Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

27 Juli 2018 | Dibaca : 897x | Penulis : Maman Soleman

Para peneliti berhasil merekam peristiwa meledaknya bintang paling jauh dan berusia paling tua di jagat raya. Fenomena yang disebut superluminous supernova itu memberikan gambaran bagi para ilmuwan mengenai proses kematian bintang yang pertama kali muncul setelah Big Bang. Superluminous supernova terjadi hanya 1,5 miliar tahun pasca-Big Bang.

Di masa depan, penelitian ledakan yang terjadi di tempat yang terpencil itu dapat mengungkap evolusi alam semesta setelah Big Bang. Selama ini ledakan bintang paling kuat yang kita ketahui ialah supernova. Ledakan supernova cukup terang hingga sekejap mengalahkan terangnya cahaya bintang-bintang dalam galaksi tempat tinggal mereka. Selama 12 tahun terakhir, para astronom menemukan kelas baru supernova, yaitu superluminous supernova, yang cahayanya 100 kali lebih terang daripada supernova.

"Superluminous supernova adalah kejadian paling aktif dan sangat langka," kata penulis utama Jeff Cooke, astronom dari Swinburne university of Technology di Hawthorn, Australia. "Mereka juga sangat merusak. Pada semesta awal banyak galaksi yang cukup kecil tetapi aktif membentuk bintang. Supernova tunggal tipe ini dapat memberikan gangguan cukup signifikan bagi galaksi seperti ini dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan proses pembentukan bintang terhenti."

Namun pada galaksi yang lebih besar, superluminous supernova tidak terlalu banyak berdampak. Material yang beterbangan akibat ledakan superluminous supernova, tambah Cooke, menyediakan bibit untuk membentuk bintang baru, dan getaran dari ledakan dapat membantu memampatkan gas pada galaksi sehingga mempercepat proses pembentukan bintang. "Mereka dapat menjadi penyebab kematian atau pembawa kelahiran bagi bintang. Mendeteksi dan mengukur laju superluminous supernova pada alam semesta awal membantu mengklarifikasi peran mereka dalam pembentukan dan evolusi galaksi."

 

Asal-usul superluminous supernova hingga saat ini masih menjadi misteri. Para ilmuwan menduga beberapa dari mereka merupakan hasil dari ledakan bintang yang sangat besar, sekitar 100 sampai 250 kali massa Matahari. Yang terekam itu merupakan jenis superluminous supernova yang langka.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Presidential Threshold sebagai Bentuk Kepanikan Pemerintah Hadapi Pilpres 2019
23 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu di DPR hari kamis, (20-07-2017) sampai Jum'at, (21-072017), diwarnai aksi Walk out (WO) ...
Tips Terhindar dari Hutang di Tanggal Tua
23 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Salah satu hal yang sulit dihindari saat akhir bulan yaitu kebutuhan yang melonjak namun tidak dengan uang yang masih tersisa di dompet maupun ...
Tanggapan Beberapa Tokoh Mengenai Pidato Jokowi Dalam Menaggapi Isu: Indonesia Bubar 2030 Hingga Isu Kaus Ganti Presiden
9 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat berapi-api saat memberi pidatonya ketika menghadiri acara konvensi nasional Galang Kemajuan 2018 di ...
Betapa Beruntungnya Diri...
8 Maret 2018, by Dika Mustika
Betapa beruntungnya kamu! Ketika kamu bangun tidur, bisa menikmati segarnya udara pagi, bisa merasakan dinginnya air, menikmati hangatnya teh manis, merasakan ...
Vicky Prasetyo dan Gotik balikan..
17 Mei 2017, by titin
Hubungan Zaskia Gotik dan Vicky Prasetyo sudah berlalu dan mereka sudah mengakhiri pertunangan mereka. Meski awalnya keduanya terlihat begitu saling mencintai, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview