Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Bermasalah, Warga Mendatangi Ombudsman untuk Meminta Keadilan tentang Tanah Mereka

Bermasalah, Warga Mendatangi Ombudsman untuk Meminta Keadilan tentang Tanah Mereka

9 April 2018 | Dibaca : 437x | Penulis : Zeal

Tampang.com - Warga Pulau Pari, Kepulauan Seribu masih was-was. Mereka khawatir tergusur dari rumah yang telah mereka tempati secara turun temurun. Para penduduk di pulau Pari berharap bahwa Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman berkaitan dengan sengketa lahan itu berpihak kepada warga.

Hal tersebut disampaikan di depan kantor Ombudsman Republik Indonesia, jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (9/4). Sembari berdoa dan bersalawat, mereka bergantian menyampaikan keluh kesahnya.

"Jangan sampai warga Pulau Pari tergusur dari rumahnya sendiri. Selama ini, masyarakat sudah tinggal lama di sana, sudah turun temurun," ujar pengurus Forum Peduli Pulau Pari, Edi Mulyono. 

Edi menyatakan bahwa warga sudah mulai merasa terusik, apalagi setelah PT Bumi Pari Asri mengklaim bahwa pihak perusahaan telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) di pulau tersebut. Selain itu, pagar-pagar pun telah dipasang dan pepohonan mulai ditebang. Edi mengharapkan agar Ombudsman menemukan adanya kesalahan administrasi dalam penerbitan SHM dan sertifikat haku guna bangunan (HGB) yang diatasnamakan PT Bumi Pari Asri oleh Kantor Pertanahan Jakarat utara.

"Semoga LAHP Ombudsman sesuai fakta di lapangan bahwa tidak pernah ada pengukuran tanah, tidak pernah diketahui masyarakat dan RT/RW, tapi sertifikat terbit 2014," ucap Edi.

Rencananya, hari ini Ombudsman akan menyampaikan LAHP mereka. Adapun persengkataan antara warga dengan PT Bumi Pari Asri dimulai sejak tahun 2014 silam. Ketika itu, PT Bumi Pari Asri datang ke pulau Pari dan menyatakan bahwa lahan yang ditempati warga adalah lahan milik perusahaannya. Bahkan, perusahaan mengklaim telah memiliki SHM.

Warga mulai berspekulasi bahwa hal ini lantaran sejak 1991, Pulau Pari menjadi sengketa antara masyarakat lokal dengan perusahanan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan mengklaim 90 persen atas lahan di Pulau Pari yang dikatakan merupakan milik perusahaan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Inilah Jebakan Bagi Anda yang Ingin Mulai Berbisnis
13 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Bagi Anda yang berkeinginan membuka bisnis pada usia saat ini, Anda tentu harus mampu untuk mempersiapkan banyak hal. Selain modal uang dan ...
Foto : Kumparan
22 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Metro Mini kembali membawa maut dengan menabrak dua pengendara ojek online yaitu pengendara Grab dan driber Go-jek, Jum'at (22/12) sekitar ...
Polisi Rusia Menahan Pendukung Alexei Navalny Menjelang Pelantikan Putin
5 Mei 2018, by Slesta
Polisi Rusia menangkap pendukung pemimpin oposisi Alexei Navalny menjelang protes terhadap pelantikan Presiden Vladimir Putin. Navalny, penentang gigih ...
11 Kegiatan yang biasa Dilakukan orang Menjelang Berbuka Puasa
17 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Bulan Ramadhan atau puasa tinggal sepekan lagi, hampir semua umat islam khususnya di Indonesia mempersiapkan diri baik persiapan fisik maupun ...
Ikuti 5 Tips Ini, Anda Akan Berhasil Miliki Rumah dan Mobil
16 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Tingkat kemapanan seseorang dapat dinilai dari kepemilikan asset materi seperti rumah dan kendaraan pribadi. Dan usia produktif merupakan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview