Tutup Iklan
powerman
  
login Register
7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

27 Agustus 2017 | Dibaca : 616x | Penulis : Rindang Riyanti

1. Kita bisa merasakan dan tertarik pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang berbeda.

Temuan ini muncul di sebuah penelitian yang dilakukan oleh Claude Wedekind dari Universitas Swiss. Dia menyuruh wanita menguji subjek mencium kaus pria yang tidak dicuci. Wanita secara konsisten lebih menyukai bau kemeja pria yang sistem kekebalannya berbeda dari mereka sendiri. Ternyata temuan yang sama ditemukan pada hewan pengerat.

2. Jatuh cinta memiliki efek yang sama dengan kokain atau nikotin.

Dopamin, bahan kimia yang dilepaskan pada tahap awal ketertertarikan hubungan juga diaktifkan saat menggunakan kokain dan nikotin. Ini memberi Anda kesenangan dan kebahagiaan yang membuat obat-obatan itu begitu adiktif. Hal ini juga meningkatkan pelepasan testosteron, yang sangat penting untuk daya tarik.

3. Cinta bisa membuatmu gila.

Sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui tentang cinta adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan kegilaan yang serius. Tingkat serotonin yang sama yang menyebabkan tergila-gila pada orang-orang dengan gangguan obsesif-kompulsif, yang merupakan gangguan kecemasan. Ini mungkin mengapa Anda sepertinya tidak memikirkan orang lain saat Anda jatuh cinta.

4. Cinta perlu "buta" untuk bertahan.

Kebutaan ini sangat penting bagi kita untuk bergerak maju dalam hubungan kita untuk pindah ke "tahap keterikatan" sebagaimana para ilmuwan menyebutnya demikian sehingga mereka bisa tetap cinta cukup lama untuk memiliki dan membesarkan anak; Dengan kata lain, untuk mengisi bumi.

5. Sel saraf Anda bekerja lebih baik selama tahun pertama cinta.

Protein dalam tubuh kita yang disebut Nerve Growth Factor (NGF) yang penting untuk fungsi sel saraf simpatik dan sensoris tertentu tampaknya berkembang selama tahun pertama jatuh cinta. Pada dasarnya, indera kita meningkat dan sistem respons kita lebih aktif saat jatuh cinta.

6. Cinta romantis dan cinta antara ibu dan anak memiliki hubungan kimiawi yang serupa.

Hormon oksitosin dilepaskan saat kelahiran anak dan saat menyusui anak serta saat orgasme. Oksitosin dianggap bisa membantu ikatan jangka panjang.

7. Kita juga cenderung jatuh cinta pada seseorang yang terlihat seperti kita.

Selain fitur wajah, warna rambut dan warna mata, kita juga cenderung tertarik pada volume paru-paru yang sama, dan tingkat metabolisme yang sama.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Diduga Anggota JAD, Seorang Warga Malang di Ringkus Densus 88
19 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Densus 88 menyergap dan meringkus seorang pemuda yang diduga merupakan anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD ). Pemuda yang diketahui ...
Sudahkah Kita Mengenal Bumi dengan Baik?
30 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Bola berbatu yang menampung kita ini adalah satu dari sembilan planet di Tata Surya. Bumi adalah sebuah bola, dengan sedikit tonjolan di tengah di ...
Ajarkan Anak Puasa Sejak Dini dengan Cara yang Tepat
7 Mei 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Puasa merupakan bentuk ibadah wajib yang dilakukan oleh umat muslim di bulan Ramadhan. Puasa hukumnya wajib untuk umat muslim yang sudah baligh, ...
italia world cup 2018
5 Oktober 2017, by Rachmiamy
Italia merupakan salah satu negara yang sukses dalam pergelaran Piala Dunia. Selama 20 kali pergelaran Piala Dunia, Italia berhasil menjadi juara sebanyak 4 ...
Seberapa Besar Peluang Duet Prabowo dengan AHY di Pilpres 2019?
10 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pembukaan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden 2019 tinggal sebentar lagi. Sampai saat ini ada dua calon yang sudah mantap bakal maju sebagai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman