Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Apa Itu Hikikomori? Apa Anda Termasuk Kedalamnya?

Apa Itu Hikikomori? Apa Anda Termasuk Kedalamnya?

20 September 2017 | Dibaca : 5373x | Penulis : Zeal

Tampang - Jika anda adalah seorang pecinta anime ataupun film-film Jepang, maka Anda pasti tahu tentang makna kata yang satu ini. Dalam anime, karakter hikikomori sering kali digambarkan sebagai orang yang senang mengurung diri di dalam kamar. Jika kita lihat arti hikikomori dari Wikipedia, hikikomori adalah istilah Jepang untuk fenomena di kalangan remaja atau dewasa muda di Jepang yang menarik diri dan mengurung diri dari kehidupan sosial. Singkatnya, mereka adalah orang-orang yang kurang suka bersosialisasi dan lebih suka menyendiri. Di kehidupan nyata, ternyata fenomena hikikomori ini merupakan hal yang banyak dialami oleh manusia. Berdasarkan penelitian yang dilakukan NHK pada tahun 2005, penduduk hikikomori di Jepang mencapai lebih dari 1,6 juta orang. Kebanyakan penderitanya adalah para pemuda dalam kisaran usia 20-29 tahun.

Lalu sebenarnya apa yang menjadi penyebab seseorang menjadi seorang hikikomori? Banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya hal itu, namun salah satu penyebabnya adalah tekanan sosial yang dialami para penderitanya, misalnya gagal dalam ujian, dipecat dari pekerjaan, pernah mengalami bullying, takut tidak diterima masyarakat dan lain sebagainya yang akhirnya membuat orang yang bersangkutan lebih memilih untuk megurung diri di kamar dan menghindari keramaian hidup bermasyarakat.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa orang yang memiliki kepribadian tertutup seperti itu namun tampaknya tidak separah seperti yang ada di Jepang. Secara umum orang yang memiliki kepribadian tertutup biasa disebut seorang introvert, namun ini jelas berbeda dengan hikikomori. Seorang introvert hanya lebih suka menghabiskan bayak waktu sendiri, dan tetap mempunyai waktu bersosialisasi, walaupun dalam kehidupan sosialnya orang-orang yang introvert sering di cap sebagai seorang pendiam. Ingatlah bahwa kepribadian seseorang itu dibentuk oleh banyak faktor seperti latar belakang keluarga, sejarah masa lalu dan masih banyak lagi yang pasti berbeda-beda untuk setiap orang, sehingga tidak ada orang yang berhak untuk menghakimi orang lain. Jika ada teman, sahabat atau sanak saudara Anda yang mengalami kesulitan bersosialisasi atau bahkan ada yang sampai pada tahap hikikomori, jangan dijauhi dan didiskriminasi, tapi dekati dia dan ajak dia kembali untuk berinteraksi dengan dunia luar, karena dorongan moral dari orang-orang terdekat sangat berpengaruh pada mental seseorang. (Ast/Red)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Film Teman tapi Menikah, Kisah Cinta Ayudia Bing Slamet yang Diangkat ke Layar Lebar
4 Maret 2018, by Rachmiamy
Artis cantik Ayudia Bing Slamet nampaknya tengah berbahagia. Pasalnya, kisah cintanya bersama sang suami yaitu Ditto Percussion sebentar lagi akan segera ...
Volkswagen Berencana Ciptakan Teknologi Interaksi Antar Mobil di 2019
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Selain mengembangkan teknologi untuk kemudahan berkendara, para produsen mobil pun tak lupa untuk mengembangkan teknologi yang mampu meningkatkan ...
Kasian, Anjing Di Mumbai Ini Menjadi Biru Lantaran Limbah Industri
14 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Beberapa anjing di Mumbai, India menjadi berwarna biru. Menurut beberapa laporan, hal ini karena limbah dari kawasan industri Taloja dibuang ...
Di kasih 50 Ribu, Dua ABG Anterin Sabu-sabu, di Tangkap Polisi
26 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Peredaran sabu-sabu yang makin marak terjadi sekarang ini, membuat aparat kepolisian harus bekerja ekstra keras dan cepat memberantas peredaran ...
Teknik Pemindaian Dapat Membantu Menentukan Waktu Stroke
18 Mei 2018, by Slesta
Teknik pemindaian MRI yang baru dapat membantu dokter untuk lebih baik ketika seseorang mengalami stroke dan apakah obat penghancur gumpalan darah akan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview