Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

27 Juli 2018 | Dibaca : 155x | Penulis : Maman Soleman

Para peneliti berhasil merekam peristiwa meledaknya bintang paling jauh dan berusia paling tua di jagat raya. Fenomena yang disebut superluminous supernova itu memberikan gambaran bagi para ilmuwan mengenai proses kematian bintang yang pertama kali muncul setelah Big Bang. Superluminous supernova terjadi hanya 1,5 miliar tahun pasca-Big Bang.

Di masa depan, penelitian ledakan yang terjadi di tempat yang terpencil itu dapat mengungkap evolusi alam semesta setelah Big Bang. Selama ini ledakan bintang paling kuat yang kita ketahui ialah supernova. Ledakan supernova cukup terang hingga sekejap mengalahkan terangnya cahaya bintang-bintang dalam galaksi tempat tinggal mereka. Selama 12 tahun terakhir, para astronom menemukan kelas baru supernova, yaitu superluminous supernova, yang cahayanya 100 kali lebih terang daripada supernova.

"Superluminous supernova adalah kejadian paling aktif dan sangat langka," kata penulis utama Jeff Cooke, astronom dari Swinburne university of Technology di Hawthorn, Australia. "Mereka juga sangat merusak. Pada semesta awal banyak galaksi yang cukup kecil tetapi aktif membentuk bintang. Supernova tunggal tipe ini dapat memberikan gangguan cukup signifikan bagi galaksi seperti ini dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan proses pembentukan bintang terhenti."

Namun pada galaksi yang lebih besar, superluminous supernova tidak terlalu banyak berdampak. Material yang beterbangan akibat ledakan superluminous supernova, tambah Cooke, menyediakan bibit untuk membentuk bintang baru, dan getaran dari ledakan dapat membantu memampatkan gas pada galaksi sehingga mempercepat proses pembentukan bintang. "Mereka dapat menjadi penyebab kematian atau pembawa kelahiran bagi bintang. Mendeteksi dan mengukur laju superluminous supernova pada alam semesta awal membantu mengklarifikasi peran mereka dalam pembentukan dan evolusi galaksi."

 

Asal-usul superluminous supernova hingga saat ini masih menjadi misteri. Para ilmuwan menduga beberapa dari mereka merupakan hasil dari ledakan bintang yang sangat besar, sekitar 100 sampai 250 kali massa Matahari. Yang terekam itu merupakan jenis superluminous supernova yang langka.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gara-gara Ucapan Ini, Wisata Bali Kembali Tercoreng!
5 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - “Gara-gara nilai setitik, rusak susu sebelanga” mungkin pribahasa itu yang menggambarkan suasana tempat wisatawan di Bali saat ini, ...
Masih Ada Daging Berlebih? Coba Resep Daging Kecap Pedas Ini
5 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kamu masih memiliki daging lebih sisa Idul Adha, cobalah memasak daging sapi kecap pedas ini. Tampilannya saja sudah menggiurkan, apalagi ...
Biji Alpukat Simpan Khasiat Tak Terduga
24 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Biji alpukat yang selalu Anda buang di tempat sampah setelah Anda mengambil bagian yang bagus mungkin menyimpan cadangan sumber daya medis yang belum ...
Mana yang Lebih Nikmat, Dunia Maya atau Dunia Nyata?
17 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kehidupan manusia di berbagai belahan dunia telah mengalami transformasi yang begitu pesat dengan bantuan ilmu pengetahuan yang semakin hari semakin banyak ...
Tanpa Diet, Tanpa Olahraga: Anda Bisa Dapatkan Tubuh Ideal dengan Konsumsi Ini Tiap Hari
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Karena strukturnya yang unik, buah nanas bisa membantu Anda tetap sehat dan mencegah banyak penyakit. 1. Nanas akan membantu Anda menurunkan berat badan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman