangi proses hukum terhadap Setya Novanto.

Setelah penetapan Fredrich sebagai tersangka, seharusnya Rabu, 17 Januari 2018 adalah jadwal pemeriksaan terhadap dirinya terkait dugaan ikut menghalangi penyidikan dalam kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa mantan Ketua DPR Setya Novanto. Namun, ternyata setelah ia mendatangi kantor Gedung Merah Putih KPK pada jam 13.30 WIB, pemeriksaan tidak kunjung dilakukan. Ia mengaku pemeriksaan dibatalkan, tetapi dirinya tidak tahu persis apa penyebab pembatalan tersebut.

Kemudian dia keluar pada pukul 16.00 WIB.  Itu artinya sekitar 2.5 jam di dalam gedung KPK menunggu pemeriksaan tersebut yang ternyata batal.  Ia mengaku bahwa dirinya hanya duduk saja dan minum air putih selama menunggu tersebut.

"Tidak ada apa-apa. Enggak jadi. Tanya mereka kenapa enggak jadi. Saya cuma duduk saja bengong minum air sampai kembung perutnya. Duduk, minum air, perut kembung. Itu saja," ujarnya.

Fredrich diduga dengan sengaja mencegah, menghalangi, atau menggagalkan secara atau tidak langsung penyidikan terhadap perkara tersangka kasus korupsi e-KTP yakni Setya Novanto, mantan ketua DPRI dan Ketua Umum Partai Golkar. Selain itu juga KPK menyebut Fredrich Yunadi menyewa satu lantai kamar di RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto mengalami kecelakaan pada bulan November 2017 lalu. Sehingga muncul dugaan adanya rekayasa pada kecelakaan yang menimpa Setya Novanto untuk menghalangi pemeriksaan oleh KPK terhadap Novanto.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Udah Nyoba Game Tiang Listrik? Ternyata Menabrak Tak Semudah Itu
19 November 2017, by Rindang Riyanti
Segala hal yang bersangkutan dengan Setya Novanto kini selalu menyita perhatian publik. Pasalnya, orang nomor satu di DPR RI itu selalu menghebohkan publik ...
Bisakah Hidup Kita Tanpa Telepon Seluler?
2 April 2018, by Dika Mustika
Handphone alias telepon seluler rasanya adalah salah satu kebutuhan primer manusia di zaman milenial seperti sekarang ini. Zaman tahun 90-an, mungkin kebutuhan ...
6 Tips Menjadi Karyawan Teladan di Tempat Kerja
25 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Karyawan yang memiliki reputasi baik, kinerja baik, dan prestasi yang baik di perusahaan adalah karyawan yang disukai atasan. Karyawan semacam di atas ...
Di Balik Tokoh Groot dalam Guardian of Galaxy dan Avengers Infinity Wars...
15 Mei 2018, by Dika Mustika
Setelah melihat kecanggihan dan keseruan Avengers Infinity Wars beberapa minggu lalu, aku tertarik mengikuti salah satu tokohnya. Dia adalah Si Pohon alias ...
Mungkinkah Peraih Ballon d'Or Berikutnya Dari Peserta Final Piala Dunia 2018?
15 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Tinggal hitungan jam, final Piala Dunia 2018 antara Prancis vs Kroasia akan berlangsung. Keduanya bertemu untuk merebut gelar juara ajang sepak bola paling ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite