Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

Ditemukan, Ledakan Bintang Tertua Superluminous Supernova

27 Juli 2018 | Dibaca : 480x | Penulis : Maman Soleman

Para peneliti berhasil merekam peristiwa meledaknya bintang paling jauh dan berusia paling tua di jagat raya. Fenomena yang disebut superluminous supernova itu memberikan gambaran bagi para ilmuwan mengenai proses kematian bintang yang pertama kali muncul setelah Big Bang. Superluminous supernova terjadi hanya 1,5 miliar tahun pasca-Big Bang.

Di masa depan, penelitian ledakan yang terjadi di tempat yang terpencil itu dapat mengungkap evolusi alam semesta setelah Big Bang. Selama ini ledakan bintang paling kuat yang kita ketahui ialah supernova. Ledakan supernova cukup terang hingga sekejap mengalahkan terangnya cahaya bintang-bintang dalam galaksi tempat tinggal mereka. Selama 12 tahun terakhir, para astronom menemukan kelas baru supernova, yaitu superluminous supernova, yang cahayanya 100 kali lebih terang daripada supernova.

"Superluminous supernova adalah kejadian paling aktif dan sangat langka," kata penulis utama Jeff Cooke, astronom dari Swinburne university of Technology di Hawthorn, Australia. "Mereka juga sangat merusak. Pada semesta awal banyak galaksi yang cukup kecil tetapi aktif membentuk bintang. Supernova tunggal tipe ini dapat memberikan gangguan cukup signifikan bagi galaksi seperti ini dan, dalam beberapa kasus, menyebabkan proses pembentukan bintang terhenti."

Namun pada galaksi yang lebih besar, superluminous supernova tidak terlalu banyak berdampak. Material yang beterbangan akibat ledakan superluminous supernova, tambah Cooke, menyediakan bibit untuk membentuk bintang baru, dan getaran dari ledakan dapat membantu memampatkan gas pada galaksi sehingga mempercepat proses pembentukan bintang. "Mereka dapat menjadi penyebab kematian atau pembawa kelahiran bagi bintang. Mendeteksi dan mengukur laju superluminous supernova pada alam semesta awal membantu mengklarifikasi peran mereka dalam pembentukan dan evolusi galaksi."

 

Asal-usul superluminous supernova hingga saat ini masih menjadi misteri. Para ilmuwan menduga beberapa dari mereka merupakan hasil dari ledakan bintang yang sangat besar, sekitar 100 sampai 250 kali massa Matahari. Yang terekam itu merupakan jenis superluminous supernova yang langka.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah Ciri Lingkungan Kerja yang Tak Sehat
2 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Lingkungan kerja yang baik akan mendukung Kita bekerja secara optimal. Kondisi lingkungan kerja sangat penting untuk diperhatikan agar kita ...
Masih Ingat Regina Eks Farhat Abbas? Beginilah Penampilannya Sekarang. Mengapa Bisa?
18 Juli 2017, by Slesta
Tampang.com – Regina Andriane Saputri mantan istri seorang pengacara kondang Farhat Abbas telah lama menghilang di layar kaca semenjak bercerai dengan ...
Al-Khaththath Akhirnya di Bebaskan dengan Jaminan Istrinya
12 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam ( FUI ), Muhammad Al-Khaththath atau Gatot Saptono, akhirnya diberikan penangguhan penahan oleh pihak ...
JR Saragih Dicoret, Djarot dan Edy Rahmayadi Bertarung di Pilgubsu
13 Februari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Usai penetapan calon gubernur dan wakil gubernur  Sumatera Utara oleh KPU Sumut, dipastikan Pasangan Djarot-Sihar, dan Pasangan Edy-Musa akan bertarung ...
Perbedaan Pandangan Zulkifli dan Amien Rais Soal Sosok yang Akan Didukung Pada Pilpres 2019
24 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Meski Amien Rais dan Zulkifli adalah rekan dalam satu partai politik yakni Partai Amanat Nasional (PAN), namun berbeda pendapat dalam menanggapi Pilpres 2018. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab