Tutup Iklan
TokoBatik
  
login Register
Bangga, Indonesia Raih Juara Ketiga dalam Kejuaraan Bergengsi Matematika Internasional!

Bangga, Indonesia Raih Juara Ketiga dalam Kejuaraan Bergengsi Matematika Internasional!

19 Juli 2017 | Dibaca : 255x | Penulis : Zeal

tampang.com - Kontingen Indonesia berhasil meraih juara ketiga dalam ajang kejuaraan Matematika Internasional, Po Leung Kuk 20th Primary Mathematics World Contest (PMWC). Untuk kategori individu, Indonesia memperoleh dua medali perunggu atas nama Axel Giovanni Hartanto dan Luthfi Bima Putra.

Indonesia patut berbangga menjadi juara di kontes semacam PWMC. PWMC sendiri merupakan lomba matematika internasional yang sangat bergengsi untuk tingkat sekolah dasar. Hal tersebut lantaran lomba ini diikuti siswa-siswa yang sangat berbakat di tiap negara. Banyak di antara siswa tersebut adalah juara olimpiade matematika di negaranya masing-masing.

Lomba ini diikuti beragam negara dari berbagai belahan dunia. Negara-negara tersebut seperti Amerika Serikat (AS), Bulgaria, Australia, Afrika selatan, Cina, Malaysia, Vietnam, Mongolia, Thailand, Filipina, Taiwan, Hongkong, Makau, dan Indonesia. Jumlah tim yang mengikuti PMWC pada tahun ke-20 ini ada 37 tim. Adapun pelaksanaannya, lomba ini dilaksanakan di Hong Kong pada 16 hingga 20 juli 2017.

Indonesia diwakili tim yang berasal dari Bogor yang merupakan binaan dari Klinik Pendidikan MIPA. Ketua dari Tim Indonesia adalah Raden Ridwan Hasan Saputra dan Wakil Ketuanya Andriana Hasan. Satu tim terdiri dari empat orang siswa yakni Luthfi Bima Putra siswa MIN 09 Petukangan Jakarta, Aditya Ilham Khairullah Seger dari SDI Al Azhar 13 Rawamangun Jakarta, Haidar Prayata Wirasana dari SDI Al Azhar 12 Cikarang, dan Axel Giovanni Hartanto dari SD Pangudi Luhur Santo Timotius Surakarta.

Axel mengatakan soal pada lomba ini sulit dan pesaingnya hebat-hebat. "Sehingga walaupun saya mendapat nilai yang kategorinya bagus, saya hanya mendapat perunggu. Beruntung tim Indonesia masih menduduki juara tiga di lomba ini," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Rabu (19/7).

Ridwan sebagai ketua tim mengatakan lomba ini memang kategori lomba yang berat. Pihaknya mengirimkan peraih emas di Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan peraih emas di Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tapi keduanya hanya mendapat perunggu. Selain kompetisi yang berat, persiapan pelatihan juga dinilainya belum maksimal. Pasalnya, tim ini hanya dilatih sebanyak dua tahap dan masing-masing tahap selama sepekan. "Seharusnya pelatihan persiapan untuk lomba sekelas PMWC butuh waktu satu bulan, meskipun waktu pelatihan yang diberikan kurang maka baru ini yang bisa kami kontribusikan untuk bangsa dan negara," kata dia.

Ridwan menyebut, ada peraturan baru dalam Olimpiade Sains Nasional yang dibuat oleh pemerintah dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kemendikbud. Isinya yaitu melarang anak-anak yang pernah ikut lomba internasional untuk mengikuti OSN. Padahal, kata dia, lomba-lomba internasional yang ada saat ini tidak semuanya untuk bertanding uji kepintaran tetapi ada juga lomba internasional yang sekadar uji coba atau latihan bagi para pesertanya.

Menurut dia, peraturan yang dibuat sangat tidak bijaksana karena akan menghambat semangat anak-anak pintar untuk lebih mengembangkan diri di bidang matematika. Hal ini dikhawatirkan membuat anak-anak Indonesia yang berprestasi di bidang matematika untuk level dunia tidak termaksimalkan jumlahnya. "Semoga momentum lomba hasil PMWC bisa menjadi bahan evaluasi untuk Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud," ujarnya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

velove vexia
15 Mei 2017, by herline
Cantik? Banyak yang anggapan bahwa cantik itu memiliki kulit putih, tubuh yang proporsional dan ditunjang dengan tinggi yang semampai. Namun ada pula yang ...
Ketetapan Upah Tahun 2018  Ditetapkan Tanggal 1 November 2018
1 November 2017, by Admin
Kenaikan Rata-Rata UMP Provinsi  (dalam Rp juta) Provinsi           ...
Resmi Bersama PSG, Alves Minta Maaf pada Pep
13 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Akhirnya, Dani Alves berlabuh menuju Paris Saint-Germain. Alves menandatangani kontrak selama dua tahun bersama PSG. Dilansir dari Skysports, ...
Cegah Virus Zika Merajalela, Pria Ini Membasmi 4.000 Nyamuk Tiap Malam Dengan Bantuan Anjingnya
5 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pada musim panas, sebagian yang tinggal di benua Amerika, nyamuk seperti kutukan bagi mereka. Apalagi, nyamuk sekarang dapat menyebarkan virus ...
6 Tanda Ini Mungkin Tanda Awal Kamu Mulai Kelelahan
2 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kelelahan akibat stres dan keletihan, jika terjadi dalam jangka waktu yang lama, pastinya mengganggu kesehatan.   Kelelahan pada tubuh ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes