Tutup Iklan
hijab
  
login Register
bom kampung melayu

Fahira Idris: Bom Kampung Melayu Ingin Mengadu Domba!

27 Mei 2017 | Dibaca : 1446x | Penulis : Tonton Taufik

Jakarta, 26 Mei 2017— Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Bus Kampung Melayu, Rabu (24/5) malam, tidak hanya sekedar ingin menebar teror dan ketakutan, tetapi juga punya tujuan yang lebih besar yaitu mengadu domba bangsa ini agar terus saling berseteru dan saling tuduh. Otak dibalik aksi teror ini lihai memanfaatkan berbagai situasi, kondisi, dan peristiwa besar yang belakangan ini terjadi di Indonesia.

“Mungkin mereka belajar dari peristiwa bom Thamrin di mana niat mereka ingin menebar kepanikan dan ketakutan, ternyata tidak berhasil.  Makanya, mereka menunggu memilih situasi dan waktu yang tepat agar efek aksi teror mereka tidak hanya membuat takut tetapi juga menjadi perseteruan baru sebagai amunisi untuk mengadudomba bangsa ini. Kalau kita sudah pecah, bangsa ini akan mudah dikuasai,” tukas Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (26/5).

Fahira mengungkapkan, pemilihan lokasi aksi peledakan di Stasiun Bus Kampung Melayu yang juga merupakan pusat keramaian dan menargetkan aparat kepolisian yang sedang mengamankan aksi pawai obor jelang Ramadan, oleh otak pelaku teror diharapkan memancing kemarahan umat dan sebagai cara untuk meruntuhkan upaya kita merajut kembali kebersamaan pascapilkada DKI Jakarta.

“Saya sangat bermohon kita jangan terpancing. Abaikan komentar-komentar provokatif bahkan yang mengaitkan terjadi ledakan bom ini dengan umat Islam apalagi dengan pilkada, terutama di media sosial. Orang-orang seperti ini, rasionalitasnya sedang terganggu dan tanpa sadar menjadikan dirinya sebagai alat pemecah belah bangsa. Sekali lagi, abaikan saja, karena tidak ada manfaatnya untuk direspon,” tegas Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, saat ini yang paling penting adalah masyarakat Indonesia terutama warga Jakarta menjadikan peristiwa peledakan bom yang telah merenggut nyawa tiga personil Polri sebagai pengingat bahwa bangsa ini akan terus diuji berbagai cobaan baik yang datang dari Dalam maupun Luar yang ingin terus melihat bangsa ini gaduh.

“Tiga orang personil Polri yang wafat ini adalah pahlawan. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka. Mari kita berpikir jernih melihat persoalan bangsa ini sehingga apapun aksi-aksi teror yang ingin merusak bangsa ini, bisa kita lawan bersama, bukan malah membuat kita jadi terpecah belah,” pungkas Fahira. #

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sehat dengan Pilihan Menu Sahur yang Tepat
9 Juni 2018, by Maman Soleman
Sebagai ibadah wajib yang ditunggu-tunggu, tentunya umat Muslim ingin puasanya berjalan lancar yang dijalani lancar dan tidak ada halangan apapun yang bisa ...
Apa Penyakit Fibromyalgia  yang Banyak di Derita Selebriti  Wanita
16 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Baru-baru ini muncul banyak penyakit yang diderita oleh pesohor atau selebriti wanita mancanegara atau tanah air banyak yang mengalami. Memang ...
Ingin Bercocok Tanam dengan Metode Hidroponik? Ini Caranya
22 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dengan lahan yang semakin terbatas, maka kita perlu memikirkan cara alternatif jika ingin menanam tanaman. Saat ini, hal ini dapat dilakukan ...
Cuaca Panas, Enaknya Nikmati dengan Mochi Ice Cream
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Mochi Ice Cream, Dessert Nikmat di Hari yang Panas Tampang.com - Cuaca panas enaknya menikmati makanan yang dingin dan menyegarkan. Salah satu yang dapat ...
Gelar Sri Paduka Raja Fadli Zon Bakal Dicabut?
3 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Tidak diketahui secara pasti asal-usul bagaimana terjadinya proses dianugerahkannya gelar Sri Paduka Raja kepada Fadli Zon oleh Puri ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab