Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Elitrap, Pengendali Hama Ciptaan Mahasiswa Universitas Diponegoro

Elitrap, Pengendali Hama Ciptaan Mahasiswa Universitas Diponegoro

2 Juni 2017 | Dibaca : 533x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Hama kerap kali jadi masalah yang terjadi pada sektor pertanian. Apalagi, apabila hama ini mengakibatkan terjadinya gagal panen ataupun kerugian yang lainnya.

Nah, Tim mahasiswa Universitas Diponegoro, Semarang, menciptakan inovasi terbaru alat pengendali hama pertanian yang ramah lingkungan. Alat yang dinamai Elitrap itu merupakan pengendali hama berbasis Light Trap.

Lima mahasiswa itu adalah Muhammad Alfin Assyidiq, Surya Sulila, Irkham, Annizah R. Gerhana, dan Betty Perdana.  Mereka menciptakan alat itu karena terinspirasi fakta ilmiah beberapa ordo serangga khususnya hama padi cenderung tertarik terhadap cahaya dan gemar berkumpul di sumber cahaya seperti lampu.

Hal ini mendorong Alfin dan kelompoknya membuat alat perangkap serangga menggunakan lampu LED dan tegangan tinggi DC. Alat ini juga memiliki keunggulan karena dapat digunakan pada sistem pertanian minapadi atau budidaya padi-ikan dalam sawah yang memiliki permasalahan dalam pengendalian hama serangga.

“Ide ini muncul karena pada lahan minapadi tidak dianjurkan mengendalikan hama menggunakan pestisida karena akan meracuni ikan yang budidaya,” kata Muhammad Alfin Assyidiq.

Sistem pembasmi hama yang mereka gunakan menggunakan sistem Elitrap atau Solar-Powered Electric Light Trap, terdiri dari beberapa komponen seperti panel surya, baterai, mikrokontroler, lampu LED, dan tegangan tinggi DC dengan sistem kontrol timer, kontrol alarm, dan kontroler baterai.

“Sistem kerja dari alat ini diawali dengan penyerapan energi dari sinar matahari oleh panel surya pada siang hari,” kata Alfin.

Penggunaan panel surya dinilai sangat efektif diterapkan pada lahan persawahan yang luas, selain itu penggunaan panel surya juga hemat energi karena energi bersumber dari sinar matahari yang melimpah.

Energi akan disimpan dalam baterai aki kering untuk menjalankan seluruh sistem Elitrap. Kontrol Timer berfungsi untuk mengatur waktu aktif elitrap untuk memerangkap serangga hama pada malam hari.

Sistem kerja alat pembasmi serangga ini menggunakan nyala lampu LED pada malam hari yang menarik perhatian serangga hama mendekat.

Serangga yang mendekat ke sumber cahaya dari lampu LED akan terperangkap oleh tegangan tinggi DC yang mengelilingi lampu LED. Serangga yang terperangkap dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan dalam pertanian minapadi. Ia menyebutkan, data studi pustaka menunjukan serangga memiliki kandungan protein kasar yang tinggi yang cocok bagi ikan.

Muhammad Alfin Assyidiq menyebutkan Elitrap juga dilengkapi dengan kontrol alarm untuk mencegah pencurian. Alarm akan berbunyi jika terdapat komponen yang diambil.

Pembimbing kelompok peneliti, Abdul Syakur menyatakan alat pembasmi hama karya anak didiknya itu sedang proses pengembangan dengan penambahan teknologi laser untuk megendalikan hama burung yang selama ini menjadi penyebab utama bulir padi puso.

“Nantinya, laser pengusir burung akan ditambakan dalam sistem kerja elitrap dengan gerak otomatis sehingga diharapkan banyak jenis hama yang dapat dikendalikan dalam 1 alat ini,” kata Abdul Syakur.

Menurut dia, inovasi itu telah lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa – Karsa Cipta yang diselenggarakan oleh DIKTI.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ingin Mencoba Sashimi Ayam? Simak Ulasan Ini Sebelum Mencobanya
10 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sashimi merupakan hidangan khas Jepang yang terbuat dari daging mentah yang dipotong tipis. Makanan ini cukup populer baik di Indonesia maupun di ...
Sikapi Kelangkaan Garam, Wapres : Produksi Garam Harus ditingkatkan
26 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Garam merupakan kebutuhan pokok yang digunakan sebagai penyedap pada makanan dan pastinya garam akan dikonsumsi setiap hari. Masakan tanpa garam ...
Pasangan Benny K Harman-Benny A Litelnoni Menyiapkan Program Kartu Petani Sejahtera Bagi Petani di NTT
1 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pilkada serentak 2018 akan berlangsung sekitar 2 bulan lagi. Pilkada serentak 2018 kali ini jumlahnya lebih banya dibanding pilkada sebelumnya. Kali ini jumlah ...
Bingung dengan Masalah Keringat Berlebih? Jus Ini Mampu Atasi Masalah Ini
14 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Keringat menjadi salah satu cara tubuh untuk membuang sampah yang ada dalam tubuh. Namun, ketika keringat muncul berlebih, hal ini menjadi salah ...
Resep Yoghurt yang Segar Menyehatkan
1 Februari 2018, by Maman Soleman
Yoghurt atau susu fermentasi disukai karena selain rasanya nikmat dan segar, juga menyehatkan Pasalnya, yoghurt banyak mengandung kalsium yang dibutuhkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis