Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

29 Juni 2018 | Dibaca : 183x | Penulis : oteli w

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

Majelis Hakim menyatakan Fredrich Yunadi bersalah terkait masalah merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto. Oleh sebab itu, Majelis Hakim menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan denda 500 juta kepada Fredrich Yunadi. Persidangan tersebut dilangsungkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (28/6/2018).

Atas putusan Majelis Hakim tersebut, Fredrich Yunadi mengatakan bahwa putusan itu merupakan sebuah kematian bagi Advokat.

"Saya menyatakan, hari ini tanggal 28 Juni 2018, dan saya akan bicarakan dengan teman-teman di Peradi ataupun advokat lainnya, bahwa hari ini adalah hari abu-abu atau kematiannya advokasi," ujar Fredrich.

Fredrich Yunadi beranggapan, bahwa hal yang disampaikan oleh Majelis Hakim selama persidangan berlangsung adalah pengulangan dari apa yang telah disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum sebelumnya.

"Saya bisa membuktikan apa yang disampaikan oleh Majelis Hakim adalah 100% apa yang telah disampaikan oleh jaksa," kata Fredrich.

Fredrich Yunadi juga mengkritik pernyataan hakim yang menyebutkan bahwa sistem hukum di Indonesia menganut sistem Anglosaxon.

"Juga, tadi hakim mengakui sendiri kan, bahwa mereka itu melakukan tindakan inkonstitusional sama dengan jaksa, karena mereka menyatakan Indonesia menganut sistem Anglosaxon," kata Fredrich.

Mengenai dengan banding, Fredrich Yunadi mengungkapkan bahwa dirinya akan menempuh jalur hukum berikutnya, yakni mengajukan banding.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Timnas U-22 Siap Hadapi Thailand di Final AFF 2019
25 Februari 2019, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hasil positif diperoleh Timnas Garuda U-22 di Piala AFF 2019 setelah mengalahkan Vietnam skor tipis 1-0, Minggu (24/02) di Stadion OlimpiadePhnom ...
Tak Bisa Berenang, Santri di Demak Tewas di Kolam Renang
25 September 2017, by Rindang Riyanti
Peristiwa mengejutkan terjadi di Demak. Seorang santri tewas tenggelam di kolam renang Polaris Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam. Korban sempat dibawa ke ...
Bujangan Asal Banjar Negara Terduga Pelaku Terorisme di Filipina
1 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Seorang bujangan asal Kota Banjar Negara Jawa Tengah diduga ikut terlibat sebagai terorisme dalam kasus penyerangan kota Marawi Filipina. Pihak ...
Membaca Kepribadian Seseorang Jika Dilihat dari Waktu Tidurnya
4 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Semua orang tentunya membutuhkan waktu untuk beristirahat, yakni tidur. Tidur menjadi salah satu kegiatan untuk mengembalikan pikiran dan tenaga ...
Cleveland Cavaliers Triple-double Tapi Tetap Kalah
30 Oktober 2017, by Admin
LampuHijau.- Dengan fakta kedua tim mengalami banjir cedera, pertarungan antara Cleveland Cavaliers melawan Brooklyn Nets tiba-tiba menjadi duel ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab