Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
Anak Lahir Caesar Berisiko Obesitas

Anak Lahir Caesar Berisiko Obesitas

20 Agustus 2017 | Dibaca : 276x | Penulis : Rindang Riyanti

Anak-anak yang dilahirkan melalui bedah caesar mungkin memiliki peningkatan risiko obesitas dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dengan vaginal, menurut penelitian yang dipresentasikan pada American Scientific Sessions 2016.

Dibandingkan dengan anak-anak yang melahirkan melalui vagina, anak-anak yang diberi caesar memiliki kemungkinan 40 persen lebih besar untuk menjadi kelebihan berat badan atau obesitas di masa kecil. Asosiasi ini bahkan lebih besar lagi jika ibu mereka kelebihan berat badan atau obesitas, menunjukkan bahwa di kalangan ibu yang obesitas, persalinan per vaginam dapat membantu mengurangi hubungan obesitas antiretroviral.

Temuan ini diadakan bahkan setelah memperhitungkan usia ibu pada saat melahirkan, ras, pendidikan, indeks massa tubuh pra-kehamilan, kenaikan berat badan kehamilan, paparan polusi udara, dan berat lahir anak.

Para periset mencatat bahwa memiliki ibu yang kelebihan berat badan sering dikaitkan dengan anak-anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas, terlepas dari bagaimana anak tersebut lahir, namun pengaruhnya lebih kuat di antara wanita yang melahirkan melalui bedah caesar.

"Kami berpikir bahwa alasan perbedaannya mungkin karena mikroba bermanfaat yang ditemukan di jalan lahir yang diketahui bayi baru lahir saat melahirkan secara vaginal," kata penulis utama studi Noel Mueller, Ph.D., M.PH., sebuah Asisten profesor epidemiologi di Johns Hopkins University. "Kami menduga bahwa mikroba ini dapat bermanfaat bagi kesehatan anak, termasuk meningkatkan metabolisme dan melatih sistem kekebalan tubuh."

"Kami memerlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah memaparkan kelahiran bayi yang melahirkan melalui kelahiran dengan mikroba vagina saat kelahiran dapat mengurangi risiko gangguan metabolisme di masa depan seperti obesitas."

Periset menganalisis data pada 1.441 pengiriman jangka panjang dari Boston Birth Cohort. Di antara kelompok studi, 57 persen wanita yang melahirkan Cesar memiliki obesitas, dan 53 persen dari mereka yang melahirkan secara vaginal mengalami obesitas. Anak-anak berkisar antara usia dua sampai delapan pada saat pengukuran hasil.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Air yang Tidak Aman Ditemukan di Kran A.S.
13 Februari 2018, by Slesta
Flint, Mich, bukanlah satu-satunya kota di Amerika yang airnya tidak aman untuk diminum, demikian hasil penelitian baru. Hampir 8 persen sistem air ...
Menakjubkan, Beginilah Penampakan Trans Papua Yang Membelah Gunung
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari liputan6.com, Pembangunan Trans Papua telah lama dikerjakan oleh Kementrian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta TNI. ...
Fahri Hamzah: Salim Segaf Al Jufri Bukan Pilihan Utama Kader PKS
31 Juli 2018, by oteli w
Fahri Hamzah: Salim Segaf Al Jufri Bukan Pilihan Utama Kader PKS Politik memang sulit ditebak. Semuanya lebih sering terlihat abu – abu, ada ...
Doa Mampu Mengubah Segala Sesuatu
21 April 2018, by oteli w
Doa Mampu Mengubah Segala Sesuatu   Dalam menghadapi kenyataan hidup, ada orang yang berjuang keras da ada juga orang yang  menyerah begitu ...
kasus novel baswedan
8 Mei 2017, by Ayu
Polisi belum bisa menemukan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terjadi pada 11 April, hampir ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab