Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Dukung Kampanye Global ‘Orange The World’, Borobudur Diterangi Lampu Orange

Dukung Kampanye Global ‘Orange The World’, Borobudur Diterangi Lampu Orange

10 Desember 2017 | Dibaca : 703x | Penulis : Rindang Riyanti

Candi Borobudur turut ambil bagian pada peringatan Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perempuan, Sabtu (12/12/17). Peringatan tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye global dari UN Women dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Candi itu disinari lampu warna oranye selama 6 jam, mulai pukul 18.00-24.00 WIB.

"Ini adalah tahun kedua PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko ikut berpartisipasi dalam mendukung Hari Anti Kekerasan Terhadap Anak Perempuan dan Perempuan," ungkap Kepala Divisi Pengelolaan Kawasan dan Kemitraan PT TWCB, Irwan Suryanto, di Candi Borobudur, Sabtu (9/12/2017).

"Penyalaan lampu ini juga merupakan wujud kepedulian dalam upaya penghapusan kekerasan terhadap anak perempuan dan perempuan. Borobudur dengan warna oranye diharapkan mampu menginspirasi dunia untuk mendukung kegiatan ini," ungkap Irwan.

Warna oranye tersebut, menurut Irwan, melambangkan sifat optimisme yang mampu memberikan harapan ke depan.

"Penyalaan lampu ini dilakukan secara tertutup, hanya melibatkan pihak PT TWCB dan UN Women, karena ini hanya wujud partisipasi saja," katanya.

Sementara itu, Programme Specialist UN Women Indonesia, Lily Puspasari mengatakan, penyalaan lampu 'Orange The World' ini merupakan bentuk kampanye global Sekretaris Jenderal PBB dalam rangka 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan.

"Selama 16 hari, berbagai bangunan ikonik di berbagai belahan dunia diterangi lampu warna oranye. Salah satunya Candi Borobudur," ungkap Lily.

Dia menambahkan, kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan berlangsung setiap tanggal 25 November hingga 10 Desember.

Selain itu, menurut Lily, kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian publik dan bentuk solidaritas bagi korban kekerasan berbasis gender.

"Tema kampanye tahun ini Leave No One Behind, menekankan pada komitmen untuk sebuah dunia yang bebas kekerasan terhadap anak perempuan dan perempuan, termasuk menjangkau yang termarjinalkan," tandasnya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

12 Tewas dalam Pemboman Komisi Pemilihan Libya
3 Mei 2018, by Slesta
Setidaknya 12 orang tewas di markas komisi pemilihan Libya di ibukota ketika dua pembom bunuh diri meledakkan diri. Beberapa jam setelah serangan itu, ...
Orang Kanada Dibunuh Oleh Paus Setelah Menyelamatkannya
12 Juli 2017, by Angga
Paus yang terancam punah menyerang dan membunuh seorang pria Kanada setelah dia melepaskan hewan tersebut dari jaring, kata badan perikanan dan kelautan ...
Modus Penipuan dengan Mengaku Keponakan Polri, Wanita Ini Diciduk Polisi
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Seorang wanita bernama Titin Hendiko melakukan praktik penipuan dengan kedok mengaku sebagai keponakan Kapolri. Satu per satu kejahatannya mulai ...
Gula Dapat Membangunkan Sel Kanker, Kok Bisa?
27 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Proyek penelitian gabungan sembilan tahun akhirnya menghasilkan terobosan penting dalam penelitian kanker. Para ilmuwan telah mengklarifikasi bagaimana efek ...
Rendang Makanan Nomor 1 Versi CNN Internasional
14 Juni 2018, by oteli w
Rendang Makanan Nomor 1 Versi CNN Internasional   Rendang adalah kuliner yang kaya akan rempah-rempah seperti santan kelapa, serta campuran dari ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab