Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Beras Ketan Hitam untuk Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes

Beras Ketan Hitam untuk Menurunkan Gula Darah pada Penderita Diabetes

9 Agustus 2017 | Dibaca : 2491x | Penulis : herline

Beras ketan hitam ternyata dapat membantu untuk menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes. Di dalam beras ketan hitam terkandung antioksidan yang tinggi dan mempunyai sifat anti-inflasi. Oleh karena kandungannya tersebut maka beras ketan hitam bermanfaat untuk mencegah diabetes, alzheimer, anemia, kerusakan sel hati, memperlambat penuaan dini, membersihkan kolesterol dalam darah, kanker dan tumor.

Manfaat beras ketan hitam, selain mengandung anti-oksidan juga mengandung antosianin yang memiliki peran untuk mengurangi LDL atau kolesterol jahat. Dapat pula digunakan sebagai imunitas bagi tubuh. Kandungan vitamin E di dalamnya mampu melindungi sel dari kerusakan akibat dari radikal bebas. Dan apabila dibandingkan dengan buah blueberry maka beras ketan hitam mengandung antisionin lebih banyak.

Menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dengan menggunakan beras ketan hitam dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Bahan:

2-3 sendok beras ketan hitam

air putih

 

Cara membuatnya :

-Cucilah beras ketan agar bersih dan kemudian masukkan beras ketan tersebut ke dalam sebuah gelas. Kemudian tuangkan air panas ke dalam gelas yang berisi beras ketan tersebut dan biarkan hingga dingin ( kurang lebih 1 jam ). Selanjutnya air seduhan beras ketan hitam tadi diminum sebanyak 3 kali sehari, pagi, siang dan malam sebelum makan.

Untuk ampas beras ketan hitam biarkan tetap di dalam gelas tersebut karena dapat digunakan untuk seduhan pada hari berikutnya sebanyak 2 kali. Setelah kadar gula dalam darah normal maka untuk konsumsi air beras ketan hitam dilanjutkan 2 kali dalam satu minggu agar gula darah tetap normal dan stabil.

Mengobati diabetes dengan menggunakan obat herbal selain bahan mudah didapat dan harga terjangkau juga meminimalisir adanya efek samping akibat dari pengguanaan obat kimia dalam jangka waktu yang lama. 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Perhatikan Spektrum Ini, Berapa Warna yang Anda Lihat?
18 September 2017, by Rindang Riyanti
Kemampuan untuk melihat berbagai warna sangat bervariasi dari orang ke orang. Alasannya adalah karena adanya perbedaan jumlah sel kerucut yang ada di dalam ...
Jangan Biarkan Mengalir Apa Adanya!
15 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Teringat beberapa tahun lalu, tepatnya saat seusia anak kelas dua sekolah dasar. Saya ditanya dengan pertanyaan “Apa cita-cita kamu?” ...
Anies Berikan Arahan Pelayanan Publik, Lurah Hingga Wali Kota Kerja 24 Jam?
14 November 2017, by Rindang Riyanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan delapan arahan terkait pelayanan publik kepada wali kota/bupati, camat, dan lurah se-DKI Jakarta di Balai Kota, ...
Game Latihan Otak Mungkin Tidak Lebih Baik dari Video Game
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Permainan latihan otak seperti orang-orang dari Lumosity mungkin tidak meningkatkan kemampuan berpikir orang secara keseluruhan atau membantu mereka membuat ...
Mengurangi Stres dengan Mindfulness
8 Oktober 2017, by Dika Mustika
Stres! Hectic! Parah! Banyak kata-kata bernada negatif yang sering muncul di dunia kerja saat ini. “Dokumen setumpuk gini, mana bisa beres? Tenggatnya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis