Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

7 Fakta Mengejutkan Tentang Cinta Secara Ilmiah

27 Agustus 2017 | Dibaca : 460x | Penulis : Rindang Riyanti

1. Kita bisa merasakan dan tertarik pada seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang berbeda.

Temuan ini muncul di sebuah penelitian yang dilakukan oleh Claude Wedekind dari Universitas Swiss. Dia menyuruh wanita menguji subjek mencium kaus pria yang tidak dicuci. Wanita secara konsisten lebih menyukai bau kemeja pria yang sistem kekebalannya berbeda dari mereka sendiri. Ternyata temuan yang sama ditemukan pada hewan pengerat.

2. Jatuh cinta memiliki efek yang sama dengan kokain atau nikotin.

Dopamin, bahan kimia yang dilepaskan pada tahap awal ketertertarikan hubungan juga diaktifkan saat menggunakan kokain dan nikotin. Ini memberi Anda kesenangan dan kebahagiaan yang membuat obat-obatan itu begitu adiktif. Hal ini juga meningkatkan pelepasan testosteron, yang sangat penting untuk daya tarik.

3. Cinta bisa membuatmu gila.

Sesuatu yang mungkin tidak Anda ketahui tentang cinta adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan kegilaan yang serius. Tingkat serotonin yang sama yang menyebabkan tergila-gila pada orang-orang dengan gangguan obsesif-kompulsif, yang merupakan gangguan kecemasan. Ini mungkin mengapa Anda sepertinya tidak memikirkan orang lain saat Anda jatuh cinta.

4. Cinta perlu "buta" untuk bertahan.

Kebutaan ini sangat penting bagi kita untuk bergerak maju dalam hubungan kita untuk pindah ke "tahap keterikatan" sebagaimana para ilmuwan menyebutnya demikian sehingga mereka bisa tetap cinta cukup lama untuk memiliki dan membesarkan anak; Dengan kata lain, untuk mengisi bumi.

5. Sel saraf Anda bekerja lebih baik selama tahun pertama cinta.

Protein dalam tubuh kita yang disebut Nerve Growth Factor (NGF) yang penting untuk fungsi sel saraf simpatik dan sensoris tertentu tampaknya berkembang selama tahun pertama jatuh cinta. Pada dasarnya, indera kita meningkat dan sistem respons kita lebih aktif saat jatuh cinta.

6. Cinta romantis dan cinta antara ibu dan anak memiliki hubungan kimiawi yang serupa.

Hormon oksitosin dilepaskan saat kelahiran anak dan saat menyusui anak serta saat orgasme. Oksitosin dianggap bisa membantu ikatan jangka panjang.

7. Kita juga cenderung jatuh cinta pada seseorang yang terlihat seperti kita.

Selain fitur wajah, warna rambut dan warna mata, kita juga cenderung tertarik pada volume paru-paru yang sama, dan tingkat metabolisme yang sama.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dianggap Berbahaya, JAD Resmi Dibubarkan
31 Juli 2018, by oteli w
Dianggap Berbahaya, JAD Resmi Dibubarkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang diketuai oleh hakim Aris Bawono Langgeng menyatakan Jamaah ...
UMK Karawang Dianggap Terlalu Tinggi, Perusahaan Tekstil Pilih Hengkang
29 November 2017, by Admin
Tampang.com - Sebagai antisipasi hengkangnya perusahaan sektor Tekstil, Sandang dan Kulit (TSK) dari Karawang karena tingginya Upah Minimum Kabupaten (UMK), ...
Registrasi Sim Card dengan Kartu Identitas yang Asli Sampai Bulan Februari 2018
1 November 2017, by Admin
  Tampang.com. JAKARTA – Dimulainya registrasi ulang kartu SIM prabayar membuat aktivitas akses NIK dalam sistem database Ditjen Kependudukan dan ...
Manado Terpilih sebagai Tempat Perhelatan FFI 2017 November ini
23 Agustus 2017, by Zeal
Tampang - Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini akan digelar di Kota Manado, Sulawesi Utara. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pelaksana FFI tahun perhelatan ke ...
Prabowo Subiyanto
4 Agustus 2017, by Gatot Swandito
Pascapertemuan SBY-Prabowo yang berlangsung di Cikeas pada 27 Juli 2017 bermunculan berbagai polemik. Salah satu polemik yang paling panas adalah soal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab