Tutup Iklan
powerman
  
login Register
5 Dampak Buruk  Pada Otak Akibat Merokok

5 Dampak Buruk Pada Otak Akibat Merokok

5 Maret 2018 | Dibaca : 290x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Menurut data WHO (World Health Organization) secara keseluruhan rokok dan narkoba merupakan penyebab kematian nomor 1. Walaupun merokok sebenarnya merupakan gaya hidup buruk yang bisa dihindari, namun tidak sedikit orang tetap memilih untuk merokok selama hidupnya. Tahukah kamu bahwa ada lebih 4.700 kandungan berbahaya pada rokok dan asapnya?

Dari beberapa penelitian mengatakan bahwa orang yang punya kebiasaan merokok cenderung mengalami kematian dini dibandingkan orang yang tidak merokok. Seperti yang kita ketahui, dampak negatif merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, jantung, dan penyakit kulit. Namun tahukah kamu bahwa tidak hanya itu saja? Merokok juga daoat menyebabkan dampat buruk pada kesehatan otak. Dr Ashok Hande, ahli bedah syaraf dari Hiranandani Hospital, Vashi memaparkan beberapa dampak buruk merokok pada otak, sebagai berikut.

1. Menyebabkan Kecanduan
Kandungan nikotin yang ada pada rokok bisa melesak pada reseptor-reseptor otak. Dampaknya jadi mengaktifkan area-area di otak untuk menciptakan perasaan senang dan bahagia. Sehingga bisa memicu kecanduan. Kalau sudah kecanduan, menghentikannya akan susah karena malah menimbulkan perasaan gelisah dan gampang marah. 

2. Berisiko Tinggi Terkena Demensia
Kebanyakan merokok bisa membuat otak melemah dan mengerut. Bahkan bisa menyebabkan penurunan kemampuan kognitif. Lama kelamaan dampak lebih buruknya bisa meningkatkan risiko mengalami demensi dan Alzheimer sebanyak 79%. Perokok pun kerap mengalami insomnia dan gangguan tidur yang juga nantinya bisa meningkatkan risiko demensia beberapa tahun mendatang.

3. Suplai Oksigen ke Otak Terhambat
Ada fakta mengejutkan lagi. Keseringan merokok juga bisa mempengaruhi IQ. Suplai oksigen ke otak bisa berkurang dan kadar karbondioksida malah meningkat, sehingga mempengaruhi hemoglobin. Efeknya pun bisa menurunkan kapasitas atau kemampuan menganalisis masalah dan menyelesaikan masalah.

4. Kemampuan Berkonsentrasi Malah Bisa Berkurang
Merokok nggak selalu bisa meningkatkan kemampuan untuk fokus. Malah bisa mengurangi kemampuan berkonsentrasi. Rasa letih luar biasa justru akan jadi efeknya ketika suplai oksigen ke otak berkurang.

5. Meningkatkan Risiko Terkena Stroke Otak
Kandungan nikotin di darah menyebabkan darah jadi lebih kental. Dampaknya bisa meningkatkan risiko pengendapan plak di arteri. Jika hal ini dibiarkan bisa meningkatkan risiko stroke otak. Pada perokok, risiko kematian yang disebabkan oleh stroke lebih tinggi dua kali lipat dibandingkan non-perokok.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Prabowo
21 Juli 2017, by Gatot Swandito
Ada pengamat top markotop yang bilang kalau UU Pemilu direncanakan Jokowi untuk memunculkan capres tunggal. Tentunya, pikiran pengamat ini ngaco 100 %. ...
pilkada dki
20 April 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, Puncak gelaran Pilkada DKI Jakarta yaitu pemungutan dan penghitungan suara di TPS, yang begitu menguras energi warga Jakarta, telah usai ...
Vitamin B yang Berlebihan Bisa Menyebabkan Kanker
27 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Meskipun suplemen vitamin B diklaim bisa meningkatkan energi dan memperbaiki metabolisme, sebuah penelitian baru menemukan hubungan antara dosis tinggi vitamin ...
GSK Membeli $ 13 Milyar di Bagian Perawatan Kesehatan dari Novartis
27 Maret 2018, by Slesta
Novartis setuju untuk menjual GlaxoSmithKline sahamnya dalam usaha kesehatan bersama sebesar $ 13 miliar, perusahaan mengatakan pada hari Selasa. GSK akan ...
Manajemen Persib masih kasih Kesempatan buat Carlton Cole
26 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Performa buruk yang selama ini ditunjukkan oleh mantan penyerang West Ham United, Carlton Cole dalam skuad Persib Bandung, menjadikan manajemen ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite