Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

29 Juni 2018 | Dibaca : 539x | Penulis : oteli w

Divonis 7 Tahun Penjara, Fredrich Yunadi: Hari ini Hari Kematian Advokat

Majelis Hakim menyatakan Fredrich Yunadi bersalah terkait masalah merintangi penyidikan kasus korupsi KTP elektronik dengan tersangka Setya Novanto. Oleh sebab itu, Majelis Hakim menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan denda 500 juta kepada Fredrich Yunadi. Persidangan tersebut dilangsungkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kamis (28/6/2018).

Atas putusan Majelis Hakim tersebut, Fredrich Yunadi mengatakan bahwa putusan itu merupakan sebuah kematian bagi Advokat.

"Saya menyatakan, hari ini tanggal 28 Juni 2018, dan saya akan bicarakan dengan teman-teman di Peradi ataupun advokat lainnya, bahwa hari ini adalah hari abu-abu atau kematiannya advokasi," ujar Fredrich.

Fredrich Yunadi beranggapan, bahwa hal yang disampaikan oleh Majelis Hakim selama persidangan berlangsung adalah pengulangan dari apa yang telah disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum sebelumnya.

"Saya bisa membuktikan apa yang disampaikan oleh Majelis Hakim adalah 100% apa yang telah disampaikan oleh jaksa," kata Fredrich.

Fredrich Yunadi juga mengkritik pernyataan hakim yang menyebutkan bahwa sistem hukum di Indonesia menganut sistem Anglosaxon.

"Juga, tadi hakim mengakui sendiri kan, bahwa mereka itu melakukan tindakan inkonstitusional sama dengan jaksa, karena mereka menyatakan Indonesia menganut sistem Anglosaxon," kata Fredrich.

Mengenai dengan banding, Fredrich Yunadi mengungkapkan bahwa dirinya akan menempuh jalur hukum berikutnya, yakni mengajukan banding.

 

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

5 Topik Berikut Jangan Bahas Saat Masa PDKT
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebelum resmi berpacaran, pada umumnya sepasang kekasih pasti menjalani proses awal yang namanya pendekatan atau sering disebut PDKT. Pada tahap ini, keduanya ...
Perubahan Iklim dan Konversi Habitat Ancam Keanekaragaman Hayati
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Perubahan iklim dan konversi habitat ke pertanian telah menghasilkan proses penghomogenan alam. Hal ini dinyatakan dalam sebuah studi di jurnal Global Change ...
Muslim Cyber Army Banyak sebar Berita HOAK Berbau SARA
2 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - The Family Muslim Cyber Army diketahui saat ini adalah satu pelaku penyebar isu provokatif dan ujaran kebencian, yang ternyata HOAK. MCA atau ...
Perusahaan Swiss Ini Sulap Kantong Semen Jadi Tas yang Trendi dan Fashionable, Berminat?
2 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika perusahaan fashion membuat tas berbahan dasar kulit, tentunya telah menjadi hal yang biasa. Namun, salah satu perusahaan asal Swiss ini ...
Pentagon Merilis Video Serangan Niger yang Mematikan
18 Mei 2018, by Slesta
Pentagon merilis video Kamis yang menggambarkan penyergapan yang menewaskan empat tentara AS di Niger pada Oktober lalu. Video 23 menit termasuk rekaman ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview