Tutup Iklan
hijab
  
login Register
bom kampung melayu

Fahira Idris: Bom Kampung Melayu Ingin Mengadu Domba!

27 Mei 2017 | Dibaca : 1390x | Penulis : Tonton Taufik

Jakarta, 26 Mei 2017— Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Bus Kampung Melayu, Rabu (24/5) malam, tidak hanya sekedar ingin menebar teror dan ketakutan, tetapi juga punya tujuan yang lebih besar yaitu mengadu domba bangsa ini agar terus saling berseteru dan saling tuduh. Otak dibalik aksi teror ini lihai memanfaatkan berbagai situasi, kondisi, dan peristiwa besar yang belakangan ini terjadi di Indonesia.

“Mungkin mereka belajar dari peristiwa bom Thamrin di mana niat mereka ingin menebar kepanikan dan ketakutan, ternyata tidak berhasil.  Makanya, mereka menunggu memilih situasi dan waktu yang tepat agar efek aksi teror mereka tidak hanya membuat takut tetapi juga menjadi perseteruan baru sebagai amunisi untuk mengadudomba bangsa ini. Kalau kita sudah pecah, bangsa ini akan mudah dikuasai,” tukas Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (26/5).

Fahira mengungkapkan, pemilihan lokasi aksi peledakan di Stasiun Bus Kampung Melayu yang juga merupakan pusat keramaian dan menargetkan aparat kepolisian yang sedang mengamankan aksi pawai obor jelang Ramadan, oleh otak pelaku teror diharapkan memancing kemarahan umat dan sebagai cara untuk meruntuhkan upaya kita merajut kembali kebersamaan pascapilkada DKI Jakarta.

“Saya sangat bermohon kita jangan terpancing. Abaikan komentar-komentar provokatif bahkan yang mengaitkan terjadi ledakan bom ini dengan umat Islam apalagi dengan pilkada, terutama di media sosial. Orang-orang seperti ini, rasionalitasnya sedang terganggu dan tanpa sadar menjadikan dirinya sebagai alat pemecah belah bangsa. Sekali lagi, abaikan saja, karena tidak ada manfaatnya untuk direspon,” tegas Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, saat ini yang paling penting adalah masyarakat Indonesia terutama warga Jakarta menjadikan peristiwa peledakan bom yang telah merenggut nyawa tiga personil Polri sebagai pengingat bahwa bangsa ini akan terus diuji berbagai cobaan baik yang datang dari Dalam maupun Luar yang ingin terus melihat bangsa ini gaduh.

“Tiga orang personil Polri yang wafat ini adalah pahlawan. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka. Mari kita berpikir jernih melihat persoalan bangsa ini sehingga apapun aksi-aksi teror yang ingin merusak bangsa ini, bisa kita lawan bersama, bukan malah membuat kita jadi terpecah belah,” pungkas Fahira. #

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Semakin Tua Kamu, Semakin Terasa 8 Efek Ini Dirasakan Tubuh
9 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seiring bertambah tuanya usia kita, tentunya pasti ada perubahan yang dirasakan oleh kamu. Salah satu perubahan yang jelas terlihat adalah ...
romelu lukaku
6 Juni 2017, by Tonton Taufik
Chelsea mendapatkan kembali Romelu Lukaku dari Everton dengan jumlah transfer fee £80 juta. Everton pada musim 2013/2014 mendapatkan Romelu Lukaku dengan ...
Lenovo Akan Luncurkan Sistem Augmented Reality Bertema Star Wars
23 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ingin merasakan menggunakan pedang laser seperti di film Star Wars? Atau ingin merasakan bagaimana menjadi seorang Jedi dalam Star ...
mesjid merah
5 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cirebon dikenal dengan kota wali, oleh karena itu tidak aneh jika di Cirebon memiliki sejumlah masjid bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga ...
Robot Ini Jadi Pemimpin Orkestra di Italia
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ada hal unik yang terjadi ketika orkestra Lucca Philharmonic bersama penyanyi tenor Italia Andrea Bocelli pada Selasa (12/9) malam waktu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih