Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Bermasalah, Warga Mendatangi Ombudsman untuk Meminta Keadilan tentang Tanah Mereka

Bermasalah, Warga Mendatangi Ombudsman untuk Meminta Keadilan tentang Tanah Mereka

9 April 2018 | Dibaca : 272x | Penulis : Zeal

Tampang.com - Warga Pulau Pari, Kepulauan Seribu masih was-was. Mereka khawatir tergusur dari rumah yang telah mereka tempati secara turun temurun. Para penduduk di pulau Pari berharap bahwa Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman berkaitan dengan sengketa lahan itu berpihak kepada warga.

Hal tersebut disampaikan di depan kantor Ombudsman Republik Indonesia, jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (9/4). Sembari berdoa dan bersalawat, mereka bergantian menyampaikan keluh kesahnya.

"Jangan sampai warga Pulau Pari tergusur dari rumahnya sendiri. Selama ini, masyarakat sudah tinggal lama di sana, sudah turun temurun," ujar pengurus Forum Peduli Pulau Pari, Edi Mulyono. 

Edi menyatakan bahwa warga sudah mulai merasa terusik, apalagi setelah PT Bumi Pari Asri mengklaim bahwa pihak perusahaan telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) di pulau tersebut. Selain itu, pagar-pagar pun telah dipasang dan pepohonan mulai ditebang. Edi mengharapkan agar Ombudsman menemukan adanya kesalahan administrasi dalam penerbitan SHM dan sertifikat haku guna bangunan (HGB) yang diatasnamakan PT Bumi Pari Asri oleh Kantor Pertanahan Jakarat utara.

"Semoga LAHP Ombudsman sesuai fakta di lapangan bahwa tidak pernah ada pengukuran tanah, tidak pernah diketahui masyarakat dan RT/RW, tapi sertifikat terbit 2014," ucap Edi.

Rencananya, hari ini Ombudsman akan menyampaikan LAHP mereka. Adapun persengkataan antara warga dengan PT Bumi Pari Asri dimulai sejak tahun 2014 silam. Ketika itu, PT Bumi Pari Asri datang ke pulau Pari dan menyatakan bahwa lahan yang ditempati warga adalah lahan milik perusahaannya. Bahkan, perusahaan mengklaim telah memiliki SHM.

Warga mulai berspekulasi bahwa hal ini lantaran sejak 1991, Pulau Pari menjadi sengketa antara masyarakat lokal dengan perusahanan tersebut. Tidak tanggung-tanggung, perusahaan mengklaim 90 persen atas lahan di Pulau Pari yang dikatakan merupakan milik perusahaan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wow, 5 Tahun Tabung Uang Koin, Wanita ini Berhasil Kumpulkan 60 Juta Rupiah
6 Oktober 2017, by Rachmiamy
Kita kadang meremehkan uang recehan yang bernilai kecil. Akan tetapi ternyata si uang yang bernilai kecil ini akan menjadi bernilai fantastis jika kita rajin ...
Astrid Tiar Bebas Kolesterol, Inilah Tips Nya!
2 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Seseorang akan tetap sehat pada usia matangnya, hal itu karena ia menjalani gaya hidup sehat sedari muda. Seperti hal nya selebriti tanah ...
Eks personel Blink-182 alih profesi menjadi pemburu UFO
13 Juli 2017, by Hardika Ilhami
Salah satu mantan personel Blink-182 di daulat menjadi salah satu periset UFO oleh pemerintah Amerika Serikat. Bahkan belum lama ini, Tom, baru saja ...
Tips Berolahraga Tanpa Bau Badan
11 Juni 2018, by Maman Soleman
Banyak keringat yang keluar kerap menjadi indikator umum untuk melihat apakah olahraga yang kita lakukan berhasil. Sayangnya, bau badan yang menyertai kucuran ...
ritual tibet
6 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Menurut Wikipedia, Lima Ritual Tibet adalah sebuah sistem latihan yang berusia lebih dari 2.500 tahun dan pertama kali dipublikasikan oleh Peter Kelder ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab