Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Betapa Beruntungnya Diri...

Betapa Beruntungnya Diri...

8 Maret 2018 | Dibaca : 373x | Penulis : Dika Mustika

Betapa beruntungnya kamu! Ketika kamu bangun tidur, bisa menikmati segarnya udara pagi, bisa merasakan dinginnya air, menikmati hangatnya teh manis, merasakan lezatnya nasi goreng, melihat pemandangan indah ketika berangkat ke tempat kerja, berbincang dengan teman kerja, menuntaskan tugas kerja, bercanda dengan pemilik kantin di kantor, dan berjuta indahnya kenikmatan hidup yang kamu rasakan sehari-harinya.  Tak akan habis banyaknya jika kita menghitung-hitung pemberian Tuhan kita.

 

Dalam hidup, ada banyak bahkan berjuta alasan atau lebih alasan yang membuat kita harus bersyukur. Tapi, sebagai manusia, justru kita lebih sering langsung melihat keburukan atau kesusahan, jika dibandingkan dengan melihat kelebihan atau kebahagiaan hidup. Padahal yang membuat ‘hidup lebih hidup’ adalah bagaimana kita bisa menikmati apa yang kita punya, bukan apa yang kita belum punya. Pun, dengan kita melihat keburukan atau kesusahan dalam hidup, itu hanya akan melemahkan motivasi hidup kita alias demotivasi.

 

Coba deh, kamu bayangkan apa jadinya jika hal-hal yang indah dalam hidup kita, tidak bisa lagi kita rasakan. Betapa hal-hal yang mungkin luput dari perhatian kita tersebut sangat berharga bukan?  Bayangkan jika Allah mencabut berbagai kenikmatan hidupmu. Engkau tak mau hal tersebut terjadi bukan? Aku teringat cerita seorang tanteku, kira-kira 3 tahun silam ia mengalami kecelakaan. Nah, sejak itu ia tidak dapat mencium wawangian atau bebauan. Terbayang betapa tidak enaknya jika kita tidak bisa mencium wangi aroma masakan kita sendiri. betapa tersiksanya jika kita diminta untuk memilih aroma parfum kesukaan semenara kita tidak bisa menciumnya. Mencium wangi  mungkin terasa biasa, untuk kita yang merasa itu seakan otomatis dalam kehidupan. Tapi bagi tanteku, adalah menjadi keinginan yang diidam-idamkannya dapat mencium bebauan (lagi).

 

Engkau sudah diberikan keberuntungan oleh Allah untuk dapat mendengarkan suara angin berhembus, burung berkicau, suara ibu atau ayah yang memanggilmu, suara telepon, suara klakson kendaraan di jalan, suara musik kesukaanmu, dan suara-suara lainnya. Selalu ingatlah bahwa ini adalah anugerah engkau dapat mendengar dengan mudahnya. Di luar sana, di sekitar kita ada orang yang berjuang untuk dapat memahami percakapan lawan bicaranya, karena ia tidak dapat mendengarkan suara lawan biacaranya. Ada juga orang yang berusaha untuk memahami berita di televisi, namun tak bisa juga menafsirkannya karena belum semua televisi menyertakan bahasa isyaratnya.

 

Kamu beruntung, dianugerahi berbagai kenikmatan oleh Allah. Dengan bersyukur, Allah akan beri kita nikmat yang lebih. Sedangkan bagaimana jika kita mengingkarinya? Sebagaimana yang disebutkan dalam QS Ibrahim ayat 7:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Tentukanlah dengan bijak, mau masuk ke dalam kelompok yang manakah kalian?

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Agnez MO masuk Nominasi Woman Crush Wednesday
17 November 2017, by Admin
Tampang.com - Setelah menelurkan album terbarunya, X, pada 10 Oktober lalu, karir Agnez Mo di industri musik global semakin bersinar. Beberapa media AS ...
Anda Mudah Gugup? Inilah Tips Sukses Wawancara Kerja Agar Tak Gugup
2 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Sebuah panggilan untuk wawancara kerja merupakan suatu hal yang sangat menyenangkan bukan? Artinya Anda memiliki kesempatan untuk ...
Jangan Diabaikan! Ketika Rasa Sakit Menyerang Bagian Tubuh Ini
10 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sakit yang dirasakan tubuh adalah respon yang dibuat oleh otak kita untuk memberitahu bahwa ada yang salah pada tubuh. Dengan adanya rasa sakit ...
Berapa Usia Ideal Untuk Perempuan Menikah
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Mempunyai anak gadis atau anak perempuan pada zaman dulu sangatlah membuat orang tua takut. Kenapa? Karena pada jaman dulu apabila anak gadis ...
Berbagi Bukan Berarti Mengurangi
13 Juli 2017, by Dika Mustika
Beberapa waktu lalu, aku terlibat dalam sebuah kegiatan dengan kelompok anak remaja. Saat itu aku bersama dengan beberapa temanku yang bergabung dalam sebuah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab