Tutup Iklan
hijab
  
login Register
China Uji Coba Pesawat Hipersonik

China Uji Coba Pesawat Hipersonik

7 Mei 2018 | Dibaca : 422x | Penulis : Maman Soleman

China baru-baru ini menguji coba kendaraan hipersonik mereka. Pihak Departemen Pertahanan Nasional China menyatakan kendaraan hipersonik itu tidak dirancang untuk menembus sistem pertahanan rudal milik AS sehingga pihak AS tidak perlu khawatir. Mereka juga menegaskan uji coba tersebut tidak ditujukan pada negara mana pun atau target tertentu.

Kendaraan berkecepatan hipersonik itu sangat mungkin diluncurkan dengan menggunakan sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) dan kemudian dilepaskan pada ketinggian 62 mil (100 km). Kendaraan itu diyakini mampu mencapai target dengan kecepatan mencapai 10 kali kecepatan suara (1.225 km/jam) di atas permukaan laut. Menurut situs Washington Free Beacon, hal yang ditakuti saat ini ialah bila pesawat hipersonik itu membawa hulu ledak yang sulit terdeteksi dan terlacak.

Banyak pejabat di AS menyatakan kekhawatiran mereka akan laju perkembangan teknologi militer China. Namun, sebetulnya AS tidak perlu khawatir karena China harus melalui jalan panjang sebelum dapat menyalip AS dalam bidang itu. Fan Jishe, peneliti AS di Chinese Academy of Social Sciences, mengatakan Amerika Serikat berada dalam posisi terdepan dalam hal kemampuan militer, persenjataan strategis, dan persenjataan konvensional.

AS sudah lama dalam meriset senjata-senjata canggih dan China masih berada jauh di belakang AS saat ini, tambahnya.

Pihak Pentagon sendiri telah bertahun-tahun mengembangkan kendaraan berteknologi hipersonik. Sebagai contoh, angkatan udara yang bekerja sama dengan Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) atau agen penelitian proyek keamanan telah menjalankan proyek sebesar US$300 juta dalam program hypersonic X-514 yang sudah dimulai pada 2004 dan sudah melakukan uji coba penerbangan keempat pada Mei 2013 lalu serta pengujian kendaraan robotik mereka, Waverider Scramjet. Lembaga riset Dephan AS atau DARPA itu juga telah disebut-sebut mengembangkan sebuah prototipe HTV-2.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ukraina Memulai Perundingan Untuk Bergabung dengan NATO
11 Juli 2017, by Slesta
Ukraina berencana untuk memulai diskusi dengan North Atlantic Treaty Organization dalam upaya untuk bergabung dengan aliansi tersebut, Presiden Petro ...
Bukan Bikin Gemuk, Makanan Ini Justru Bantu Kamu Buat Kurus
14 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kamu hendak menurunkan berat badan alias diet, tentunya harus selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Biasanya, kita ...
Akhirnya UU Teroris Disahkan DPR
25 Mei 2018, by oteli w
Tampang.com - Rapat Paripurna DPR RI hari Jumat (25/5/2018) akhirnya mengesahkan Revisi Undang-undang (RUU) No 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak ...
Massa Bela Rohingnya 169 Padati Kawasan Patung Kuda Monas
18 September 2017, by Rindang Riyanti
  Massa aksi 'Bela Rohingya 169’ memadati kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat. Sejak pagi hari massa sudah memenuhi kawasan Patung Kuda ...
Kepala Mata-Mata Inggris: Perilaku Rusia yang 'gegabah' Mengancam Barat
14 Mei 2018, by Slesta
Kepala badan intelijen domestik teratas Inggris pada Senin memperingatkan bahwa Rusia terlibat dalam perilaku yang semakin sembrono dan mencoba untuk merusak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab