Tutup Iklan
hijab
  
login Register
7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

27 Agustus 2017 | Dibaca : 671x | Penulis : Rindang Riyanti

1. Kita bisa merasakan dan tertarik pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang berbeda.

Temuan ini muncul di sebuah penelitian yang dilakukan oleh Claude Wedekind dari Universitas Swiss. Dia menyuruh wanita menguji subjek mencium kaus pria yang tidak dicuci. Wanita secara konsisten lebih menyukai bau kemeja pria yang sistem kekebalannya berbeda dari mereka sendiri. Ternyata temuan yang sama ditemukan pada hewan pengerat.

2. Jatuh cinta memiliki efek yang sama dengan kokain atau nikotin.

Dopamin, bahan kimia yang dilepaskan pada tahap awal ketertertarikan hubungan juga diaktifkan saat menggunakan kokain dan nikotin. Ini memberi Anda kesenangan dan kebahagiaan yang membuat obat-obatan itu begitu adiktif. Hal ini juga meningkatkan pelepasan testosteron, yang sangat penting untuk daya tarik.

3. Cinta bisa membuatmu gila.

Sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui tentang cinta adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan kegilaan yang serius. Tingkat serotonin yang sama yang menyebabkan tergila-gila pada orang-orang dengan gangguan obsesif-kompulsif, yang merupakan gangguan kecemasan. Ini mungkin mengapa Anda sepertinya tidak memikirkan orang lain saat Anda jatuh cinta.

4. Cinta perlu "buta" untuk bertahan.

Kebutaan ini sangat penting bagi kita untuk bergerak maju dalam hubungan kita untuk pindah ke "tahap keterikatan" sebagaimana para ilmuwan menyebutnya demikian sehingga mereka bisa tetap cinta cukup lama untuk memiliki dan membesarkan anak; Dengan kata lain, untuk mengisi bumi.

5. Sel saraf Anda bekerja lebih baik selama tahun pertama cinta.

Protein dalam tubuh kita yang disebut Nerve Growth Factor (NGF) yang penting untuk fungsi sel saraf simpatik dan sensoris tertentu tampaknya berkembang selama tahun pertama jatuh cinta. Pada dasarnya, indera kita meningkat dan sistem respons kita lebih aktif saat jatuh cinta.

6. Cinta romantis dan cinta antara ibu dan anak memiliki hubungan kimiawi yang serupa.

Hormon oksitosin dilepaskan saat kelahiran anak dan saat menyusui anak serta saat orgasme. Oksitosin dianggap bisa membantu ikatan jangka panjang.

7. Kita juga cenderung jatuh cinta pada seseorang yang terlihat seperti kita.

Selain fitur wajah, warna rambut dan warna mata, kita juga cenderung tertarik pada volume paru-paru yang sama, dan tingkat metabolisme yang sama.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen Sementara Liga Spanyol 2017/2018 dengan Raihan 31 poin
5 November 2017, by Rachmiamy
Barcelona memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2017/2018. Bermain di Stadion Camp Nou, Barcelona berhasil mengalahkan tamunya ...
Cak Nun : "Pelakune Nek gak o Kirik yo Asu lah"
21 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kasus yang menimpa imam besar Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, tak hanya chat mesum di WhatsApp dengan Firza Husein, tapi juga beberapa ...
Siapa sangka Intimate Wedding Dapat Menjadi Tren Pernikahan Terfavorit Milenial
20 Oktober 2017, by Slesta
Tampang.com – Berbagai macam tren pernikahan, salah satu diantaranya adalah tren pernikahan yang intim atau biasa disebut sebagai Intimate wedding. Tren ...
pola makan sehat
20 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Di zaman yang serba modern dan serba ada ini membuat kehidupan pun semakin berubah. Tak terkecuali pada anak-anak. Pola maka tidak sehat serta ...
Orang Amerika Pertama Tiba 130.000 Tahun yang Lalu? Jauh Lebih Awal dari Perkiraan
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah penemuan baru menunjukkan bahwa manusia pertama tiba di Amerika jauh lebih awal dari yang diperkirakan. Periset di Southern California telah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab