Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Anak-Anak Butuh Cukup Vitamin D Agar Terhindar dari Diabetes

Anak-Anak Butuh Cukup Vitamin D Agar Terhindar dari Diabetes

29 Oktober 2017 | Dibaca : 421x | Penulis : Rindang Riyanti

Mendapatkan cukup vitamin D selama masa kanak-kanak dikaitkan dengan penurunan risiko autoimun yang berkaitan dengan diabetes tipe 1.

Islet autoimmunity, terdeteksi oleh antibodi yang muncul saat sistem kekebalan tubuh menyerang sel islet di pankreas yang menghasilkan insulin, yang merupakan pendahulu diabetes tipe 1.

"Selama beberapa tahun telah terjadi kontroversi di kalangan ilmuwan tentang apakah vitamin D menurunkan risiko pengembangan autoimun islet dan diabetes tipe 1," kata Dr. Norris, salah seorang peneliti dalam riset tersebut.

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun kronis yang meningkat 3-5 persen per tahun di seluruh dunia. Penyakit ini sekarang diidentifikasi sebagai kelainan metabolik yang paling umum terjadi pada anak di bawah usia 10 tahun. Pada anak yang lebih muda, jumlah kasus baru sangat tinggi. Dan risikonya nampaknya lebih besar di garis lintang yang lebih tinggi, lebih jauh ke utara dari garis katulistiwa.

Vitamin D merupakan kandidat faktor pelindung untuk diabetes tipe 1 karena mengatur sistem kekebalan dan autoimunitas. Apalagi status vitamin D bervariasi menurut garis lintang. Tapi hubungan antara kadar vitamin D dan autoimun islet tidak konsisten. Ini mungkin karena desain penelitian yang berbeda, variasi populasi pada tingkat vitamin D, atau kegagalan untuk memperhitungkan efek gabungan dari pemaparan dan variasi genetik yang mendasari jalur vitamin D.

Peneliti membandingkan 376 anak yang dengan autoimunitas dengan 1.041 anak yang normal. Para peneliti kemudian menemukan bahwa pada anak-anak dengan varian genetik pada gen reseptor vitamin D, tingkat vitamin D pada masa bayi dan anak-anak lebih rendah.

Penelitian ini adalah penelitian yang pertama menunjukkan bahwa tingkat vitamin D anak yang lebih tinggi secara signifikan terkait dengan penurunan risiko diabetes tipe 1.

"Karena hubungan ini tidak membuktikan efek sebab-akibat, kita meneliti studi prospektif masa depan untuk memastikan apakah intervensi vitamin D dapat membantu mencegah diabetes tipe 1," Dr. Norris mengatakan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bijaksana Banget, jawaban Alyssa Soebandono Saat Putra Sulungnya Dicibir Salah Satu Netizen
16 November 2017, by Rachmiamy
Ibu mana yang tidak merasa sedih jika sang buah hati yang amat disayanginya mendapat sebuah hinaan. Bagi sebagian ibu pasti dia akan marah kepada orang yang ...
Camilan yang Merenggut Korban Jiwa
10 April 2017, by Retno Indriyani
Camilan merupakan makanan yang biasa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu luang. Camilan dapat menemani kita saat melakukan beragam kegiatan, mulai dari ...
Unik! Inilah Kampung Adat Yang Ada di Jawa Barat, Yuk Kunjungi!
14 Agustus 2017, by Zeal
Di zaman yang kian modern ini, Ada beberapa masyarakat yang tetap memegang teguh tradisi lokalnya. Beberapa masyarakat yang masih mempertahankan tradisi yang ...
Perppu Pembubaran Ormas diterbitkan, Wiranto: Masyarakat Tetap Tenang
13 Juli 2017, by Zeal
tampang.com - Presiden Joko Widodo sudah meneken Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Pembubaran Organisasi Masyarakat. Hal ini ...
Iran Bersiap untuk Melanjutkan Program Nuklir Jika AS Mundur dari Kesepakatan
23 April 2018, by Slesta
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan negara itu siap untuk melanjutkan program nuklirnya jika Amerika Serikat mengembalikan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab