Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Dengan IVF, Embrio Segar atau Beku Berikan Kesempatan Kehamilan serupa

Dengan IVF, Embrio Segar atau Beku Berikan Kesempatan Kehamilan serupa

12 Januari 2018 | Dibaca : 165x | Penulis : Slesta

Kemungkinan memiliki bayi setelah fertilisasi in vitro (IVF) serupa untuk kebanyakan wanita apakah embrio beku atau segar digunakan, sebuah studi baru menemukan.

Pada kelompok wanita yang tidak subur dengan ovulasi normal, tingkat kelahiran hidup hampir 49 persen pada mereka yang menerima embrio beku. Harga hanya lebih dari 50 persen untuk wanita yang menerima embrio segar, kata periset di Penn State College of Medicine.

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2.100 wanita yang menjalani babak IVF pertama mereka. Pengobatannya meliputi pemupukan telur wanita dengan sperma di piring laboratorium. Embrio yang dihasilkan kemudian dimasukkan ke dalam rahim wanita.

Penelitian sebelumnya oleh tim ini menemukan bahwa wanita dengan sindrom ovarium polikistik - ovulasi abnormal - bernasib lebih baik dengan embrio beku.

Tapi tidak jelas apakah embrio segar dan beku menawarkan peluang keberhasilan yang lebih baik pada wanita yang berovulasi normal, para penulis penelitian menjelaskan.

"Ini adalah temuan penting dan berbeda dari penelitian IVF sebelumnya, dan ini menunjukkan bahwa satu jenis perawatan IVF tidak sesuai untuk semua orang, dan perawatan harus dipilih berdasarkan karakteristik pasien tertentu," kata peneliti Richard Legro. Dia adalah profesor kebidanan dan ginekologi dan ilmu kesehatan masyarakat.

Periset juga menemukan bahwa wanita yang menerima embrio beku memiliki risiko penyakit yang lebih rendah yang disebut sindrom hiperstimulasi ovarium. Hal ini terkadang berkembang pada wanita yang menjalani perawatan kesuburan. Penyakit serius atau kematian bisa terjadi pada kasus yang parah.

"Penelitian ini memperkuat penelitian kami sebelumnya dengan mencatat bahwa pembekuan elektif embrio lebih aman untuk semua pasien IVF ... dengan mengurangi risiko sindrom hiperstimulasi ovarium," kata Legro dalam siaran pers perguruan tinggi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Alasan Kenapa Harus Belajar Kebudayaan Lokal, Belajar Budaya Bukan Berarti Kuno
9 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti dilansir di wikidepedia.com budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari ...
Apakah Anda Tahu Jika Ternyata Celana Jeans Dulunya Celana Para Buruh?
25 April 2018, by oteli w
Apakah Anda Tahu Jika Ternyata Celana Jeans Dulunya Celana Para Buruh?   Tahukah Anda kalau celana jeans sebenarnya adalah bagian dari sejarah. Dan ...
Mengenai TKA, Dede Yusuf: Bila Pekerja Kasar atau Ilegal, Tangkap!
1 Mei 2018, by Zeal
Tampang.com - Dede Yusuf Macan Effendi ikut bersuara dalam peringatan Hari Buruh Sedunia yang jatuh pada 1 Mei. Dede Yusuf yang merupakan Ketua Komisi IX DPR ...
Aa Gym Bicara Masalah Akhlak saat Khutbah Hari Raya di Istiqlal
15 Juni 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melaksanakan sholat ied 1 syawal 1439 H di Masjid Raya istiqlal, Jakarta ...
Manfaat Bagi Masyarakat Belajar Ilmu Politik
11 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kata politik pasti sudah tidak asing lagi bagi pendengaran kita bukan? Namun, tidak sedikit masyarakat yang berpikir buruk mengenai politik, padahal politik ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite