Tutup Iklan
hijab
  
login Register
bom kampung melayu

Fahira Idris: Bom Kampung Melayu Ingin Mengadu Domba!

27 Mei 2017 | Dibaca : 1854x | Penulis : Tonton Taufik

Jakarta, 26 Mei 2017— Aksi bom bunuh diri yang terjadi di Terminal Bus Kampung Melayu, Rabu (24/5) malam, tidak hanya sekedar ingin menebar teror dan ketakutan, tetapi juga punya tujuan yang lebih besar yaitu mengadu domba bangsa ini agar terus saling berseteru dan saling tuduh. Otak dibalik aksi teror ini lihai memanfaatkan berbagai situasi, kondisi, dan peristiwa besar yang belakangan ini terjadi di Indonesia.

“Mungkin mereka belajar dari peristiwa bom Thamrin di mana niat mereka ingin menebar kepanikan dan ketakutan, ternyata tidak berhasil.  Makanya, mereka menunggu memilih situasi dan waktu yang tepat agar efek aksi teror mereka tidak hanya membuat takut tetapi juga menjadi perseteruan baru sebagai amunisi untuk mengadudomba bangsa ini. Kalau kita sudah pecah, bangsa ini akan mudah dikuasai,” tukas Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (26/5).

Fahira mengungkapkan, pemilihan lokasi aksi peledakan di Stasiun Bus Kampung Melayu yang juga merupakan pusat keramaian dan menargetkan aparat kepolisian yang sedang mengamankan aksi pawai obor jelang Ramadan, oleh otak pelaku teror diharapkan memancing kemarahan umat dan sebagai cara untuk meruntuhkan upaya kita merajut kembali kebersamaan pascapilkada DKI Jakarta.

“Saya sangat bermohon kita jangan terpancing. Abaikan komentar-komentar provokatif bahkan yang mengaitkan terjadi ledakan bom ini dengan umat Islam apalagi dengan pilkada, terutama di media sosial. Orang-orang seperti ini, rasionalitasnya sedang terganggu dan tanpa sadar menjadikan dirinya sebagai alat pemecah belah bangsa. Sekali lagi, abaikan saja, karena tidak ada manfaatnya untuk direspon,” tegas Senator Jakarta ini.

Menurut Fahira, saat ini yang paling penting adalah masyarakat Indonesia terutama warga Jakarta menjadikan peristiwa peledakan bom yang telah merenggut nyawa tiga personil Polri sebagai pengingat bahwa bangsa ini akan terus diuji berbagai cobaan baik yang datang dari Dalam maupun Luar yang ingin terus melihat bangsa ini gaduh.

“Tiga orang personil Polri yang wafat ini adalah pahlawan. Jangan sia-siakan pengorbanan mereka. Mari kita berpikir jernih melihat persoalan bangsa ini sehingga apapun aksi-aksi teror yang ingin merusak bangsa ini, bisa kita lawan bersama, bukan malah membuat kita jadi terpecah belah,” pungkas Fahira. #

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ridwan Kamil : Masuk 50 Pemimpin Terbaik Dunia
21 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Sejak menjabat sebagai Wali Kota Bandung sejak 2013 yang lalu, Ridwan Kamil yang biasa disapa kang Emil ini telah menjadi suri tauladan ...
Amitabh Bachchan jadi duta WHO
13 Mei 2017, by titin
Amitabh Bachchan masih bisa tampil prima di sejumlah kesempatan, namun dibalik penampilannya yang gagah diusia lanjut, Amitabh rupanya pernah menderita sakit ...
Minion Yang Menggemaskan Kini Menyerang McDonald's
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengantisipasi rilisnya film Despicable Me 3, McDonald's menawarkan beberapa produk yang bertemakan Minion. Dilansir dari ...
5 Kota Terdingin di Dunia
29 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kita bersyukur hidup di Indonesia pasalnya Indonesia berada melintang garis khatulistiwa dengan beriklim tropis. Posisi Indonesia ini menjadikannya sebuah ...
Bolehkah Wanita Mengumandangkan Adzan dan Iqomat?
8 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Dalam ajaran Islam, adzan merupakan panggilan kepada semua umat islam untuk segera melaksanakan Shalat, juga sekaligus memberitahukan bahwa saat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab