Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Demokrat Menilai Kemenangan Prabowo Ditentukan Siapa Cawapresnya

Demokrat Menilai Kemenangan Prabowo Ditentukan Siapa Cawapresnya

19 Juli 2018 | Dibaca : 154x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Suhu pemilihan presiden 2019 kian memanas, membuat banyak partai politik galau dalam menentukan sikap. Bagaimana tidak, jika mereka sempat salah menentukan pilihan hingga kalah di pertarungan Pilpres 2019 maka itu akan berdampak pada kontrak-kontrak politik yang nantinya tak ada kesempatan untuk drealisasikan.

Salah satu partai besar di Indonesia yakni Partai Demokrat hingga kini masih belum tentukan sikap di Pilpres 2019, meski pada beberapa waktu lalu telah mengantongi tiga opsi yakni apakah berkoalisi dengan Joko Widodo (Jokowi), bergabung dengan Prabowo Subianto, atau membuat poros baru.

Belakangan ini terlihat Demokrat dan Prabowo menjalin komunikasi politik, dan tentu saja bisa kita tebak ada hubungannya dengan Pilpres 2019 mendatang. Memang benar, hingga kini Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sudah dideklarasikan jadi capres 2019 belum menentukan pilihan siapa yang akan mendampinginya di Pilpres 2019. Sejumlah nama sudah masuk, namun pihaknya dan koalisi masih mengkaji siapa figur yang tepat.

Berhubungan dengan Pilpres 2019, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahean menilai Prabowo layak menjadi capres 2019. Namun, yang menentukan dia menang atau tidak akan bergantung siapa yang menjadi cawapresnya.

"Beliau punya menang tergantung wakilnya siapa. Wakilnya Pak Prabowo akan sangat menentukan peluangnya menang," ujar Ferdinand di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Setelah siapa sosok cawapresnya, hal penting selanjutnya adalah keputusan masyarakat sebab kemenangan itu ada di tangan rakyat.

"Kalau bicara layak atau tidak layak tentu layak. Menang atau tidak nanti masyarakat yang menentukan. Bicara layak atau tidak layak tentu layak," tambahnya 

Seperti yang disebutkan di atas bahwa Demokrat memiliki tiga opsi dalam menentukan sikap di Pilpres 2019, untuk itu tidak heran jika saat ini Demokrat akan mencoba menjalin komunikasi politik dengan siapa saja terkait Pilpres 2019 itu.

"Sebagai ketum akan melakukan komunikasi politik dengan Gerindra dan Prabowo. Maka arah politiknya sekarang memang kita lebih intens dengan Gerindra," ucapnya. 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jepang Sedang Kembangkan Robot Pemandu di Stasiun Kereta
8 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu masalah apabila kita berkunjung ke Jepang adalah komunikasi. Mayoritas orang Jepang tidak dapat berbahasa Inggris. Untuk mengatasi hal ...
Hati-Hati Main Petasan: Lagi-Lagi Rumah Produksi Petasan Meledak dan  Kembali Menelan Nyawa
28 Mei 2018, by oteli w
Hati-Hati Main Petasan: Lagi-Lagi Rumah Produksi Petasan Meledak dan  Kembali Menelan Nyawa Ledakan petasan kali ini terjadi di Malang Jawa Timur. ...
Luar Biasa.. Transaksi Jual Beli Jabatan ASN sampai 160 Triliun
17 November 2017, by Admin
Tampang.com  – Praktik jual beli pegawai dan aparatur sipil negara (ASN) bakal lebih mudah terendus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Itu ...
Cacat Protein Sebabkan Cacat Intelektual
4 September 2017, by Rindang Riyanti
Kecacatan intelektual sering disebabkan oleh mutasi yang merusak gen. Akibatnya, gen yang dimaksud bertindak dengan cara yang sama sekali berbeda. Periset dari ...
Siap-siap, Game of Thrones Mulai Syuting dalam waktu dekat.
1 September 2017, by Akbar Gemilang Suzli
Tanpa terasa 7 episode Game of Thrones yang ditayangkan selama 7 minggu terakhir telah usai. Untuk season selanjutnya sendiri dikabarkan akan mulai proses ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab