Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Cahaya Pengaruhi Jam Biologis Manusia

Cahaya Pengaruhi Jam Biologis Manusia

15 Agustus 2017 | Dibaca : 631x | Penulis : Rindang Riyanti

Cahaya merupakan faktor eksternal terbesar yang mempengaruhi jam internal tubuh kita. Masing-masing dari kita memiliki waktu internal yang sedikit berbeda, yang dapat berkisar dari siklus 22 jam (jam tubuh cepat, yang terkait dengan ikan nyamuk pagi) hingga siklus 25 jam (jam biologis yang lambat, yang disukai burung hantu malam). Rata-rata sekitar 24,5 jam.

Sinar matahari membantu kita menyesuaikan siklus waktu internal ini setiap hari untuk menyinkronkannya dengan siklus 24 jam di dunia. Ia bekerja seperti ini: cahaya menyentuh bagian belakang mata kita dan bergerak ke otak kita, memicu pelepasan bahan kimia ke sel jam tubuh kita.

Ini juga berarti semakin banyak sinar matahari yang diterima mata Anda sepanjang hari dapat mempengaruhi jam Anda dengan memperlambatnya atau mempercepatnya saat Anda tidak menginginkannya. Jika Anda mendapatkan banyak cahaya di pagi hari, ini akan mempercepat jam tubuh Anda dan membantu Anda bangun lebih awal. Mendapatkan banyak cahaya di sore hari dan sekitar matahari terbenam akan melakukan sebaliknya - memperlambat jam tubuh Anda dan membantu Anda bertahan sampai larut malam. Ini mungkin trik terbaik untuk membantu tubuh Anda menyesuaikan diri dengan zona waktu baru setelah terbang separuh penjuru dunia, jadi sangat bagus untuk memahami bagaimana hal itu benar-benar mempengaruhi tubuh kita.

Ketergantungan kita pada cahaya agar jam tubuh kita disinkronkan dengan periode 24 jam sehari dipengaruhi oleh usia kita, sama seperti pola tidur kita. Seiring bertambahnya usia, ada dua hal utama terjadi yang berhubungan dengan ini. Pertama, penglihatan kita memburuk, dan kita kurang mendapat cahaya di mata kita. Kedua, jam tubuh kita menjadi kurang aktif.

Kedua hal ini membuat jam tubuh kita tidak sinkron dengan dunia. Kita mulai terbangun di malam hari, dan sering terbangun jauh lebih awal dari yang kita inginkan. Ini karena kurangnya cahaya yang masuk ke otak kita melalui mata kita memberi sinyal yang jauh lebih lemah pada sel-sel jam biologis kita untuk menyesuaikannya dengan periode 24 jam. Dan meskipun kita tidak kehilangan sel-sel jam biologis kita, lebih sedikit dari mereka yang benar-benar aktif saat kita bertambah tua.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Formula Teh Hijau Ini Cepat Turunkan Berat Badan Kamu
4 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Teh hijau telah banyak dikenal dengan khasiat yang luar biasa pada tubuh. Biasanya, minuman ini sering dimasukkan pada menu diet. Teh hijau ...
Jorge Lorenzo : "Ini adalah Fakta dengan Statistik yang Sudah Banyak Diketahui"
14 April 2018, by Rachmiamy
Tahun ini merupakan tahun kedua Jorge Lorenzo bersama tim Ducati Corse. Di awal tahun 2017, pembalap asal Spanyol tersebut memutuskan hengkang dari tim yang ...
Ganda Campuran Bulu Tangkis Indonesia Makin Ditakuti Lawan
2 November 2017, by Admin
Tampang.com - Usai sudah gelaran dua tur Eropa yang dijalani para pebulutangkis level utama. Dua pekan lalu ada turnamen Denmark Open Super Series Premier 2017 ...
Ternyata Bergosip Punya Dampak Positif Juga
4 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita mendengar orang bergosip, pandangan kita pastinya menuju hal yang bersifat negatif. Padahal, bergosip ternyata memiliki sisi ...
Ini Hasil Drawing Semifinal Champions, Liverpool vs AS Roma, Real Madrid vs Bayern Munchen
13 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hasil drawing atau undian semifinal Liga Champions 2017-2018 yang dilakukan oleh legendaris Ukraina Andriy Shevchenko di markas UEFA, Nyon, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab