Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Anak Lahir Caesar Berisiko Obesitas

Anak Lahir Caesar Berisiko Obesitas

20 Agustus 2017 | Dibaca : 315x | Penulis : Rindang Riyanti

Anak-anak yang dilahirkan melalui bedah caesar mungkin memiliki peningkatan risiko obesitas dibandingkan dengan anak-anak yang lahir dengan vaginal, menurut penelitian yang dipresentasikan pada American Scientific Sessions 2016.

Dibandingkan dengan anak-anak yang melahirkan melalui vagina, anak-anak yang diberi caesar memiliki kemungkinan 40 persen lebih besar untuk menjadi kelebihan berat badan atau obesitas di masa kecil. Asosiasi ini bahkan lebih besar lagi jika ibu mereka kelebihan berat badan atau obesitas, menunjukkan bahwa di kalangan ibu yang obesitas, persalinan per vaginam dapat membantu mengurangi hubungan obesitas antiretroviral.

Temuan ini diadakan bahkan setelah memperhitungkan usia ibu pada saat melahirkan, ras, pendidikan, indeks massa tubuh pra-kehamilan, kenaikan berat badan kehamilan, paparan polusi udara, dan berat lahir anak.

Para periset mencatat bahwa memiliki ibu yang kelebihan berat badan sering dikaitkan dengan anak-anak dengan kelebihan berat badan atau obesitas, terlepas dari bagaimana anak tersebut lahir, namun pengaruhnya lebih kuat di antara wanita yang melahirkan melalui bedah caesar.

"Kami berpikir bahwa alasan perbedaannya mungkin karena mikroba bermanfaat yang ditemukan di jalan lahir yang diketahui bayi baru lahir saat melahirkan secara vaginal," kata penulis utama studi Noel Mueller, Ph.D., M.PH., sebuah Asisten profesor epidemiologi di Johns Hopkins University. "Kami menduga bahwa mikroba ini dapat bermanfaat bagi kesehatan anak, termasuk meningkatkan metabolisme dan melatih sistem kekebalan tubuh."

"Kami memerlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan apakah memaparkan kelahiran bayi yang melahirkan melalui kelahiran dengan mikroba vagina saat kelahiran dapat mengurangi risiko gangguan metabolisme di masa depan seperti obesitas."

Periset menganalisis data pada 1.441 pengiriman jangka panjang dari Boston Birth Cohort. Di antara kelompok studi, 57 persen wanita yang melahirkan Cesar memiliki obesitas, dan 53 persen dari mereka yang melahirkan secara vaginal mengalami obesitas. Anak-anak berkisar antara usia dua sampai delapan pada saat pengukuran hasil.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Demokrat : Pecat Amin Santono Karena Kasus Suap
6 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit kader partai terlibat dengan kasus korupsi dalam kekuasaan yang ia miliki saat ini. Salah satunya adalah Amin Santono yang ...
syahganda nainggolan
8 November 2017, by Admin
(Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle. Pengantar diskusi pada Program Pasca Sarjana Universitas Pasundan, Bandung, 8/11/17) Corak pembangunan ...
Trump Menandatangani Perintah Eksekutif Pada Peraturan Kerja Federal
27 Mei 2018, by Slesta
Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menangani peran serikat pekerja federal. Trump menandatangani perintah eksekutif pada hari ...
Otak Manusia Mengandung Struktur 11 Dimensi
1 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Dilansir Sciencealert.com - Penelitian baru telah mengungkapkan bahwa otak manusia jauh lebih kompleks daripada yang pernah dibayangkan sebelumnya. Cara ...
Mau Sehat? Yuk Sering Puasa
16 April 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Sebentar lagi kita akan menuju bulan yang penuh berkah yakni bulan Ramadhan. Di bulan itu kita diwajibkan untuk berpuasa. Mungkin ada yang mengeluh, ada yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab