Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Beras Ketan Hitam untuk Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes

Beras Ketan Hitam untuk Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes

9 Agustus 2017 | Dibaca : 3488x | Penulis : herline

Beras ketan hitam ternyata dapat membantu untuk menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes. Di dalam beras ketan hitam terkandung antioksidan yang tinggi dan mempunyai sifat anti-inflasi. Oleh karena kandungannya tersebut maka beras ketan hitam bermanfaat untuk mencegah diabetes, alzheimer, anemia, kerusakan sel hati, memperlambat penuaan dini, membersihkan kolesterol dalam darah, kanker dan tumor.

Manfaat beras ketan hitam, selain mengandung anti-oksidan juga mengandung antosianin yang memiliki peran untuk mengurangi LDL atau kolesterol jahat. Dapat pula digunakan sebagai imunitas bagi tubuh. Kandungan vitamin E di dalamnya mampu melindungi sel dari kerusakan akibat dari radikal bebas. Dan apabila dibandingkan dengan buah blueberry maka beras ketan hitam mengandung antisionin lebih banyak.

Menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dengan menggunakan beras ketan hitam dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Bahan:

2-3 sendok beras ketan hitam

air putih

 

Cara membuatnya :

-Cucilah beras ketan agar bersih dan kemudian masukkan beras ketan tersebut ke dalam sebuah gelas. Kemudian tuangkan air panas ke dalam gelas yang berisi beras ketan tersebut dan biarkan hingga dingin ( kurang lebih 1 jam ). Selanjutnya air seduhan beras ketan hitam tadi diminum sebanyak 3 kali sehari, pagi, siang dan malam sebelum makan.

Untuk ampas beras ketan hitam biarkan tetap di dalam gelas tersebut karena dapat digunakan untuk seduhan pada hari berikutnya sebanyak 2 kali. Setelah kadar gula dalam darah normal maka untuk konsumsi air beras ketan hitam dilanjutkan 2 kali dalam satu minggu agar gula darah tetap normal dan stabil.

Mengobati diabetes dengan menggunakan obat herbal selain bahan mudah didapat dan harga terjangkau juga meminimalisir adanya efek samping akibat dari pengguanaan obat kimia dalam jangka waktu yang lama. 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Terdakwa Kasus E-Ktp Diancam Penjara Seumur Hidup
15 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kasus korupsi proyek E-Ktp yang semakin membuat banyak masyarakat penasaran akan siapa saja yang ada dibalik kasus tersebut. Penasaran para ...
Pplanter, Toilet Bambu dengan Sentuhan Teknologi Modern dan Ekologis
17 Juli 2018, by Maman Soleman
Bila Anda belum pernah pergi ke Amerika Serikat, hati-hati bila hendak membuang hajat karena di negara adi daya itu toilet umum sangat sulit ditemukan. Namun, ...
Jelang Akhir Kepemimpinan Djarot, Karangan Bunga Penuhi Balkot
13 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Jelang berakhirnya masa kepimpinan Djarot yang segera akan digantikan oleh pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 ...
Pembunuh Mahasiswi Kedokteran Gigi Akhirnya Ditembak Mati
11 Juli 2017, by Rachmiamy
Pembunuh Italia Chandra Kirana Putri (23) akhirnya ditembak mati oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pelaku atas nama Saiful ...
Tubuh Sehat dengan Cukupi Asupan Serat dalam Tubuh
10 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu asupan penting untuk tubuh adalah serat. Salah satu manfaat serat adalah mampu untuk menurunkan kolesterol. Dilansir dari Kompas, ...
Berita GueBanget
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih