Salah satu contoh sukses dari investasinya adalah Annapurna Labs, yang sekarang telah diakuisisi oleh Amazon seharga US$370 juta. Proyek tersebut diakui Amazon sebagai bagian inti dari pengembangan chip di perusahaan tersebut dan mengindikasikan bahwa penggunaan chip buatan Annapurna kini lebih mendominasi ketimbang yang diproduksi Intel. Tan juga terlibat dalam investasi terhadap Nuvia, yang berhasil diakuisisi Qualcomm dengan nilai US$1,4 miliar pada tahun 2021, menjadi salah satu kekuatan baru bagi Qualcomm untuk bersaing di pasar chip laptop dan PC.
Tan termasuk individu yang tetap berkomitmen untuk menjalin hubungan baik dengan startup-startup yang ia pendani, dan dapat menjadi pesaing ataupun target akuisisi di masa mendatang. Belum lama ini, Tan juga terlihat berinvestasi lagi pada startup Celestial AI, yang didukung AMD—rival utama Intel. Dalam peranannya, Tan dikenal dengan kemampuannya dalam mendeteksi tren besar yang dapat membentuk industri chip selama tiga dekade ke depan.
Peran Tan sebagai CEO di Cadence Design Systems antara tahun 2009 hingga 2021 adalah salah satu puncak karirnya. Di bawah kepemimpinannya, Cadence berhasil memfokuskan diri pada penyediaan software chip terdepan dan menjalin kemitraan strategis dengan pemain utama seperti TSMC. Saham Cadence melonjak 3.200% selama masa kepemimpiannya, dan menjadikan Apple sebagai salah satu klien terbesar saat perusahaan tersebut memutuskan untuk mengembangkan chip secara mandiri.