Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Anak-Anak Butuh Cukup Vitamin D Agar Terhindar dari Diabetes

Anak-Anak Butuh Cukup Vitamin D Agar Terhindar dari Diabetes

29 Oktober 2017 | Dibaca : 516x | Penulis : Rindang Riyanti

Mendapatkan cukup vitamin D selama masa kanak-kanak dikaitkan dengan penurunan risiko autoimun yang berkaitan dengan diabetes tipe 1.

Islet autoimmunity, terdeteksi oleh antibodi yang muncul saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel islet di pankreas yang menghasilkan insulin, yang merupakan pendahulu diabetes tipe 1.

"Selama beberapa tahun telah terjadi kontroversi di kalangan ilmuwan tentang apakah vitamin D menurunkan risiko pengembangan autoimun islet dan diabetes tipe 1," kata Dr. Norris, salah seorang peneliti dalam riset tersebut.

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun kronis yang meningkat 3-5 persen per tahun di seluruh dunia. Penyakit ini sekarang diidentifikasi sebagai kelainan metabolik yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 10 tahun. Pada anak yang lebih muda, jumlah kasus baru sangat tinggi. Dan risikonya nampaknya lebih besar di garis lintang yang lebih tinggi, lebih jauh ke utara dari garis katulistiwa.

Vitamin D merupakan kandidat faktor pelindung untuk diabetes tipe 1 karena mengatur sistem kekebalan dan autoimunitas. Apalagi status vitamin D bervariasi menurut garis lintang. Tapi hubungan antara kadar vitamin D dan autoimun islet tidak konsisten. Ini mungkin karena desain penelitian yang berbeda, variasi populasi pada tingkat vitamin D, atau kegagalan untuk memperhitungkan efek gabungan dari pemaparan dan variasi genetik yang mendasari jalur vitamin D.

Peneliti membandingkan 376 anak yang dengan autoimunitas dengan 1.041 anak yang normal. Para peneliti kemudian menemukan bahwa pada anak-anak dengan varian genetik pada gen reseptor vitamin D, tingkat vitamin D pada masa bayi dan anak-anak lebih rendah.

Penelitian ini adalah penelitian yang pertama menunjukkan bahwa tingkat vitamin D anak yang lebih tinggi secara signifikan terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 1.

"Karena hubungan ini tidak membuktikan efek sebab-akibat, kita meneliti studi prospektif masa depan untuk memastikan apakah intervensi vitamin D dapat membantu mencegah diabetes tipe 1," Dr. Norris mengatakan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Resep Opor Ayam Special Rasa Pedas Nikmat
7 Oktober 2019, by Admin
Pasti sudah tahu dong dengan masakan opor ayam? Sajian khas yang selalu ada dan wajib pada setiap hari Raya Idul Fitri. Dengan mendengarnya saja sudah membuat ...
Mantan Karyawan PT Freeport Berunjuk Rasa Anarkis, 4 Mobil dan Sejumlah Motor Dibakar
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia, Papua, berunjuk rasa terkait dengan PHK yang dilakukan perusahaan tersebut. Aksi para demonstran di lokasi Check Point ...
baim wong
2 September 2017, by Rachmiamy
Kabar bahagia datang dari artis cantik Vebby Palwinta. Kabarnya mantan kekasih Rizky Febian itu sudah move on dan telah mendapatkan kekasih baru. Pria yang ...
Berminat bekerja di PT Angkasa Pura II (Persero), ini Lowongannya.
2 September 2017, by Fitra Tunnisa
Posisi: Human Capital Staff Deadline: 03 September 2017  Pria/Wanita; S1 Psikologi, Manajemen (lebih diutamakan konsentrasi SDM), Teknik Industri, ...
Serupa Tapi Tak Sama, Es Krim dan Gelato, Mana yang Lebih Sehat?
5 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika dilihat dari bentuknya, es krim dan gelato terlihat sama. Tapi, sebenarnya mereka berbeda. Sebagian orang masih belum tahu tentang perbedaan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab