Tutup Iklan
hijab
  
login Register
kerja polisi

Beberapa Pekerjaan Kepolisian yang Tidak Beres

22 Mei 2017 | Dibaca : 4373x | Penulis : Tonton Taufik

Ada beberapa pekerjaan kepolisian yang tidak bisa diungkapkan dengan alasan-alasan tertentu. Hal ini membuat masyarakat kurang percaya terhadap kepolisian. Malahan beberapa hal, terlihat memihak, misalnya aksi bela islam, Kapolri Tito Karnavian, sering sekali terlihat di TV, hampir tiap hari, bahkan tiap jam tampil di TV. Berbeda sekali dengan aksi demo membela Ahok, yang jelas sekali anarkis, merusak pintu penjara cipinang, membakar ban mobil, membuat keonaran, melakukan demo lebih dari jam 18, dibiarkan sampai jam 2 pagi.

Dilakukan beberapa hari, tidak terlihat Kapolri Tito Karnavian memberikan klarifikasi tentang demo anarkis tersebut. Dan yang lebih parah lagi, hari raya Waisak pun, demo anarkis membela Ahok tetap dilakukan. Padahal menurut undang-undang, demo hanya dibolehkan di hari kerja, dilarang di hari libur.

  • Sampai saat ini pelaku bom molotov di kantor FPI di 3 lokasi (posko FPI pasar rebon, posko FPI cimanggis depok, rumah sekretari DPW FPI Jakarta Barat), belum juga diketemukan.

 

  • Sampai saat ini, pelaku bom molotov di dalam mobil tanpa plat nomer, pada saat usai tabligh akbar Habib Rizieq Shihab tanggal 16 April 2017. Padahal biasanya diketahui dari nomer casis mobil tersebut, karena mobil tersebut gagal meledak, hanya terbakar.

 

 

  • Pelaku intimidasi pada saat pilkada DKI putaran 1, dengan mengancam TNI akan dipotong-potong olehnya. Iwan Bopeng tidak diketahui keberadaannya, padahal jelas sekali dia menghina TNI.

 

  • Pelaku penembakan ke rumah anggota DPR Jazuli Juwaini, sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, ada yang mengaku menembak, seorang polisi, kemudian dia bunuh diri, begitu menurut kepolisian.

 

  • ​Sampai saat ini, pemilik mobil terano B 2124 ZO belum diketahui oleh poilisi. Mobil tersebut membagi-bagikan makanan kepada pendemo di depan rumah SBY.

 

  • Sampai saat ini, pelaku penyiraman air keras ke petugak KPK Novel Baswedan yang sedang menangani kasus E-KTP, belum diketahui pelakunya.

  • Sampai saat ini, screenshot chat porno antara Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein, yang diyakini oleh kepolisian adalah asli, belum juga diketemukan orang yang pertama membuat dan menyebarkannya. Data pemilik website baladacintarizieq.com padahal sangat mudah didapat informasinya di internet.

 

  • Sampai saat ini belum diketemukan pelaku makar "Minahasa Raya", padahal sampai saat ini Sekjen FUI Al Khaththah, masih dipenjara, sejak menyeruakan akan membuat aksi bela Islam 313 (31 Maret 2017). Belum ada kepastian akan dibebaskan. 

 

  • Sampai saat ini, belum ditangkap pelaku makar di papua. Mungkin kepolisian Indonesia sedang sibuk.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kombucha: Minuman Teh Fermentasi, Berikut 8 Manfaat Kesehatannya
9 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Kombucha adalah minuman bersoda manis yang terbuat dari ragi, gula, dan teh fermentasi. Ini memiliki sejumlah manfaat kesehatan potensial, termasuk kesehatan ...
tahu bandung
12 Juni 2017, by Dony Prattiwa
Tadi ada orang sombong bangat..! Bawa motor bebek di Kanan Kirinya ada Tong warna biru. Terus di Tong itu ada Tulisan nya "TAHU ...
Anies Berikan Arahan Pelayanan Publik, Lurah Hingga Wali Kota Kerja 24 Jam?
14 November 2017, by Rindang Riyanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan delapan arahan terkait pelayanan publik kepada wali kota/bupati, camat, dan lurah se-DKI Jakarta di Balai Kota, ...
3 Sifat Orang Tua yang Dibenci Rasulullah
8 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Nabi Muhammad SAW sangat membenci orangtua yang memiliki sifat dan perilaku yang dilakukan kepada sang anak. Karena , di dalam ajaran Islam ...
james rodriguez
13 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Minimnya waktu bermain untuk Real Madrid menyebabkan Gelandang asal Koloumbia ini dipinjamkan ke klub raksasa asal jerman “Bayern Munich”. Bayern ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman