Dampak Jangka Panjang
Hubungan yang selama ini terjalin antara pedagang Arab dan penduduk setempat di Barus membuka pintu bagi proses garis keturunan dan pertukaran budaya yang lebih luas lagi. Pedagang-pedagang Muslim ini tidak hanya menjadi penghubung antar budaya, tetapi mereka juga turut menumbuhkan rasa saling menghargai dalam konteks yang lebih universal.
Ketika mereka memperkenalkan ajaran Islam, hal ini pada gilirannya membawa dampak pada tradisi dan kebudayaan lokal. Dan sebagai akibatnya, Indonesia dikenal bukan hanya sebagai negara penghasil komoditas dagang, melainkan juga sebagai wilayah yang menjanjikan dalam hal pertukaran pengetahuan dan spiritual.
Dari sini, dapat dilihat bahwa keberadaan tanaman kamper yang dicari oleh masyarakat Arab tak hanya menjadi simbol perdagangan, tetapi juga sebagai jembatan dalam hubungan antar budaya yang lebih kompleks. Berbagai faktor ini menjadi penting dalam memahami sejarah panjang hubungan antara dunia Arab dan Indonesia, terutama dalam konteks kebudayaan serta evolusi agama di Tanah Air. Timbulnya berbagai interaksi ini menunjukkan bahwa perdagangan dan agama memiliki peranan penting dalam membangun jejaring sosial yang menghubungkan dua belahan dunia yang berbeda.