Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Belajar Menikmati Hidup dari Kisah Semangkuk Mie Ayam...

Belajar Menikmati Hidup dari Kisah Semangkuk Mie Ayam...

11 Juni 2018 | Dibaca : 21x | Penulis : Dika Mustika

Pernahkah kamu merasa sangat menginginkan sesuatu, namun kamu (seakan) menahan untuk tidak memenuhi keinginanmu tersebut.  Menahan, menunda, atau melupakan adalah hal yang mungkin kita lakukan ketika kita menginginkan sesuatu, namun kita ‘bermain’ dengan waktu sebelum merealisasikannya. Nah, aku pun termasuk tipe yang tidak langsung menuruti keinginan diri. Tipe yang mengontrol, apakah ini kebutuhan atau keinginan. Biasanya, jika bersifat kebutuhan langsung kupenuhi. Namun, jika ini bersifat keinginan, ‘menahan’, ‘menunda’, atau ‘melupakanlah’ yang kupilih.

Namun, ada satu peristiwa yang membuatku berpikir ulang dengan kebisaanku tersebut.  Suatu hari aku mendapatkan kabar bahwa ada seorang teman yang telah berpulang karena dipanggil oleh Tuhan. Aku benar-benar tidak menyangka. Usianya lebih muda daripada aku, dia pun baru saja menyelesaikan salah satu tugas pentingnya di kantor. Intinya, teman-temannya tak menyangka kalau dia harus berpulang begitu cepat dan tiba-tibanya. Di situ aku berpikir bahwa waktu tak tahu kapan akan berakhir....dia bisa saja begitu lama, tapi bisa juga begitu cepat tanpa kita sadari dia harus berakhir. Salah satu kebiasaanku adalah bermain dengan waktu, khususnya ketika ada keinginan yang datang. Ternyata..... ‘menahan’, ‘menunda’, atau ‘melupakan’ bisa membuat kita benar-benar tidak bisa memenuhi keinginan kita, ketika waktu kita berpulang pada Nya sudah tiba.

Pikiran ini aku coba eksekusi, pada keinginanku di suatu sore. Sudah lama aku ingin berbuka puasa dengan menu mie ayam! Ya, semangkung mie ayam! Aku menginginkan ini dari awal puasa, namun keinginanku ini aku tunda lagi dan lagi dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan, tak ada teman yang mau aku ajak makan mie ayam, mie ayam itu tidak cocok dijadikan menu berbuka puasa, hingga alasan jalanan macet untuk menuju kedai mie ayam yang kuinginkan. Akhirnya di sore itu aku hentikan permainanku bermain dengan waktu. Aku pun mengambil telepon genggamku dan memesan mie ayam yang kuinginkan. Mudah dan puas! Itu yang kurasakan setelah aku menikmati mie ayam sebagai menu berbuka puasaku.

Mie ayam hanyalah analogi, betapa kita harus memikirkan waktu yang terus berjalan ketika kita menunda keinginan. Sore itu aku belajar sesuatu dari mie ayam. Ketika kita punya keinginan dan keinginan itu tak merugikan siapapun, realisasikanlah! Selagi kita masih diberi waktu untuk hidup, selagi hidup masih bisa dinikmati. Nikmatilah hidupmu dan ikuti keinginanmu (ingat: selama ini positif dan tidak merugikan siapapun)! Keindahan hidup sangat disayangkan lewat begitu saja karena penundaan keinginan-keinginan positifmu! Ayo, nikmati mie ayammu!

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Densus Tangkap Dua Orang Terduga Teroris di Tegal
14 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Dua orang terduga teroris ditangkap Tim Densus 88 Anti Teror di Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Kedua orang ini bernama Ahmad Ghoni dan Gilang yang ...
Ucapkan Selamat Ulang Tahun, Raffi Ahmad Unggah Foto Syahnaz Waktu Kecil. Kayak Gimana Ya?
1 November 2017, by Rachmiamy
Siapa yang tak kenal dengan artis cantik satu ini,  Syahnaz Sadiqah . Adik kandung dari artis Raffi Ahmad ini memang mengikuti jejak sang kakak menggeluti ...
Jarang Mandi Ternyata Baik Bagi Kesehatan, Ini Buktinya
10 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk menjaga kebersihan badan, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mandi. Dengan mandi, tubuh akan terasa lebih segar dan ...
kylian mbappe
7 Juni 2017, by Tonton Taufik
Kylian Mbappe akan memecahkan rekor transfer pemain sepak bola yang sebelumnya dipegang oleh Paul Pogba sebesar £ 89 juta. Saat ini AS Monaco menerima ...
Kecewa, Tim Sepak Takraw Indonesia Dicurangi Di Sea Games
26 Agustus 2017, by Indah Nur Etika
Pertandingan sepak takraw putri Indonesia melawan Malaysia berakhir dengan tidak mengenakkan. Pemain dari Indonesia pada akhirnya memutuskan untuk meninggalkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman