Tutup Iklan
hijab
  
login Register
10 Mobil Listrik Siap Diuji Coba Pemerintah Indonesia

10 Mobil Listrik Siap Diuji Coba Pemerintah Indonesia

29 Agustus 2017 | Dibaca : 359x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Tak mau tertinggal oleh negara lainnya dalam dunia otomotif, pemeerintah Indonesia berambisi untuk pengembangan mobil listrik.

Melalui Kementerian Perindustrian, Indonesia ingin populasi mobil mencapai 20 persen pada 2025.

Untuk mencapai hal itu, pemerintah kini menggandeng pabrikan dunia untuk pengembangannya. Selain itu, pemerintah juga menantang 10 universitas di tanah air dalam mengembangkan prototipe kendaraan listrik.

“Kami berharap, pada 2025 produksi mobil listrik sudah mencapai 20 persen dari total produksi kendaraan bermotor nasional,” papar Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya kemarin (28/08/2017), seperti dilansir dari laman oto.com.

Prototipe 10 mobil listrik, nantinya akan diujicoba tak hanya oleh Kemenperin namun juga instansi terkait.

“Prototipe dibagikan, antara lain ke Kementerian Perhubungan serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar bisa dites sambil regulasinya kami siapkan,” ucap Airlangga.

Mobil listrik kini memang tengah dikembangkan, bahkan oleh perusahaan-perusahaan raksasa dalam bidang otomotif di dunia. Hal ini karena mobil listrik mobil listrik lebih ramah lingkungan saat sedang berjalan serta lebih efisien ketimbang menggunakan minyak bumi.

Dengan pergantian ini, tingkat polusi yang ada pun dapat dikurangi secara drastis. Namun, hal ini juga masih diperdebatkan, mengingat untuk pengisian daya diambil dari pembangkit listrik yang sumber tenaganya kadang masih menggunakan bahan bakar macam batu bara, dan pengisian ulang baterai mobil listrik perlu daya yang besar.

Lalu, untuk pengembangan mobil listrik, tak luput dengan infrastruktur yang nantinya diperlukan untuk menunjang kendaraan ini.

“Jadi, butuh persiapan-persiapan matang, seperti teknologi baterai dan tempat pengisiannya. Kalau perlu bisa sampai tahan 200-300 kilometer,” tambah Airlangga.

Guna mempercepat komersialisasi dan pengembangan produksi kendaraan hybrid dan listrik di dalam negeri, pemerintah berencana memberikan insentif kepada produsen.

Bentuknya bisa insentif fiskal maupun nonfiskal. Hal ini diyakini mampu memacu daya saing produksi lokal di kancah internasional.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gempa di Lombok, TNI Kirim Kopassus untuk Bantu Evakuasi Korban Pendakian Rinjani
30 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Komando Pasukan Khusus (kopassus) dikerahkan untuk membantu mengevakuasi dan menyelamatkan para pendaki yang terjebak longsor di Gunung Rinjani ...
Hati-Hati! Stress Berlebih Picu Munculnya Masalah-Masalah Ini
14 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika selalu dibebankan dengan pekerjaan menumpuk, tentunya stress bisa menyerang. Stress yang terjadi ini jika dibiarkan lama akan sebabkan ...
Hotman Paris : "Hanya 10% Pengacara di Indonesia Bisa Hidup Tajir Melintir"
29 November 2017, by Retno Indriyani
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea sudah tidak diragukan lagi eksistensinya di Indonesia. Pengacara ini memang dikenal dengan gayanya yang super mewah ...
Jokowi Minta Susi Siapkan Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan
19 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kontroversi penggunaan alat yang bernama cantrang untuk menangkap ikan hingga saat ini masih menjadi perdebatan bagi sebagian orang. Para nelayan ...
Apakah Anda Tahu Jika Robot Bisa Meramal Piala Dunia 2018?
23 Juni 2018, by oteli w
Apakah Anda Tahu Jika Robot Bisa Meramal Piala Dunia 2018? Piala dunia 2018 semakin ramai diperbincangkan. Bagaimana tidak, robotpun dipercaya memiliki ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview