Masjid memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan umat Islam. Sebagai pusat ibadah, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk melaksanakan shalat, tetapi juga sebagai pusat kehidupan umat yang menyatukan berbagai aspek sosial, spiritual, dan komunitas. Dalam sejarah Islam, masjid telah menjadi titik fokus bagi kegiatan masyarakat, dan pada masa modern ini, peran tersebut tetap berlanjut dengan kuat.
Salah satu alasan mengapa masjid menjadi pusat kehidupan umat Islam adalah fungsinya sebagai tempat ibadah. Setiap hari, umat Islam melaksanakan lima kali shalat, dan masjid adalah lokasi utama di mana mereka berkumpul untuk berdoa secara berjamaah. Aktivitas ini tidak hanya memperkuat ikatan spiritual antara individu dan Tuhan, tetapi juga membangun rasa persaudaraan di antara anggota komunitas. Dalam hal ini, masjid berfungsi sebagai pengikat persatuan sosial, di mana semua orang, tanpa memandang status ekonomi atau latar belakang, berkumpul dalam satu barisan untuk beribadah.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan. Banyak masjid yang menyelenggarakan kegiatan pengajaran, seperti pengajian, kelas Al-Qur'an, dan pelatihan agama. Dengan adanya lembaga pendidikan di masjid, umat Islam mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan agama mereka dan memahami ajaran-ajaran Islam dengan lebih mendalam. Pengajaran ini biasanya dilakukan oleh para ustaz atau tokoh agama yang ahli dalam bidangnya, yang membuat masjid menjadi tempat penting untuk penyebaran ilmu pengetahuan.